CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Melek Hukum /
Overkredit dibawah tangan jangan takut! tidak akan dipenjara!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e758bcaaf7e933b0d0f3a87/overkredit-dibawah-tangan-jangan-takut-tidak-akan-dipenjara

Overkredit dibawah tangan jangan takut! tidak akan dipenjara!

Overkredit dibawah tangan diperkarakan,,lawan aja leasingnya,klo Perjanjian Kontrak awal Cacat hukum!!

bagi agan2 yg terjebak masalah overkredit dibawah tangan,jangan takut dijerat pasal 372 tentang penggelapan.kita bisa melawan!!
solusinya:
1. lihat lagi perjanjian kontrak awal Agan dgn leasing itu dibuat resmi atau dibawah tangan? perjanjian kontrak resmi antara pihak leasing dngn konsumen yg resmi adalah;hrus dan wajib dibuatkan akta Notarisnya.
klo tidak ada akta notaris,perjanjian itu dibawah tangan.yg artinya tidak dilindungi Hukum,apabila suatu saat terjadi sengketa.

2. klo agan dijerat dengan pasal 372 Pasal penggelapan,agan bisa laporkan balik lising,krna perjanjian awal kontrak pihak leasing juga sudh melanggar hukum tentang UU fidusianya itu sendiri.
dengan sengaja tidak membuatkan akta notaris,dan tidak mendaftarkan perjanjian tersebut ke Kantor fidusia.jelas pihak leasing sudh melanggar aturan hukum yg berlaku.

3. apabila pihak leasing ternyata sudah mendaftarkan jaminan fidusia tanpa sepengetahuan agan.berarti dalam perjanjian awal,pihak leasing sudah menyusupkan klausul baku tentang pengalihan hak dan kuasa konsumen kepada leasing.agar suatu saat klo konsumen bermasalah mereka bisa membuat akta notaris secara sepihak,itu jelas sudah melanggar hukum.leasing bisa dijerat dengan pasal 18 no.8 thn 1999 tentang UU perlindungan konsumen.krna dalam perjanjian kontrak,pelaku usaha dilarang menyusupkan/membuat klausula baku secara sepihak yg merugikan konsumen sesuai Pasal UU perlindungan konsumen.dan leasing harus memberikan impormasi yang benar dan jelas kepada konsumen saat perjanjian kontrak dibuat.

4. jangan takut dengan leasing gan.apalagi agan sudah berniat baik membayar DP dan angsurannya.sya yakin kebanyakan yg overkredit motor dibawah tangan itu krna kondisi mendesak,dan masalah ekonomi,yg membuat mereka terpaksa mengalihkan motor.
klo itu dipermasalahkan leasing jgn takut dan jangan mundur.lawan aja! krna di indonesia hak dan kedudukan leasing dengan konsumen itu sama dan sederajat dimata hukum!

5. Klo perjanjian kontrak awal agan dngn leasing tidak resmi tidak dibuatkan akta notaris memakai cara2 dan aturan yg benar,dan tidak didaftarkan aktanya ke kantor fidusia.
kasus agan tidak bisa dibawa ke ranah UU pidana,karna itu murni hanya masalah hukum perdata,yang menyangkut masalah hutang piutang biasa.

jadi bagi agan yg bermasalah dengan overkredit dibawah tangan,cek lagi perjanjian kontrak awal dengan pihak leasing!!
perjanjian itu resmi atau dibawah tangan?
jangan sampai kita dibodoh-bodohi perusahaan.krna kebanyakn perusahaan pembiayaan,aturannya berat sebelah.lebih menguntungkan ke pihak mereka daripada ke pihak konsumen.itu saja sudah tidak ada keadilan bagi kita sebagai konsumen.

___semoga bermanfaat_______
profile-picture
junaedi1982new memberi reputasi
Nais inpoh..
emoticon-2 Jempol
wah ane baru tau bisa kayak gitu
nuwun numpang lewat
profile-picture
ampekduo memberi reputasi
goblog neh ts

1.perihal leasing dan debitur tidak harus pake notaris

2. jelas2 masuk penggelapan si debitur resmi nya, ente penadah nya juga termasuk

3. fidusia udah pasti di ttd pada saat kontrak leasing oleh debitur
dan fisldusia sah secara hukum
mana ada leasing ga pake fidusia

4. ga sanggup bayar? balikin mobil / motornya ke leasing

5. perjanjiaj kontrak dgn leasing dah pasti resmi


pesan:
kalo goblog jgn kebangetan
ga sanggup cicil jgn kridit blog
Quote:


Ane tidak sependapat dengan TS. Antara lain:
1. Perjanjian dibawah tangan itu dalam undang2 dibolehkan. Dan tetap mempunyai kekuatan hukum.

2. Menggelapkan jaminan fidusia bisa diancam tindak pidana fidusia pasal 35 uu fidusia. Tidak mungkin bisa lapor balik, cuma karna tdk buat akta notaris dan tidak daftar fidusia. Klo tidak daftar fidusia, maka kendaraan tsb tdk dilindungi sebagaimana uu fidusia.

3. Hehehehe... Klausula baku, ga semunya ga boleh kok gan.

4. Baca pasal 35 uu fidusia deh

5. Kontrak yg resmi? Apaan ya itu
kata siapa ga perlu pake notaris?itu syarat klo fidusia mau didaftarkan.tanpa akta notaris pendaftaran fidusia pasti ditolak.makanya klo anda kerja di leasing berikanlah keterangan yg jelas saat teken kontrak.berikan impormasi yg jelas sama konsumen.biar konsumen tau isi perjanjian tersebut.ga semuanya konsumen paham dri isi perjanjian tersebut.itu hak konsumen mendapat impormasi yg benar dan jelas saat perjanjian dibuat sesuai pasal 18 no.8 thn 1999 tentanng UU perlindungan konsumen.dlm UU trsebut dijelaskan dlm point D. pelaku usaha dilarang menyusupkan klausul baku dlm perjanjian awal.krna itu merugikan konsumen.klausul baku itu dibuat secara tekhnis,sehingga konsumen tidak bnr2 memahami isi klausul baku tersebut.itu artinya sudh merugikan konsumen.klo anda tidak menjelaskan isinya itu sama saja menjebak konsumen.makanya klausul baku dilarang sprti itu dilarang Undang2.jgn lupa! diatas aturan leasing ada aturan yg lebih tinggi untuk konsumen.yaitu Undang2 Perlindungan Konsumen.tidak semua leasing mendaftarkan fidusianya.fidusia tanpa akta notaris pasti ditolak.wajib ada akta notaris.semua warga negara wajib mengikuti aturan dan undang2 yg berlaku di indonesia.bukan aturan yg dibuat leasing.yg overkredit dibawah tangan memang salah.tpi apabila leasing tidak mendaftarkan fidusianya itu lebih salah.krna sudh melanggar hukum.masa konsumen diancam dngn pasal fidusia,leasing trnyata sudh melanggar hukum fidusianya sndiri.itu ga lucu.dan apapun aduan leasing itu bisa dianggap batal demi hukum,krna tidak dilindungi oleh hukum itu sndiri
Diubah oleh opetmaullana


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di