CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e74ea07349d0f70f563c4e1/jokowi-sebut-chloroquine-ampuh-lawan-corona-who-ragu-ini-alasannya

Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya

Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya

Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa pemerintah akan membagikan dua resep obat yang ampuh melawan virus corona (COVID-19) yakni Avigan dan Chloroquine atau klorokuin.

"Kami sudah mendatangkan 5.000 Avigan, dan dalam proses pemesanan ada 2 juta. Kemudian yang kedua Chloroquine, sudah siap 3 juta,” kata Jokowi dalam konferensi pers via video, Jumat (20/3/2020).

Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya

Jokowi menegaskan, pemerintah bergerak cepat dan melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan kasus corona di Indonesia.

"Soal kecepatan ini, yang ingin saya sampaikan adalah, bahwa kita tidak diam. Tetapi mencari informasi-informasi apa yang bisa kita dapatkan guna menyelesaikan COVID-19 ini," katanya.

"Obat tersebut akan sampai kepada pasien yang membutuhkan, melalui dokter, keliling dari rumah ke rumah, melalui rumah sakit dan puskesmas di kawasan yang terinfeksi," imbuhnya.

Berdasarkan penelusuran Suara.com, obat ini memiliki sejumlah pro kontra yang perlu diperhatikan.

Sejak tahun 2005

Chloroquine obat anti-malaria ini telah dilarang di Nigeria. WHO memperingatkan kegagalan pengobatan yang tinggi dan resistensi obat di beberapa bagian dunia, dilansir situs cek fakta AFP, Senin (9/3/2020).

Chloroquine masih dipakai di Afrika Selatan tapi tidak direkomendasikan sebagai pengobatan utama untuk malaria karena resistensi yang tinggi.

17 Februari 2020

Kantor berita pemerintah China, Xinhua melaporkan bahwa "para ahli China, berdasarkan hasil uji klinis, telah mengkonfirmasi bahwa klorokuin fosfat memiliki efek kuratif tertentu pada penyakit virus corona baru".

Uji coba ini dilakukan pada "lebih dari 100 pasien", menurut Sun Yanrong, wakil kepala Pusat Nasional Pengembangan Bioteknologi China di bawah Kementerian Sains dan Teknologi.

Tinjauan singkat dari temuan yang diterbitkan oleh jurnal BioScience Trends yang berbasis di Jepang memberikan beberapa detail tentang bagaimana uji coba dilakukan.

20 Februari 2020

Dalam sebuah konferensi pers, Janet Diaz, kepala perawatan klinis dalam Program Keadaan Darurat WHO, mengatakan bahwa "untuk klorokuin, tidak ada bukti bahwa itu adalah pengobatan (COVID-19) yang efektif saat ini."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan bahwa sampai saat ini, tidak ada vaksin dan tidak ada obat antivirus khusus untuk mencegah atau mengobati COVID-19.

Awal Maret

Beredar pesan suara WhatsApp di Nigeria mengklaim bahwa obat anti-malaria chloroquine phosphate adalah obat untuk COVID-19. Dalam pesan suara itu, terdengar seorang pria, berbicara bahasa Inggris dengan aksen Nigeria.

Dilansir situs cek fakta AFP, Senin (9/3/2020), Pria dalam pesan itu mengklaim dokter Prancis dan China "memiliki solusi untuk virus corona, dan solusi ini dari chloroquine - chloroquine yang biasanya digunakan di Afrika untuk menyembuhkan malaria dan demam".

Pesan WhatsApp itu juga mengklaim bahwa dengan minum 500 miligram klorokuin selama delapan hari akan sepenuhnya sembuh dari COVID-19.

Klaim itu dibantah Goke Akinrogunde, direktur klinis di Klinik Kesehatan GTAK di Lagos. Minum 500 miligram klorokuin selama delapan hari akan menimbulkan overdosis, kata Akinrogunde.

Dia mengatakan pengobatan dengan klorokuin hanya akan berlangsung hingga tiga hari ketika obat itu digunakan di Nigeria. Selain itu, penelusuran AFP juga berujung pada situs ilegal yang menjual obat klorokuin.

19 Maret 2020

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa klorokuin dan hydroxychloroquine, antara obat lain, sedang disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk tes sebagai calon pengobatan COVID-19.

"Ini menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan - sangat, sangat menggembirakan. Dan kita akan dapat membuat obat itu tersedia segera. Dan di situlah FDA begitu hebat. Mereka - mereka telah melalui proses persetujuan; itu telah disetujui. Dan mereka melakukannya - mereka mengerjakan, berbulan-bulan akan tersedia. Jadi kita akan dapat membuat obat itu tersedia dengan resep," kata Trump, dikutip dari situs CNN International.

20 Maret 2020

Namun FDA menyebut pernyataan Trump ini kurang tepat. FDA belum menyetujui chloroquine untuk mengobati COVID-19.

Dilansir CNN International, Jumat (20/3/2020), FDA mengatakan bahwa mereka bekerja dengan pemerintah dan para akademik sedang menyelidiki apakah klorokuin dapat digunakan "untuk mengobati pasien dengan COVID-19 ringan hingga sedang untuk berpotensi mengurangi durasi gejala, serta pelepasan virus, yang dapat membantu mencegah penyebaran penyakit."

Studi sedang dilakukan. Komisaris FDA Stephen Hahn menekankan bahwa proses penelitian ini diperlukan meskipun situasi virus corona sangat mendesak.

"Kami juga harus memastikan produk ini efektif; jika tidak, kami berisiko merawat pasien dengan produk yang mungkin tidak berfungsi ketika mereka bisa mengejar perawatan lain yang lebih tepat," kata Hahn dalam pernyataan itu.
sumber

*******

Hmmm...
Manusia memang tempatnya salah, tak peduli itu orang biasa atau seorang Presiden. Presiden negara berkembang atau negara maju sekalipun.

Jika kita membandingkan antara Trump dengan Jokowi, maka TS menilai keduanya salah. Trump menyebut sebuah obat tanpa menyebut merk, yaitu obat Chloroquine, tapi tidak memahami bahwa obat tersebut banyak beredar di dunia ini dengan merk dan kemasan berbeda. Ini seperti menyebut nama Parasetamol atau Pinicilin. Keduanya banyak diproduksi oleh produsen obat dengan merk berbeda.

Sementara Jokowi, disamping menyebut nama obat secara umum, Jokowi juga dengan jelas menyebut nama Avigan, merk obat yang diproduksi oleh anak perusahaan Fuji Film, Jepang. Secara etika, selayaknya penyebutan merk oleh seorang Presiden tidak dilakukan, sebab itu sama saja dengan memberi promosi gratis kepada perusahaan Jepang yang nilai sahamnya mendadak melesat begitu disebut oleh seorang dokter dari China karena dianggap mampu mengobati infeksi akibat virus corona.

Kesalahan lain, jika FDA langsung membantah pernyataan Trump, disini pernyataan Jokowi tidak dibantah oleh Lembaga Farmasi dan Obat Indonesia.

Euforia dan Panik

Menurut TS, Presiden Jokowi terlalu euforia dengan pernyataan dokter China mengenai keampuhan Avigan. Padahal produsen obat Avigan sendiri membantah pernyataan dokter China tersebut. Lantas apa jadinya jika ada seorang dokter dari negara lain menyebut nama Feminax? Seharusnya Jokowi cukup menyebut nama Favipiravir sebagai obat umum. Ini sama dengan menyebut nama obat batuk atau demam tanpa menyebut merk. Pun kalau hanya Chloroquine, Kimia Farma sebagai BUMN saja memproduksi obat tersebut. Lantas buat apa kita membeli dari luar?

Lalu bicara jumlah Avigan 5000. Ini menyebut strip atau box? 2 juta menyebut pcs, strip, atau box?

Harus diakui, sebenarnya pemerintah panik melihat kenyataan bahwa Covid-19 telah menelan nyawa puluhan warga Indonesia. Dan ketika terdengar selentingan berita mengenai adanya obat yang bisa menekan infeksi Covid-19, maka muncullah euforia tersebut.

Yang jadi pertanyaan, siapakah yang membisiki Jokowi hingga percaya jika Avigan aka Faviripavir atau Chloroquine sanggup menekan infeksi Covid-19? Pihak Departemen Kesehatankah? Atau orang dilingkar Jokowi?

Kita sebagai rakyat tentunya harus percaya sepenuhnya bahwa pemerintah benar-benar berusaha agar wabah virus ini tidak menyebar ke seluruh Indonesia. Kita juga percaya bahwa pemerintah tidak ingin ekonomi bangsa terpuruk dan kalah oleh keganasan virus Corona. Kita juga harus mengakui bahwa penyebaran virus Corona di Indonesia juga karena perilaku masyarakat Indonesia yang seolah menyepelekan, percaya diri, hanya berserah diri, sombong, serta segudang lagi tabiat masyarakat Indonesia yang buruk tersemat.

Namun apapun juga, masyarakat tetaplah masyarakat. Bodoh atau pintarnya sebuah masyarakat tentu tak lepas dari peran serta pemerintah yang tak boleh bosan mengedukasi, mana yang benar, mana yang salah. Meskipun terkadang jargon agama yang didengungkan oleh segelintir orang bisa mengalahkan logika dan akal sehat. Disanalah peran penting pemerintah harus selalu ada. Dan itulah tantangan terberat bangsa ini, lepas dari belenggu kebodohan.

Proyek Coba-coba?

TS tidak ingin berspekulasi bahwa ini adalah proyek uji coba atau secara kasarnya dianggap sebagai proyek coba-coba. Lha buat warganya koq coba-coba. Meskipun memang tidak mustahil ada obat yang peruntukannya untuk penyakit A bisa untuk mengobati penyakit B.

Dan Presiden sendiri telah mengakui bahwa sampai detik ini belum ada antivirus untuk mengobati Corona Virus. Ini bukan tengah merepair sebuah sistem komputer yang terkena virus Ransomware atau virus I Love You yang bisa saja kita coba dengan memakai antivirus berwarna kuning, hijau, merah, biru. Yang jelas bukan dengan antivirus berwarna hijau produk lokal yang untuk menghapus virus shortcut saja tak hilang-hilang.

Terakhir....
TS cuma berharap, semoga Indonesia masih bisa tegak menatap masa depan, lepas dari belenggu wabah ini, dan semoga saja kita tidak sedang mengejar ketertinggalan kita dari Iran dan Italia dalam jumlah kematian akibat Corona Virus.

Maka dari itu, bijaklah dalam bersikap. Ikuti anjuran tiap pemimpin propinsi atau pemimpin wilayah jika dirasa anjurannya benar dan memang dibutuhkan untuk menekan penyebaran virus ini. Terlebih dari pemerintah pusat. Kita harus percaya, bahwa rakyat Indonesia bukanlah rakyat yang bodoh yang asal manggut saja ditipu oleh segala macam dogma bertopeng agama tapi justru menyesatkan.

Begitulah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PenggilaMudik dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Avigan katanya udah dites china dan emang ampuh.
Yg satu lagi entah dari mana infonya, semoga sekelas presiden ga kemakan hoax
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 6 lainnya memberi reputasi
1. rakyat pasti bakal salah presepsi soal obat corona karena kopres presiden kita tercinta
2. kloroquine atau sejenisnya kayak pil kina bakal langka dan harganya bakal naik
3. nambah kepanikan baru di masyarakat setelah borong sanitizer, bayclean dan masker sekarang tambah avigan dan cloroquin ...
4. plis deh pak dulu saya dukung bapak kerja, kerja, kerja kok sekarang buzzer, buzzer, buzzer pencitraan ...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
littlevan dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Semoga apa yg dilakukan pemerintah ada hasil yg mengembirakan.
#dirumahsaja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 4 lainnya memberi reputasi
panik banget kowi,
sampe sgtunya, kasihan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jangan lupa impor turis lagi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agusdwikarna dan 3 lainnya memberi reputasi
Di kemenkes banyak kok dokter dan ahli kesehatan senior yg udah makan asam garam kerja di lapangan dengan berbagai kondisi.
Semua organisasi kesehatan juga induknya ke kemenkes.
Semua pendapat dan saran dr berbagai profesi kesehatan udah pasti ada, maka sampe ke kesimpulan utk milih 2 jenis obat td.

Nanti kalau nunda2 nunggu hasil riset obat paling efektif dari negara lain bakal muncul narasi :
Pemerintah lelet
Pemerintah planga plongok
Pemerintah gak serius
Pemerintah anggap remeh
Dsb dsb dsb dsb dsb..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh entecavir
Lihat 1 balasan
Kabar baiknya ada obat yang ampuh


Kabar buruk nya,,yang menyampaikan si jokuwi


emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hikarizai dan 5 lainnya memberi reputasi
Jangan dengarkan who karena tidak sesuai dengan kearifan lokal & kebudayaan nusyantara.

Percayalah dengan riset nenek moyang kita

emoticon-Cool

Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya

Orang kolot pasti akan membata emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Betjanda
Lihat 1 balasan
Yg jelas cuma binatang kadrun yg berharap obat itu gagal supaya mereka gampang mendiskreditkan jokowi

Yah namanya jg binatang

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 13 lainnya memberi reputasi
ngak ada usaha yang sia²
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 4 lainnya memberi reputasi
Iya tuh, si Jepang produsen Avigan aja masih ragu dgn keampuhan obatnya, wong dikembangin buat penyakit lain.

Yg bener-bener ampuh mah blm ada.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 5 lainnya memberi reputasi
bukannya avigan dah diterapkan di cina yah...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alslakraditossh dan 3 lainnya memberi reputasi
diem dimaki, beli obat yang ga jelas dibilang salah.....ya udah lah itu duitnya beliin pelor aja sebenernya, yang batuk parah langsung dor...dibilang pki, otoriter....heh emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 17 lainnya memberi reputasi
mantau tanggapan idi emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 5 lainnya memberi reputasi
Hope....itulah yg di lakukan jokowi sekarang.

Wabah corona ini memang dahsyat penyebarannya.
Sulit di bendung.
Terlebih masyarakat disini yaaa tau sendirilah gimana.

Ekonomi bangsa ini sudah di ujung tanduk.
Keselamatan dan keamanan bangsa ini juga di ujung tanduk.

Panik....come on jangan di tanya.
Setiap negara pasti panik pemimpinnya liat wabah corona menyerbu negaranya.

Apapun keputusan pemerintah.
Ane anggap yg terbaik.
Karena kepada siapa lagi kita menggantung harapan dan keselamatan selain kepada Tuhan dan pemerintahan yg skrg.

Dengan adanya test kit sekaligus yg katanya obat tuk menyembuhkan corona tahap awal.
Setidaknya masyarakat bisa berkurang paniknya.
Ada alat test dan ada obatnya yg bisa sembuhkan nih penyakit apabila positip di stage awal.

Ibarat segayung air di tengah kekeringan.
Langkah yang sekarang ini bisa menjadi harapan baru dan semangat baru rakyat indonesia ditengah badai corona.emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh extreme78
Ane tetap apresiasi upaya pemerintah dalam menyembuhkan pandemik Covid-19 di Indonesia.

Toh obatnya juga bukan yang absolut tidak memberikan efek. Masih ada harapan. Inget penemuan obat kuat juga dulunya adalah efek samping dari obat untuk terapi jantung. emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yueda dan 12 lainnya memberi reputasi
sekarang percaya mana cina apa WHO? rumor obat itu muncul dari cina dan uda di coba. yang ngalamin dan bisa recovery dari corona baru cina
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 9 lainnya memberi reputasi
Quote:


obat kuat....emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 2 lainnya memberi reputasi
Obat malaria kan? Udah nyebar tuh emoticon-Argentina
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Maaf, soal chloroquine sudah ada laporan cdc per 13 maret 2020 dan memang efektif dan didukung penelitian ncbi 4 feb 2020. Yg harus ditanyakan kenapa who melarang, hanya karena dosis, atau memang ada agenda lain? Jadi efektifnya chloroquine memang berdasarkan riset. Cari saja di ncbi yg terhubung dengan nih dan lembaga penelitian lainnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yueda dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di