CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jemaat Gereja di Serpong yang Meninggal Dipastikan Terinfeksi COVID-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e74037daf7e937de369fef0/jemaat-gereja-di-serpong-yang-meninggal-dipastikan-terinfeksi-covid-19

Jemaat Gereja di Serpong yang Meninggal Dipastikan Terinfeksi COVID-19

 

Tangerang Selatan, IDN Times - Ketua Gugus Tugas penangan COVID-19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tulus Muladiono memastikan pria yang terdiagnosa terpapar virus corona adalah jemaat gereja di Serpong. Pria tersebut dilaporkan sudah meninggal pada Rabu (18/3).

Tulus mengonfirmasi, jemaat gereja di Serpong itu merupakan warga Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel. "Yang meninggal, Pondok Aren dan yang mempunyai KTP di Ciptim (Ciputat Timur)," kata Tulus saat konfrensi Pers update laporan virus corona baru COVID-19, Kamis (19/3).

1. Jumlah ODP dan PDP di Tangsel naik drastis

Selain itu, Tulus mengungkapkan, sampai hari ini jumlah status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meningkat drastis. Bahkan pada status PDP sudah naik dua kali lipat dari data kemarin.
"Informasi terbaru di wil Tangsel 19 Maret, ter-update jam 12.00 siang, ODP sebanyak 86, PDP 26, meninggal 2 dan dirawat positif 2," kata Tulus.

2. Data ini merupakan data kompilasi yang dikonfirmasi pihak Dinas Kesehatan Tangsel

Tulus menjelaskan, data terbaru hari ini merupakan data dari Kementerian Kesehatan RI, pemerintah provinsi, dan data kompilasi dari berbagai sumber yang sudah dikonfirmasi Dinas Kesehatan Tangsel.
"Kami masih berupaya terus men-tracing, pasien-pasien yang notabenenya pasien PDP," kata Tulus.

3. Tangsel sedang cari RS untul transit isolasi PDP

Tulus mengatakan, saat ini Dinas kesehatan sedang mencari Rumah Sakit (RS) sebagai tempat transit isolasi sebelum pasien berstatus PDP dikirim ke RS rujukan nasional.

"Jumlah 26 PDP ini ada yang keterkaitan pasien positif tapi ada juga yang tidak," kata Tulus



https://banten.idntimes.com/news/ban...si-covid/full

yg kawasan tangsel perbanyak diri di rumah







profile-picture
profile-picture
chisaa dan snoopze memberi reputasi
knapa selalu judul harus di pertegas...jemaat gereja...seminar syariah....itjima...pendeta...ustadd..

kl ente2 merasa waras..kutang2in...eh kurang2inlah bahan provokasi kek bgini..walaupun itu memang benar ada nya..


emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chisaa dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
nastak di koment2 dibawah masih bebal aja kalau cuman seminar bisnis syariah aja yg dikambing hitamkan buat jadi super spreader padahal seminir geraja ini malah korbannya lebih banyak pendeta2 yg mati emoticon-No Hope
profile-picture
chisaa memberi reputasi
Diubah oleh laziale.id
Udah dibilang jangan menghadiri keramaian termasuk ibadah masih banyak aja orang bebal... Emang agama ini bikin otak orang ngawur.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
77665.123456 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
turut berduka cita
Turut berdukacita atas meninggalnya jemaah Gereja yg di serpong..emoticon-Turut Berduka
Diubah oleh uratkumbang
Waduh pondok aren emoticon-Takut
profile-picture
rajkapoor memberi reputasi
Quote:


Sekadar info, gereja di Serpong ini bukan GPIB gan, jadi gak ada kaitannya dengan "seminar" gereja di Bogor emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
rajkapoor dan nievmizzet memberi reputasi
Yg pernah dekat dengan dia tolong isolasi diri dan mudah2an ga ada gejala yak
profile-picture
rajkapoor memberi reputasi
intinya, semua agama apapun itu tidak bisa mencegah penyakit, tidak bisa pula mengobati penyakit. Agama hanya memberikan efek placebo, efek menguatkan keyakinan supaya cepat sembuh. Tapi tetap harus diobati dan dicegah dengan masker, atau apapun itu.

Adanya virus Corona 2019 yang bermutasi dan berevolusi, membuktikan (evidence) kemajuan science yang belum diketahui 1400 tahun yang lalu, apalagi 2000 tahun yang lalu, bahkan 6000 tahun yang lalu saat Adam 'muncul'.

Science adalah seperti menyusun jigsaw puzzle yang sangat besar dengan triliunan keping, banyak kepingan yang tahun 600 M dirasa sudah benar, ternyata saat ini ketahuan penempatannya kurang tepat, diperbaiki terus menerus, hingga sekarang kita memiliki pemahaman science yang lebih baik.
Diubah oleh warnacemerlang
Jangan berkerumun dululah..emoticon-Big Grin
Mending di rumah aja.. emoticon-Big Grin
apapun agamanya klo udah waktunya sakit ya sakit, mati ya mati udah kodratnya manusia harus menjalani, gak usah dipolitisir.
Lebih baik diruma dulu saja, untuk mengantisipasi penyebaran virus

bata collector emoticon-Bata (S)
Si korban usianya berapa? Apakah ada penyakit bawaan lainny?
Parno juga setiap ada berita orng meninggal akibat corona... Makin membentuk stigma kalo ni virus "susah" disembuhkan...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di