CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e761fb5f0bdb236a32a7a7e/sebening-cinta-arumi

Sebening Cinta Arumi

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
seru jugak
cinta ane murni say
Lanjutkannemoticon-Peluk
Post ini telah dihapus oleh KS06
Post ini telah dihapus oleh KS06
Post ini telah dihapus oleh KS06
arumi.baschin?
Post ini telah dihapus oleh KS06
widih next di tunggu kelanjutanya gans emoticon-2 Jempol

Sebening Cinta Arumi (Part 2)

Hari ini Mas Dewa terlihat tampan sekali dengan balutan jas berwarna coklat tua. Dewi membantu Mas Dewa memasang dasi yang senada dengan jasnya. 

Ku coba mangalihkan pandangan dengan menyapukan bedak untuk memudarkan lingkaran hitam dan sedikit bengkak di bawah mata akibat tangisan semalam.

"Apakah kamu sudah siap Dewa ?" Tiba-tiba Bude Karsih muncul di depan pintu kamar.

"Insya Allah siap Bu," jawab Mas Dewa mantap.

"Ayo kita berangkat. Kamu ikut mengantar Mas Dewa kan Rumi ?" ujar Bude Karsih sambil menoleh padaku.

"Insya Allah, Rumi ikut Bude," balasku.

Mas Dewa memandangku sejenak dan memberikan seulas senyum sebelum melangkah meninggalkan kamar.

Ya Allah, apakah aku sanggup menyaksikan pernikahan Mas Dewa dengan wanita pilihan hatinya ?

Ingin rasanya aku lari dan menumpahkan rasa yang menyesak di dada ini. 

Laki - laki yang telah lama ku kagumi ternyata telah memiliki tambatan hati. Kalau bukan karena menghormati keluarga Mbah Suryo yang sudah begitu baik padaku dan nenek, mungkin aku tidak akan ikut bersama mereka. 

Biarlah, rasa ini ku kubur dalam-dalam. Mungkin memang Mas Dewa di takdirkan bukan menjadi pendampingku.

Mobil melaju dengan kecepatan rata-rata menuju rumah Mbak Intan, calon istri Mas Dewa. Aku duduk berdampingan dengan Dewi. Sejak menaiki mobil tadi,  tangan Dewi terus menggenggam tanganku. Ia seperti memberikan kekuatan padaku. 

"Maafkan aku ya Rumi, aku benar-benar nggak tahu kalau Mas Dewa sudah mempunyai calon istri," ucap Dewi dengan mata berkaca-kaca.

Aku hanya membalasnya dengan tersenyum dan menggengam kedua tangannya.

"Aku ndak apa -apa Wi, mungkin memang aku yang terlalu berharap lebih pada Mas Dewa." Aku berusaha menyembunyikan kesedihan yang kurasakan.

"Duaaarrrr....braaakkkk"

"Ciiiitttttt...."

Tiba-tiba kami dikejutkan dengan suara dentuman yang sangat keras dari mobil yang berada di depan . Mas Amran langsung menghentikan mobil dan melihat apa yang terjadi. 

Ya Allah, ternyata mobil yang dikendarai Mas Dewa bersama Pakde dan Bude mengalami pecah ban dan menghantam beton pembatas jalan.

***

Enam bulan sudah aku merawat Mas Dewa. Alhamdulillah kondisinya sudah mulai membaik.

Akibat kecelakaan tersebut, Mas Dewa mengalami kelumpuhan. Ia terlihat sangat terpukul, ditambah dengan Mbak Intan yang tiba - tiba memutuskan hubungan secara sepihak.

Seluruh keluarga besar sangat terkejut dan juga terpukul dengan kejadian tersebut. Aku berusaha menghibur dan memberikan semangat kepada Mas Dewa kalau ia pasti bisa sembuh seperti sedia kala.

Beruntung Mas Dewa di rawat di rumah sakit tempat aku praktek. Sehingga aku bisa menjaga dan merawatnya sendiri.

"Maafkan Mas sudah merepotkanmu, Dik Rumi," ucap Mas Dewa saat aku membantunya berdiri dari kursi roda.

"Aku ndak merasa di repotkan kok Mas. Sudah sewajarnya aku merawat Mas Dewa," balasku. 

"Terima kasih kamu sudah mau menerima Mas dengan kondisi seperti ini," lanjutnya.

"Apa yang bisa kamu harapkan dari laki-laki lumpuh seperti Mas ini," Terlihat mata Mas Dewa berkaca-kaca saat mengucapkannya.

"Mas, aku mencintai hatimu bukan fisikmu," ucapku sambil memeluk laki-laki yang telah resmi menjadi suamiku seminggu yang lalu. 

"Terima kasiih Dik Rumi, hatimu benar-benar sebening cintamu." Mas Dewa membalas pelukanku.

Tamat

 


 

 

 

 

 
profile-picture
Herisyahrian memberi reputasi
Quote:


Cerita Arumi sudah digabungkan jadi satu ya GanSis...Maklum Newbie emoticon-Big Kiss
Quote:


Siap...maklum masih newbie gan emoticon-Jempol
Quote:


thanks gan emoticon-Jempol
Quote:


hohoho....emoticon-Peluk
Quote:


sudah ada part 2 sis..emoticon-2 Jempol
profile-picture
lurika memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Yang ini Arumi bersin emoticon-Ngakak
Quote:


Sudah ada lanjutannya gan, silakan mampir...emoticon-Jempol
Halaman 2 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di