CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menguak Seminar Bogor Yang Jadi Biang Penyebaran Corona Virus.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e73f96b09b5ca72ee1c57a0/menguak-seminar-bogor-yang-jadi-biang-penyebaran-corona-virus

Menguak Seminar Bogor Yang Jadi Biang Penyebaran Corona Virus.

Menguak Seminar Bogor Yang Jadi Biang Penyebaran Corona Virus.

Diikuti 400 Orang Ber-tema-kan Bisnis Syariah, 

4 Peserta (dari Jawa Tengah) Positif, 

2 Meninggal dari Solo dan Wonogiri


SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wabah penyakit corona virus terus memakan korban. Menariknya dari beberapa kasus korban meninggal dalam status positif corona di beberapa daerah, sejumlah korban menunjukkan kesamaan gejala dan riwayat.

Salah satunya, pada tiga korban positif di Solo, Wonogiri dan Lampung dalam dua hari terakhir. Ternyata hasil pelacakan, mereka sama-sama baru pulang mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat.

Pertanyaan yang mencuat, sebenarnya seminar di Bogor itu seminar apa?

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah (Jateng) pun mengaku masih terus mengungkap kisah di balik penyelenggaraan seminar di Bogor, Jawa Barat (Jabar) akhir Februari lalu itu.

Dari data sejauh ini, sudah ada empat pasien yang pulang dari seminar di Bogor itu terdeteksi positif virus corona (Covid-19).

Keempat pasien itu dirawat di RSUD dr Moewardi Solo, di mana dua orang di antaranya meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo kepada wartawan di Semarang kemarin.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti berapa banyak warga Jateng, terutama dari Soloraya, yang mengikuti seminar di Bogor itu.

Meski demikian, berdasarkan informasi sementara yang diperoleh, seminar itu diikuti sekitar 400 orang.

“Kita sudah tanyakan kepada pasien, mereka juga nggak hafal maupun kenal antarpeserta. Tapi, informasinya itu seminar tentang bisnis syariah dan estimasi diikuti 400 orang,” tutur Yulianto saat dijumpai di rumah dinas Gubernur Jateng, Rabu (18/3/2020) malam.

Yulianto mengatakan pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Dinkes Jawa Barat (Jabar) untuk mengetahui penyelenggara seminar tersebut.

“Itu terus kita lakukan. Kita terus koordinasi dengan Dinkes Jabar,” terang Yulianto.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta warga Jateng yang merasa menjadi peserta seminar di Bogor itu untuk melapor ke dinas kesehatan terdekat.

“Silakan lapor. Nanti akan kita tindak lanjuti. Ini jadi perhatian kita. Pasien yang meninggal kemarin juga ada riwayat dengan pasien sebelumnya,” ujar Ganjar.

Sementara hingga Kamis (19/3/2020) pagi, sudah ada 10 pasien positif Covid-19 yang dirawat di Jateng.

Ke-10 pasien itu, tiga di antaranya meninggal dunia. Dari tujuh pasien yang masih dirawat, tiga dirawat di Solo, tiga orang di Semarang, dan 1 orang di RSUD Tidar Magelang.

Sebelumnya, Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengungkapkan seorang warga Wonogiri dinyatakan positif terjangkit corona dan meninggal dunia, Rabu (18/3/2020).

Sebelumnya, warga tersebut dirawat di RS Moewardi Solo, sejak 13 Maret lalu.

“Meninggal tadi petang sekitar pukul 18.00 WIB di RS Moewardi Solo,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati warga tersebut temasuk dalam klaster yang ikut acara di Bogor dan pulang tanggal 29 Februari.

Korban sempat dirawat di sebuah satuan kesehatan di Wonogiri sebelum kemudian dirujuk ke Moewardi sejak tanggal 13 Maret lalu.

“Saat ini, ada 4 warga kami berstatus PDP. Sedangkan yang status ODP ada 3 orang,” tegas dia.

Dengan adanya kasus pertama positif corona itu pihaknya segera mengadakan treking sekitar lingkungan warga itu. Tahapan ini dilanjutkan dengan inventarisasi berapa orang yang melakukan kontak.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pasien positif corona di RSUD Moewardi Solo telah meninggal pada Rabu (18/3/2020) sore.

Berarti hingga saat ini sudah ada tiga pasien positif corona di Jateng yang meninggal.

“Pasien sempat dirawat selama dua hari di RS Moewardi,” kata Ganjar di Puri Gedeh, Rabu (18/3/2020) malam.

Gubernur menerangkan pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 49 tahun. Aria/Wardoyo

https://joglosemarnews.com/2020/03/m...

-----------------------------------------------------------------

baca juga : 

Bupati Bogor Kesulitan Cari Panitia Seminar Terkait Korban Covid-19


----------------------------------------------------------------


Seminar di Babakan Madang Bogor tgl : 25 - 28 februari 2020.
Pasien Solo & Wonogiri meninggal tgl : 18 Maret 2020.

Rentang waktu :
19 hari



Virus corona yg infonya hanya menyerang usia 60 th ke atas, ternyata salah juga.



Quote:




ternyata menyerang segala umur gan...!!


profile-picture
profile-picture
profile-picture
srirahayu14 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yesknow
Halaman 1 dari 5
panjang juga ya judul beritanya, btw
profile-picture
profile-picture
anu.ku.l dan rizaradri memberi reputasi
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi


Quote:

19 hari itu kan sampai meninggalnya
kalo sampai merasakan gejala itu < 14 hari

Kemudian kata siapa menyerang umur >60 saja
ini nyerang semua umur kok
atlit2 muda di eropa yang segar bugar juga kena
cuman risiko matinya memang yang >60 tahun jauh lebih tinggi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Pake faceshield biar tdk kena droplet air liur

Menguak Seminar Bogor Yang Jadi Biang Penyebaran Corona Virus.

Sumber:


https://m.detik.com/news/foto-news/d-4946422/total-900-orang-positif-corona-di-malaysia/1
profile-picture
profile-picture
anu.ku.l dan rizaradri memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
Lihat 5 balasan
400 orang ? Edan... Dan mereka semua ada ditengah2 kita....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ezha_182 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kadrun begok ini mah, tinggal nunggu berita kegoblokan nastak, lalu kegoblokan komunitas komunitas netral dan akhirnya semua goblok karena semuanya orang indoemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ossal dan 4 lainnya memberi reputasi
Biasanya ada foto kenang2an pesertanya..
Juga grup sosmed..
Nara sumber jelas adalah..


Kalo panitia ilang, penyelenggara gak jelas, nara sumber kabur.. Ya kemungkinan besar seminar bal abal..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sisitmae dan 6 lainnya memberi reputasi
you got a chance to save the world by doing nothing and you screw itemoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 4 lainnya memberi reputasi
haiyaaa ciilaaka luuwa weelas waaa


Bom waktu nyeee udeh menyebar waaa!!!!! emoticon-Takut (S)

Tik tok...tik tok.....






Menguak Seminar Bogor Yang Jadi Biang Penyebaran Corona Virus.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yuwen dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gw malah jd lupa. Pengumuman pertama pasien yg terkena corona itu tanggal brp ya ? duluan mana sama seminar di bogor ? yg gw takutkan jgn2 jauh sebelum adany pengumuman pertama itu virus sbnrny sudah menyebar di masyakarat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Tanggal 2 Maret, gan.
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 37sanchi memberi reputasi
Harus dijelaskan se detail2nya, apa nama seminar nya, tgl nya, tempat nya dmn, biar yg merasa ikut atau terkait itu seminar bisa melaporkan, dan bagi panitia juga harus cooperatif, lapor instansi terkait, siapa2 yg ikut, pihak Hotel pun juga sama, pegawai yg melayani / kontak dgn peserta / panitia juga di cek.
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
Panitia nya pasti kabur duluan


profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Semua dikaitin hal2 politik goblok lu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yuwen dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


baperan amat lu
profile-picture
profile-picture
Yuwen dan rizaradri memberi reputasi
Quote:
Quote:


Yup terlalu nganggap sepele + gak becus,
gak yg nastak gak nasbung,
Bilangnya tentara Allah lah, azab buat china lah, muslim indo gak bakalan kena karena do'a ulama, wudhu, jamu, kerokan atau apa lah.

Sampe2 nyewa buzzer atau influencer 72 milyar buat mempromosiin wisata Indonesia terus tiket pesawat masuk pun dimurahin.
Tapi beli alat tes aja gak mau.

Udah begini klaim lah dulu nyantai2 karena gak mau rakyat panik.

Kalau udah merebak begini kan mau gak mau rakyat panik.

Coba aja proaktif dari awal, segala metode pencegahan diterapkan.
profile-picture
profile-picture
cuangcoetz dan doombringer2211 memberi reputasi
Diubah oleh yellow.skate
pasien pertama kontak dengan warga jepang






lha seminar ini yang bawa virus darimana















emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
Yuwen dan patimpus memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Kok masih ga ngerti juga...

14 hari itu masa inkubasi, menunjukkan gejala sakit, sakitnya sendiri bisa lama sampai meninggalnya.

Yg umur 60 keatas itu resiko kematian tertinggi, kl kena semua bisa terkena.
Grafik ente aja menunjukkan kl yg meninggal kebanyakan yg lanjut usia.
Lihat 1 balasan
Quote:


Kl liat seminar syariah....

Kemungkinan orang2 yg semodel dg yg tabligh akbar di india, malaysia...
Terbukti habis acara langsung jml pasien dinegara masing2 membengkak.
profile-picture
profile-picture
sisitmae dan Abc..Z memberi reputasi
bahkan nama seminarnya pun gak jelas, ancur benar dah. Seharusnya udah begini, harus lockdown
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Quote:


damn, ini diaaa
tracing seminar nya kalo bener februari
peserta panitia mesti dilacak tuh, kali aja diantara mereka ada yg dari luar negri atau udah kejangkit ni virus duluan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
sisitmae dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di