CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Peneliti dari Unsyiah Aceh Sebut Ganja Berpotensi Obati Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e746bd0b840880d862e6aa1/peneliti-dari-unsyiah-aceh-sebut-ganja-berpotensi-obati-virus-corona

Peneliti dari Unsyiah Aceh Sebut Ganja Berpotensi Obati Virus Corona

Peneliti dari Unsyiah Aceh Sebut Ganja Berpotensi Obati Virus Corona

Peneliti ganja asal Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Aceh, Profesor Musri Musman, menyatakan tanaman ganja berpotensi menjadi obat untuk menyembuhkan pasien yang terpapar Virus Corona atau COVID-19. Menurutnya, kandungan minyak dari ekstrak ganja mampu menahan penyebaran virus di dalam tubuh.

"Saya berasumsi dengan keyakinan terhadap hasil kajian (pengobatan menggunakan ganja) yang prosedurnya terpenuhi, bisa kita bawa pada kasus corona yang cara masuknya sama seperti penyakit paru-paru," kata Musri kepada acehkini, Jumat (20/3).

Menurut Musri, Virus Corona masuk ke dalam tubuh seseorang melalui saluran paru-paru, yang kemudian menimbulkan penyakit pneumonia atau radang paru-paru.

Hal ini, kata dia, hampir mirip dengan kondisi penyakit paru-paru. Menurutnya, sejumlah penelitian telah menguji penggunaan minyak dari ekstrak ganja atau disebut Cannabidiol (CBD) untuk pengobatan penyakit paru-paru. Selain itu, CBD juga telah diuji untuk mengobati asma dan herpes.

"Selama ini ada yang sudah menggunakannya dalam penyakit paru-paru yang disebabkan karena inveksi virus. Mereka menggunakan CBD yang ada di ganja, itu harus diekstrak dulu kemudian difraksionasikan," tutur dia.

Sementara pada penyakit asma dan herpes, imbuh Musri, kandungan CBD dapat mereduksi penyakit tersebut pada tubuh seseorang, sehingga memberikan kesembuhan.

"Nah, pola bekerja virus (corona) ini seperti analogi kondisi orang yang mengalami asma, herpes, dan penyakit paru-paru," sebut dia.

Musri menjelaskan, penyakit seperti asma, herpes, dan penyakit paru-paru ketika menyerang manusia akan terjadi peradangan paru-paru. Efeknya kemudian terjadi penumpukan dan pemecahan sel-sel yang disebut dengan sitokin. Jika diberi CBD, Musri menyebut itu akan berfungsi sebagai anti-peradangan inflamasi.

"CBD pada penyakit-penyakit itu bisa melakukan anti-inflamasi, kenapa tidak pada kasus corona," sebut dia.

Musri menambahkan, akibat dari inflamasi akan menyebabkan perangsangan antibodi yang berlebihan dan akan menyebabkan kegagalan pada organ-organ khusus pada tubuh seseorang.

"CBD yang dicoba pada kasus yang sejenis itu ternyata mampu menghentikan pengeluaran antibodi berlebihan pada sistem imun. Saya analogikan kasus itu sama dengan yang terjadi pada kasus corona," sebut dia.

Menurut Musri, kandungan CBD terdapat pada daun, bunga, dan biji ganja. Tetapi dia menegaskan kandungan CBD hanya didapat jika tanaman ganja diekstrak, bukan dihisap.

Jika ganja dihisap, sebut dia, yang didapat adalah kandungan Tetrahydrocannabinol (THC) yang langsung ke saraf otak dan bekerja seperti psikotropika. Sedangkan CBD, kata Musri, jika dikonsumsi seseorang maka akan memberikan psikoaktif dan tidak menyebabkan halusinasi.

"Mengobatinya tidak dengan menghisap ganja, tadi memberikan ekstrak minyaknya. Kalau salah pengertian nanti salah lagi kami," ujarnya.

Musri berharap Kementerian Kesehatan agar segera menguji penggunaan ekstrak ganja tersebut untuk penyembuhan pasien corona. "Jika diminta untuk menguji, saya siap membantu," pungkasnya.

sumber

Mantaap emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan 9 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Masuk akal.

Memang ada antibiotiknya tuh ganja.

emoticon-Salam Kenal
ayoooo serbuuu
buruan emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
"kandungan CBD hanya didapat jika tanaman ganja diekstrak, bukan dihisap"

Inget ye ga perlu dihisap tapi diekstrakemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Local pride berlomba2 diedarkan. Banyumas pakai ciu, Aceh pakai ganja emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 7 lainnya memberi reputasi
Ok deh sip, semua dokter, perawat dan pasien corona sekarang bisa nyimenk bareng di IGD.

profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan raafirastania26 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
jadi kesimpulan nya :
dengan ganja.. tubuh bisa memperbanyak sel darah putih. begitu ? emoticon-Bingung
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
nge play
Mntat sekali asumsinyaemoticon-Leh Ugasyariah beta 1.0 ngebet pengen nyimenkemoticon-Wakaka
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
So ?
Tunggu apa lagi, mari kita nyimeng biar ga kena corona emoticon-Leh Uga
wow wow kk, kapan bisa dijual bebas
wah bisa ditunggu nih emoticon-Kalah
nanti ada yg pura2 kena corona
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
Pakek resep dokter tuk nebus produk varietas hasil olah ganja di apotik tertentu.
eeh tapih di sono lho.


emoticon-Big Grin emoticon-coffee
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
kalau ganja susah pakai aja kecubung emoticon-Leh Uga
Setuju sekali kalau ganja dipakai sebagai pengobatan. dari jaman dulu orang2 Aceh sudah memakai daun ganja sebagai bumbu masakan.
Jadi bila tidak menyembuhkan, minimal dicampur dimakan bikin enak makannya
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Weeehhhh... emoticon-Embarrassment
Okelah klo begitu...
Silahkan diesktrak minyaknya...
Quote:


Antibiotik hanya berfungsi untuk bakteri setau gw....virus ga mempan sama antibiotik
Lihat 2 balasan
de canabis expo mohon segera di gelar
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Manado pake cap tikus emoticon-Toast
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
di belanda ganja dilegalkan (toleransi), kok ngga ada kabar begini?

emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di