CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Belajar seru dengan anak tanpa emosi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e761591eaab255d87751480/belajar-seru-dengan-anak-tanpa-emosi

Belajar seru dengan anak tanpa emosi


Genap seminggu proses pembelajaran diadakan di rumah, salah satu dampak meluasnya serangan virus corona atau dengan nama medis COVID-19 (Corona Virus Diase- 2019 )
. Keluhan demi keluhan mulai muncul dari para orangtua yang mendampingi anak anaknya belajar di rumah, dari mulai keluhan kuota ponsel yang harus selalu ada karena sistem daring (dalam jaringan), ribetnya berkirim foto proses pembelajaran sampai yang paling signifikan adalah keluhan orangtua yang merasa kesal mendampingi anak belajar dan sebaliknya anak yang merasa tidak nyaman belajar dengan orangtuanya yang mereka nilai lebih galak dari guru mereka di sekolah.

Khusus untuk kasus yang terakhir ini, ada beberapa tips agar emosi kita dapat tetap terkendali saat menemani anak belajar, yuk kita simak.

1. Waktu yang tepat

Cari waktu yang tepat untuk menemani anak belajar, pertama tentunya tenangkan diri kita dan niatkan untuk benar benar meluangkan waktu. Dengan kata lain, coba hindari menemani anak belajar disaat konsentrasi kita terbagi atau bahkan kita sedang melakukan kegiatan yang lain. Walaupun seorang ibu itu terkenal dengan multi tasking, tapi dalam menemani anak belajar cobalah untuk fokus kepada mereka, selain akan meredam emosi kita, fokus mendampingi anak pun akan membuat anak merasa diperhatikan, finally mereka akan merasa senang dan bersungguh sungguh dalam belajar.

2. Selingi dengan bermain

Daya konsentrasi anak itu ada batasnya, anak usia 3-6 tahun daya fokusnya ada di 15 menit pertama, sedangkan untuk anak usia sekolah 6-12 tahun mereka biasanya punya daya fokus di 30 menit pertama. Jadi lama belajar pun sangat mempengaruhi suasana belajar, karena ketika anak sudah bosan sedangkan orangtua masih bersemangat justru ini lah yang akan membuat orangtua dirasa galak oleh anak. Untuk menghindari kebosanan anak biasanya di sekolah selalu diadakan ice breaking atu games penyegaran. Nah selingan bermain seperti itu pun bisa dilakukan saat belajar dirumah. Permainan permainan ringan yang biasa anak mainkan juga bisa menjadi cara pemulihan fokus.

3. Turunkan ekspektasi kita
Ketika memulai mendampingi anak belajar mungkin kita akan membayangkan anak kita duduk manis , tidak ada hambatan, lancar mengerjakan, selesai dengan cantik dan benar. Jika itu yang ada dalam pikiran kita, maka ketika kita menemukan masalah ditengan proses, kita akan bingung dan sedikit kesal. Jadi sebaiknya turunkan ekspektasi kita, mulailah dengan pemikiran anak kita perlu bimbingan kita, mereka butuh kita, mereka butuh aturan kita dan mereka butuh arahan kita.

4. Yakinkan diri bahwa anak kita hebat
Ketika 3 tips diatas telah kita lakukan saat mendampingi anak belajar, tapi hasilnya tetap membuat kita kesal karena ketidak lancarannya mereka mengerjakan, kita harus yakin dan ingat bahwa anak kita itu hebat. Hebat bukan berarti harus pintar secara akademik, tapi hebat itu bisa hebat spiritual, hebat mental, hebat emosional atau hebat secara fisik. Tetaplah tersenyum saat mereka mengesalkan dalam belajar. Ingatlah kehebatan mereka di sisi yang lain. Dan yakinlah mereka akan menemukan kehebatan mereka di waktu yang tepat.

Semoga empat tips diatas bermanfaat. Terimakasihemoticon-heartemoticon-heart.


Belajar seru dengan anak tanpa emosi
profile-picture
kudanil.la memberi reputasi
Diubah oleh Lans86
hmm bener uga yak kdg kitanye juga yg ekspektasinya ketinggiannn..
Lihat 1 balasan
kadang kitanya juga terlalu memakskan anak....seperti kita mau...sehingga jadinya malah emosi dan berantem ......
Lihat 1 balasan
turunkan ekspektasi bener sih, karna bisa jadi ga emosi
Lihat 1 balasan
Setau ane, beberapa anak, khususnya anak laki, kenapa lebih suka dimarahin ketika belajar, karena kebanyakkan anak laki-laki lebih banyak bercandanya ketimbang seriusnya. Makanya waktu diajarin butuh sedikit cara militer biar sadar bahwa dia harus serius lol.

Kalo gak dimarahin, cuma pake bacodan baik, anak pria yang masih kecil dan nakal biasanya gk bakalan denger dan malah jadi kolokan. Ya gitu sih setau ane.

Tetapi dibekali juga pengertian, devotion, dan beragam hal sehingga dia sadar bahwa ketegasan kita bukan karena personal kita benci dia, tapi semua demi dia bisa lebih sadar dan dewasa. Dan dia tau kita sayang bngt sama dia.

Semakin dia bisa sadar di usia dini, semakin dewasa juga dia semakin cepat.
profile-picture
Lans86 memberi reputasi
Diubah oleh KnightDruid


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di