CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Majelis Sinode GPIB Akui 4 Jemaat Meninggal Usai Sinode di Bogor, 4 Positif Covid-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7453ef10d29537c45e95fd/majelis-sinode-gpib-akui-4-jemaat-meninggal-usai-sinode-di-bogor-4-positif-covid-19

Majelis Sinode GPIB Akui 4 Jemaat Meninggal Usai Sinode di Bogor, 4 Positif Covid-19

Majelis Sinode GPIB Akui 4 Jemaat Meninggal Usai Sinode di Bogor, 4 Jemaat Positif Covid-19

Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) angkat bicara setelah tiga pendeta meninggal dunia seusai acara Persidangan Sinode Tahunan GPIB 2020 di Bogor, pada 26-29 Februari 2020.

Melalui surat edaran bernomor 9493/III-20/MS.XX tertanggal 19 Maret 2020, yang telah dikonfirmasi oleh Penatua Sheila A. Salomo, pihak GPIB mengungkapkan, terdapat empat jemaat yang meninggal dunia beberapa hari setelah mengikuti acara tersebut.

Dari empat orang tersebut, hanya dua orang yang sempat mengikuti pemeriksaan virus corona ( Covid-19).

"Pihak rumah sakit menyampaikan, pasien yang satu terkena penyakit infeksi menular.

Sementara untuk pasien satu lagi kami mendapatkan informasi dari pihak terkait bahwa pasien tersebut tidak terinfeksi Covid-19," demikian penjelasan dari Majelis Sinode GPIB.

Namun, pihak GPIB mengakui bahwa ada empat orang jemaatnya yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Keempatnya saat ini dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil.

Selain itu, terdapat dua jemaat GPIB yang saat ini dirawat di ruang isolasi sebuah rumah sakit.

Namun, pihak GPIB belum mendapatkan penjelasan rinci dari rumah sakit apakah keduanya telah terjangkit positif Covid-19 atau tidak.

Diketahui sejumlah kasus positif Covid-19 berasal dari salah satu acara keagamaan di Bogor, Jawa Barat.

Misalnya, pasien positif di Lampung pernah mengikuti perkumpulan jemaat di Bogor.

Pasien positif di Kota Batam juga diketahui pernah mengikuti acara yang sama.

Kepada Kompas.com, seorang anggota jemaat GPIB memang mengaku khawatir dan meminta peserta acara di Bogor itu untuk melakukan karantina diri

Apalagi, ada informasi mengenai beberapa orang yang meninggal setelah menjadi peserta acara di Bogor.

Sebelumnya, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Bogor mengatakan bahwa tiga pendeta yang meninggal dunia setelah Persidangan Sinode Tahunan 2020 GPIB itu disebabkan penyakit lain.

Informasi itu didapatkan Pemkot Bogor dari panitia.

Pemerintah Kota Bogor mendapat penjelasan bahwa satu orang meninggal karena penyakit demam berdarah.

Ada juga yang meninggal karena berusia lanjut.

Kemudian, ada yang dirawat di rumah sakit tapi bukan di ruang isolasi.

GPIB Majelis Sinode meminta peserta Persidangan Sinode Tahunan GPIB 2020 di Bogor yang tidak sehat agar segera memeriksakan diri.

Imbauan itu tertuang dalam surat edaran bernomor 9456/III-20/MS.XX tertanggal 13 Maret 2020.

GPIB Majelis Sinode mengimbau peserta mengecek kesehatan sebagai langkah preventif.

Sebab, di dalam surat itu disebutkan sejumlah peserta merasa kurang sehat seusai acara.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak kita kehendaki bersama, maka Majelis Sinode sesuai imbauan pemerintah, meminta agar para peserta yang merasa tidak sehat antara lain mengalami demam, batuk/pilek/nyeri tenggorokan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya, dan beristirahat di rumah masing-masing," seperti tertulis dalam surat tersebut.

Selain itu, GPIB Majelis Sinode juga meminta umatnya menghindari keramaian.

Umat juga diimbau tidak berjabat tangan, baik sebelum maupun sesudah ibadah.

Begitu pula dengan tata cara kolekte yang diubah demi mencegah penyebaran virus corona.

"Demikian pula untuk membantu pencegahan penyebaran virus COVID-19, persembahan dalam Ibadah Minggu diberikan tidak dengan mengedarkan kantong kolekte melainkan diberikan ke kotak di depan oleh masing-masing," tulis surat tersebut.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo mengaku sudah melakukan pemeriksaan virus corona setelah menghadiri acara pembukaan Persidangan Sinode Tahunan (PST) GPIB di Bogor, Jawa Barat, pada 26 Februari 2020.

https://medan.tribunnews.com/2020/03...ovid-19?page=3

Korban terus bertambah
Kirain libur salaman, kolekte dan persembahan dulu.emoticon-Shakehand2
Nah, yg jadi sumber disana siapa ? Selain org jepang di kasus 1, berarti sudah ad yg poaitif tp ga terdeteksi kan? . .

Ya iyalah , andalin thermo scanner alkadarnya . .
Udh dibilang kalo dlm inkubasi ga bkal ad gejala. . Ckckckk
profile-picture
checkedusername memberi reputasi
Ha chiiiim
turut berduka cita

BATA!
Memang kalo sudah mabok agama itu berbahaya. Mau agama a/b/c. Anggaplah petinggi2 agama itu orang2 tua yg kudet perkembangan jaman, tp apa pemuda/i nya ga membisiki
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Seminar dilakukan di Hotel Aston Bogor pada akhir Februari 2020, lebih baik pihak Pemkot dan pihak hotel segera menghimbau kepada karyawan hotel buat cek kesehatan ke faskes² yang ada di Kota Bogor dan ada baiknya juga area hotel disemprot disinfektan.
profile-picture
profile-picture
agusdwikarna dan Abc..Z memberi reputasi
udah lama
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 1 balasan
berita sebelah membantah...berita ini mengiyakan...!!!

mana yg bener sih ini berita...^^^
Quote:


iya, termogun ngga guna, kemarin2 masuk istana juga ditermogun kan, ternyata menhub bobol
profile-picture
profile-picture
checkedusername dan Abc..Z memberi reputasi


emoticon-Berduka (S)
Diubah oleh Betjanda
Lihat 2 balasan
Quote:


Bahaya banget kalo Mabok agama begini
Diubah oleh anti.suap
Lihat 1 balasan
jika hidup mati ditangan Tuhan,silahkan masuk kandang macan yang lapar dan lihatlah keajaiban
Yang bandel-bandel begini tangkep-tangkepin aja gimana?
Orang-orang kayak gini yang berpotensi membahayakan orang lain.

Mengambil keuntungan pribadi, entah itu materi ataupun non materi (popularitas, integritas dll)

Semangat Indonesia!!!
Yang memang sengaja menantang bahaya/penyakit biar aja.
Tuhan juga tau koq.

Saatnya bersatu, musuh kita saat ini Virus dan ketidakpedulian!!!

emoticon-I Love Indonesia
beragama lah yg bijak... otak dipakai... sudah tahu penyebaran corona begitu mudah dan cepat malah masih mengumpulkan massa... kalau kalian kena sendiri dan mati sendiri sih tak apa2... jangan ajak2 yg lainnya untuk menderita bersama2.. goblok banget...
Gak si anu gak si ini, ndablekkk semuaaa,


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di