CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Minggu Pertama WFH Pendapatan Ojol Turun 50%
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e76009b82d4950de55ccab2/minggu-pertama-wfh-pendapatan-ojol-turun-50

Minggu Pertama WFH Pendapatan Ojol Turun 50%

Minggu Pertama WFH Pendapatan Ojol Turun 50%

Jakarta -
Himbauan untuk mengurangi aktifitas di luar atau Work From Home (WFH) sudah berjalan selama satu minggu di DKI Jakarta guna meminimalisasi penyebaran virus corona. Hal ini pun memberikan pukulan berat bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya sebagai jasa transportasi umum roda dua seperti ojek online.

Dalam jangka satu minggu ini pendapatan para mitra ojek online atau ojol menurun drastis lebih dari 50 persen. Biasanya satu hari pendapatan kotor ojol di angka Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, kini hanya berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu saja.


"Jadi karena adanya pandemi COVID-19 ini dan kebijakan pemerintah untuk bekerja di rumah, sekolah di rumah, maupun ibadah di rumah pendapatan ojek online anjlok, turun signifikan lebih dari 50 persen rata-rata. Sanetiap hari normal pendapat groos Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Sekarang hanya Rp 50-100 ribu udah sulit," ungkap Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda), Igun Wicaksono melalui sambungan telepon kepada detikcom, Sabtu (21/3/2020). 

Minggu Pertama WFH Pendapatan Ojol Turun 50%

Igun memperkirakan kondisi ini akan semakin memburuk memasuki minggu kedua WFH. Melihat penurunan terus terjadi bukan tak mungkin di minggu kedua pendapat ojek online bisa merosot 80% persen dari hari biasanya sebelum himbauan WFH disampaikan.

"Mungkin akan bertambah anjlok semakin memasuki pekan keuda Work From Home, karena makin menyepi kota khususnya Jakarta. Kegiatan masyarakat makin sedikit. Bisa (turun) 80 persen kalau terus," jelas Igun.

Penurunan ini jelas terasa karena sumber pendapatan utama ojek online adalah layanan antar jemput penumpang. Sementara itu layanan antar jemput makanan dan barang tak mampu menutupi kekurangan dari permintaan untuk mobilias masyarakat.

"Kita andalin dari order layanan makanan dan barang khususnya pada malam hari. Nggak nutup karena kan multi layanan paling besar penumpang. Jadi kita hanya mendapatkan penghasilan sangat sedikit banget. Penumpang paling besar, kedua makanan, ketiga pengiriman barang," tutup Igun.

sumur

Noh gimana masa ga diperdulikan padahal jumlah mereka dipakai buat klaim sebegai non pengangguran jangan mau manisnya doang
Kalau depresi pengangguran maka imun nya turun gak?

emoticon-Takut
baru wfh blum d lokdon....
emoticon-Cool
mudah2an gk ada lokdon efek kejut....
bahaya bget.....
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Bukan ojol aje orang dagang juga sepi sama sama susah semua
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Virus mana peduli ojol mau makan atau enggak..emoticon-Big Grin
Quote:


Yup, betul sri.. emoticon-Big Grin
Semua sedang sepi obyekan ini..emoticon-Big Grin

Jd biasa saja..emoticon-Big Grin
Ojol nggak usah mendramatisir keadaan..emoticon-Big Grin

Fokus ke penanganan virus dulu..emoticon-Big Grin
Ojol sabar sebentar oke..emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darck91 dan 3 lainnya memberi reputasi
ya tetap semangat aja, semoga lekas berlalu wabah virus corona
profile-picture
profile-picture
bangsutankeren dan muantapdjivva memberi reputasi
Ya mau gimana lagi dengan kondisi gak menentu kayak gini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 2 lainnya memberi reputasi
Kadang merasa kasihan liat ijo2 di pinggir jalan pada ngetem kepanasan keujanan
profile-picture
muantapdjivva memberi reputasi
Blais kalau dalam dua minggu tidak tertangani, semoga terkendali...


emoticon-Mewek
Mengharap dari pesan makanan online saja deh jadinya ya.
Pantes tiap hari pesen gofood gampang bgt cepet dapatnya.
berhemat saja.

makan nasi padang pake kuah sama sayur saja.
Diubah oleh kampret.strez
klo beneran di lockdown..
berarti tingkat kriminal baklan meningkat...
Semua kena imbasnya bang ojol, bukan ente doang.
Ya mau gak mau musti ngetatin ikat pinggang.
Just bear it for the moment, everyone is on the same boat u know. Ngeluh terus padahal semua sama sama kena...
yah wayah nya dah namanya juga musibah

tapi kalo pas kemaren2 dengerin apa kata WHO, mungkin bisa lain lagi ceritanya.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di