CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Benarkah Virus Corona Bisa Dilawan dengan Antibiotik? Ini Kata Dokter
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e75b476018e0d15c70332e2/benarkah-virus-corona-bisa-dilawan-dengan-antibiotik-ini-kata-dokter

Benarkah Virus Corona Bisa Dilawan dengan Antibiotik? Ini Kata Dokter

Benarkah Virus Corona Bisa Dilawan dengan Antibiotik? Ini Kata Dokter
Foto: pixabay/victoria_borodinova


Jagoankita.com – Di tengah pandemi virus corona, banyak orang yang bertanya-tanya tentang pengobatan dari infeksi virus tersebut. Salah satunya berhembus bahwa antibiotik dapat mengobati virus corona.

Seperti yang dilansir dari laman alodokter, infeksi COVID-19, merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus corona atau yang bernama resmi SARS-CoV-2. Penularan virus umumnya terjadi melalui percikan air liur penderita saat batuk, bersin dan bicara.

Antibiotik sendiri merupakan obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di mana antibiotik berfungsi untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri di dalam tubuh.

Dalam hal ini, virus dan bakteri merupakan dua mikroorganisme yang sangat berbeda, mulai dari struktur hingga cara berkembang biaknya.

Antibiotik bekerja dengan cara menyerang struktur-struktur tertentu pada bakteri, yang membuatnya tak bisa berkembang biak maupun bertahan hidup.

Struktur yang ditargetkan antibiotik tak didapatkan pada virus. Karena itu, COVID-19 jelas tak dapat dicegah apalagi diobati oleh antibiotik. Singkatnya, mengonsumsi antibiotik tak akan berguna untuk menekan penyebaran Virus Corona.

Mengonsumsi antibiotik justru bisa menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Hal itu tentunya akan merugikan jika suatu saat infeksi bakteri terjadi, dan tak ada antibiotik yang cukup ampuh untuk menanganinya.

Namun, pemberian antibiotik pada pasien yang positif terinfeksi virus corona, sebetulnya mungkin saja dilakukan. Tapi jika dokter menilai pasien berisiko terinfeksi bakteri, atau apabila pasien diketahui telah mengalami infeksi tambahan oleh bakteri.

Perlu diingat, jangan menggunakan antibiotik secara sembarangan, tanpa anjuran dokter. Jika dokter meresepkan antibiotik, gunakanlah sesuai dosis dan jangka waktu yang ditentukan, jangan berhenti menggunakan antibiotik sebelum waktunya, meski gejala telah membaik.


Sumber: Klik


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di