CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemkot Bogor: Pendeta yang meninggal bukan karena corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e73f47fa727682375494ef0/pemkot-bogor-pendeta-yang-meninggal-bukan-karena-corona

Pemkot Bogor: Pendeta yang meninggal bukan karena corona

Pemkot Bogor: Pendeta yang meninggal bukan karena corona

Bogor (ANTARA) - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemerintah Kota Bogor Rudiyana mengatakan sebanyak tiga pendeta yang meninggal dunia setelah kegiatan Persidangan Sinode Tahunan (PST) 2020 GPIB di Kota Bogor pada akhir Februari 2020 karena penyakit lain dan tidak ada satupun yang terkait dengan corona.

"Saya mendapat informasi dari Panitia," kata Rudiyana, di Kota Bogor, Kamis. Menurut Rudiyana, usai kegiatan PST 2020 GPIB, di Kota Bogor, pada 26-29 Februari, sebanyak tiga orang pendeta yang meninggal dunia dan satu orang pendeta yang sakit, tapi semuanya tidak ada yang terkait dengan virus corona.

Rudiyana menjelaskan, satu orang pendeta meninggal dunia karena penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan sebelumnya rutin melakukan check-up kesehatan ke rumah sakit.

"Jenazah langsung dimakamkan karena mengikuti aturan Pemerintah yakni tidak ada kumpulan masa, mengingat jika pendeta meninggal dunia, tentu banyak jemaat yang akan datang," katanya.

Satu orang pendeta lainnya meninggal dunia karena usia yang tua, dan jenazah dikremasi atas permintaan keluarga "Satu orang pendeta lainnya meninggal dunia karena kelelahan akibat, terlalu memforsir kerja untuk pelayanan umat," katanya.

Kemudian, satu pendeta lainnya, sedang di rawat tapi tidak diisolasi. "Beliau punya riwayat sakit jantung dan sudah dibawa ke UGD rumah sakit," katanya.

Menurut Rudiyana, seluruh panitia PST 2020 GPIB yang sempat bersinggungan dengan keempat pendeta tersebut dalam keadaan baik-baik saja. "Kegiatan PST pada akhir Februari lalu, sampai saat ini sudah tiga pekan, sehingga sudah melampaui batas waktu masa inkubasi yakni 14 hari," katanya.*

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/13...-karena-corona


Diubah oleh passeri..
turut berduka cita, btw
Sy bkn org yg sukansuudzon k pemerintah skrg. Tp 3 pendeta sekaligus dari kegiatan yg sama?

Lihat 2 balasan
Quote:


biar jemaatnya tetep uaaakkuu peeerrccooooyyoooo...
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
mending gak usah ditutupi
kalo ditutupi ntar dari jemaat malah gampang nyebarin ke orang

bukanya bima arya juga yg hadir disitu sudah dinyatakan positif corona?
karena sesak napas? emoticon-Leh Uga
Ane warga GPIB. Penjelasan yang diterima jemaat dari pihak gereja sejauh ini sama dengan yang dijelaskan Pemkot Bogor barusan.

Meski begitu, jika memang ada "sesuatu", ane sarankan untuk dibuka saja supaya terang-benderang. Ini berlaku juga untuk seminar syariah di Bogor. Tidak perlu ditutup2i agar setiap orang yang punya kaitan dengan kedua kegiatan tersebut, baik secara langsung (peserta) maupun tidak langsung (yang melakukan close contact) bisa self tracing dan bergegas memeriksakan diri.

Virus ini tidak mengenal agama. Gak usah malu, gengsi, takut agamanya di-bully karena hanya orang2 tolol yang memandang dan mengait2kan korban dari agamanya. Yang diminta dari kita semua hanyalah kesadaran diri dan tindakan bijak agar virus ini tidak terus menyebar. Itu saja.

Ane juga paham, penyampaian harus dilakukan dengan hati2 agar tidak menimbulkan kepanikan. Semoga yang berwenang dapat membuat keputusan yang bijak terkait masalah ini.
profile-picture
profile-picture
sudarmadji-oye dan the.commandos memberi reputasi
dah dibuka aja..
biar yg kesana langsung test..
jangan kek pegawai telkom..
kekuarganya malah jd tertular..
jadi diwaktu hampir bersamaan ada 2 seminar di bogor 26-28 februari masyarakat tanpa riba di babapakanmadang 26-29 februari rapat sinode gpib. entah titik awalnya dimana, tapi ada beberapa positif covid setelah dari bogor dalam periode akhir februari


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di