CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dinkes Surabaya Jelaskan Syarat Periksa Gratis Covid-19 di RS Unair
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e749f112525c3673b14cdc0/dinkes-surabaya-jelaskan-syarat-periksa-gratis-covid-19-di-rs-unair

Dinkes Surabaya Jelaskan Syarat Periksa Gratis Covid-19 di RS Unair

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan bahwa biaya pemeriksaan tes swab (laboratorium) Covid-19 di Rumah Sakit Unair (RSUA) bisa ditanggung pemkot. Namun, biaya tes swab gratis ini hanya berlaku bagi warga ber KTP Surabaya dan termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Artinya, ODP tersebut pernah pergi ke negara terjangkit atau pernah kontak dengan orang terjangkit, serta memiliki gejala awal namun tidak terindikasi Covid-19.

Febria Rachmanita Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengatakan, Pemkot Surabaya menjalin kerja sama dengan RS Universitas Airlangga (RSUA) sebagai salah satu lembaga rujukan yang ditunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan tes swab Covid-19.

Tes swab merupakan salah satu tahapan pemeriksaan untuk mendeteksi kandungan dalam spesimen lendir pasien sebelum ODP dinyatakan PDP (pasien dalam pemantauan) atau diangosa positif Covid-19.

“Jika ODP yang mempunyai gejala seperti Covid-19, maka biaya pemeriksaan Swab di RSUA bisa dibayar Pemkot Surabaya,” kata Febria Rachmanita yang akrab disapa Feny, berdasarkan rilis yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (19/03/2020).

Namun, kata Feny, bagi ODP yang tidak ada gejala dan ingin periksa mandiri ke RSUA, maka biaya tes swab ditanggung sendiri. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar sebelumnya bisa melakukan konsultasi dan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat sebelum tes swab ke RSUA.

“Jadi kalau ODP tidak ada gejala seperti Covid-19 dan periksa sendiri (swab), maka biaya ditanggung sendiri,” katanya.

Menurutnya, pemeriksaan awal dan pelayanan bagi ODP di rumah sakit manapun juga bisa dicover menggunakan biaya BPJS. Sebab, BPJS juga menanggung biaya pemeriksaan untuk ODP dengan gejala seperti Covid-19. Tetapi, jika ODP sudah dinyatakan PDP atau diagnosa positif Covid-19, maka biaya perawatan selanjutnya ditanggung pemerintah pusat.

“Yang tidak bisa dibayar BPJS adalah yang sudah diagnosa positif Covid-19. Sedangkan Pemkot membayar tes swab nya bagi ODP dengan gejala Covid-19 sebesar Rp 1.560.000,” ujarnya.

Oleh karena itu, Feny menyampaikan, bagi ODP dengan gejala maupun non gejala Covid-19, agar dapat melakukan pemeriksaan awal menggunakan fasilitas BPJS. Tetapi jika pasien tersebut statusnya menjadi PDP atau terindikasi, maka seluruh biaya akan dicover oleh pemerintah pusat.

“Jadi supaya tidak ada double pembayaran dengan pemerintah pusat, maka pemkot membayar bagian swab-nya,” ungkapnya.

Feny juga menegaskan, bagi warga Surabaya yang merasa tidak pernah bepergian ke negara terjangkit ataupun kontak dengan orang terjangkit, kemudian ingin melaukan tes swab ke RSUA, maka dipastikan mereka membayar secara mandiri.

“Biasanya, karena kecemasan masyarakat, maka ia ingin periksa sendiri, sehingga ya harus bayar sendiri,” terangnya.

Feny mengungkapkan, hingga hari ini, terhitung sekitar 50 pasien yang sudah melakukan tes swab di RSUA. Mereka terdiri dari 48 warga Surabaya dan dua pasien dari luar kota. Ia berharap, bagi ODP yang tidak punya gejala seperti Covid-19, dapat mengisolasi secara mandiri.

Menariknya, dari semua itu, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan fasilitas khusus untuk menangani pencegahan wabah ini bernama Pojok Konsultasi Penanganan dan Pencegahan Covid 19. Fasilitas tersebut, terletak di semua titik puskesmas se-Surabaya.

“Di sana warga bisa lebih dulu konsultasi. Supaya tidak berbondong-bondong ke RSUA,” tegas dia.

https://www.suarasurabaya.net/kelana...9-di-rs-unair/



Shock terapi bagi kepala daerah lain.

Per orang tes corona = 1 560 000.

Ane juga bingung, apbd 9 T, bisa pny duit utk bamyak hal...., yg 10 kali lipat, malah kekurangan duit
Diubah oleh RismaDKI2022
Dinkes Surabaya Jelaskan Syarat Periksa Gratis Covid-19 di RS Unair

Dinkes Surabaya Jelaskan Syarat Periksa Gratis Covid-19 di RS Unair

emoticon-Ngakak
Diubah oleh kaka12ciao
Lihat 1 balasan
Quote:


Klo mo nyalon msh lama. 2024 bkn 2022.

2022 sampe 2024 di isi plt dulu selama 2 tahun.

Harus nya ganti risma2024 nikname profil u.

Knp ga nyalon presiden aja sekalian gantiin jokowi. nanggung.

emoticon-Ngakak
Diubah oleh kaka12ciao
Lihat 1 balasan
Lah bukannya klo ODP memang di gratiskan ya di semua daerah? Karna klo ga di gratiskan malah bahaya. Yang bayar itu orang yang bukan ODP dan ga ada gejala tapi inisiatif sendiri pengen periksa terjangkit atau ngga? Ya jelas aja bayar, karna ga masuk dalam prioritas.

Tapi beritanya knpa jadi heboh ya?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
apresiasi buat rs unair
gw tuh bingung dah,itu dibilangin klo ada riwayat kontak dengan org yg positif
lah tau nya gmn?kn yg positif di rahasiakan identitas nya
Lihat 1 balasan
Ribet amat syaratnya..emoticon-Big Grin
Kebijakan Risma selalu saja bikin ruwet..emoticon-Big Grin

Kenapa nggak ambil alih 1 gedung di pojok RSUD utk dijadikan 1 Poli Khusus Corona..emoticon-Big Grin
Taruh fasilitas dan alat khusus Corona yg sudah dibeli..emoticon-Big Grin

Disitu warga yg mau periksa kasih gratis semua tanpa syarat..emoticon-Big Grin
Mau cek gejala saja ataupun perawatan, semua disitu..emoticon-Big Grin

Kondisi sedang kritis begini malah ribut pembayaran dan syarat2 ruwet..emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
iyalah biar tindakan efektif
Quote:


Dinkes Surabaya Jelaskan Syarat Periksa Gratis Covid-19 di RS Unair

Trus ini gimana gan??? Wkwkkwwkk
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di