CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Risma, Ternyata Hanya Berlaku untuk Pasien dengan Kriteria Ini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e73959f5cf6c44b532636ab/risma-ternyata-hanya-berlaku-untuk-pasien-dengan-kriteria-ini

Risma, Ternyata Hanya Berlaku untuk Pasien dengan Kriteria Ini

{thread_title}


SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat mengatakan akan menanggung seluruh biaya pemeriksaan dan pengobatan tes virus corona di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Surabaya.

Namun, biaya pemeriksaan dan pengobatan unuk melakukan tes corona itu tak sepenuhnya gratis.

Direktur Utama RS Universitas Airlangga Prof Dr Nasronudin mengakui bahwa RSUA menjalin kerja sama untuk menggratiskan biaya pemeriksaan dan pengobatan corona dengan Pemkot Surabaya.

Namun, ada ketentuan dan syarat tertentu yang diberlakukan agar warga dapat memperoleh fasilitas itu.

"Tempo hari bu wali kota datang dan menyampaikan akan membantu masyarakat Surabaya untuk diperiksa terkait virus corona, kita menyambut baik itu sebagai gagasan yang cemerlang," kata Nasron di Surabaya, Senin (16/3/2020).

"Namun tidak serta merta semua orang datang kemudian diperiksa dan free (bebas biaya), jadi ada ketentuannya," ujar dia lagi.

Menurut Nasron, warga yang berhak mendapatkan tes corona gratis melalui pemeriksaan swab adalah warga yang memiliki KTP Surabaya.

Kemudian, kriteria lainnya adalah pasien asal Surabaya tersebut pernah melakukan kontak dengan penderita Covid-19 dan riwayat berpergian dari dan ke daerah terjangkit virus corona.

Warga juga harus memiliki gejala penyakit Covid-19, yakni mengalami demam, batuk dan sesak napas.

Jika masyarakat Surabaya yang datang tidak memeriksakan diri tidak memenuhi kriteria itu, pasien tidak bisa mendapat pemeriksaan secara gratis.

Jadi kalau di luar kategori (kriteria) itu tidak free, tapi kalau tetap ingin diperiksa ada masyarakat yang membayar sendiri, ada yang pakai asuransi, kami membuat kebebasan," kata Nasron.

"Free itu tidak serta merta, supaya tidak salah menangkapnya, supaya kami pun bisa bekerja dengan baik," ujar Nasron menambahkan.


Sebelumnya, Pemerintah Kota Surabaya mengaku akan menanggung seluruh biaya perawatan warganya jika mengalami dugaan gejala virus corona.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta masyarakat yang mengalami gejala panas, batuk, pilek, nyeri di kepala, dan sesak napas, agar segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit Universitas Airlangga, Surabaya.

Risma meminta masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 tak takut ke rumah sakit.

Pemerintah Kota Surabaya akan menanggung biaya pemeriksaan hingga pengobatan.

"Kalau curiga badannya tidak enak, tolong diperiksa ke rumah sakit. Warga tidak usah takut, biaya akan ditanggung pemkot. Karena itu, kalau ada gejala seperti itu, tolong segera periksakan, enggak usah ragu dan takut untuk periksa," kata Risma di Tropical Disease Center, Unair, Surabaya, Selasa (3/3/2020).

Bahkan, Pemkot Surabaya siap menjemput dan mengantar masyarakat yang rumahnya jauh dari rumah sakit.

Masyarakat bisa menghubungi Command Center 112, agar petugas kesehatan Pemkot Surabaya bisa menjemput calon pasien itu.

"Kalau posisinya (rumah) jauh, panggil 112 minta diantar, gratis juga. Sudah kita siapkan ambulance khusus dari rumah sakit dengan petugas khusus," ujar dia.

Karena itu, ia mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat, ketika merasakan gejala-gejala seperti batuk, pilek, nyeri kepala dan sesak napas, agar langsung ke rumah sakit.

"Tidak usah takut untuk biaya, silakan diperiksakan langsung, Unair sudah menyiapkan sarana dan prasarananya. Langsung saja enggak usah bingung, begitu merasa tidak enak, langsung ke RS Unair, kami sudah komunikasi dengan RS Unair dan Dinkes," kata Risma.

https://regional.kompas.com/read/202...page=all#page2

GERATIS DENGAN SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU

CEK VIDEO
Diubah oleh ladahitam46
Intinya

Yang positif free dan diladenin
Yang negatif nggak bakal diladenin

emoticon-Ngacir
Diubah oleh Abc..Z
Setingkat walikota udah bagus banget responya...

emoticon-Big Grin
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Bayar ya gaess..emoticon-Traveller
kalo dijakarta gimana tuh,sakit juga bayar?ktp jakarta juga bayar?
Gak ada yg free... emoticon-Mad pokokmen WANI

Risma, Ternyata Hanya Berlaku untuk Pasien dengan Kriteria IniRisma, Ternyata Hanya Berlaku untuk Pasien dengan Kriteria Ini
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi

Menurut Nasron, warga yang berhak mendapatkan tes corona gratis melalui pemeriksaan swab adalah warga yang memiliki KTP Surabaya.


Hanya pribumi Surabaya emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Quote:


Lu sercing aja di googel
Quote:


Bukan positif tapi suspect.
Cuma emak emak yang kepengen nampang aja. emoticon-Cool
Kasian yang dari luar daerah, udah jauh-jauh periksa, bayar sendiri. Udah gitu hasilnya negatif lagi. Kan amsyong! emoticon-Malu




Bata emoticon-rose
owalah ternyata gitu
tipu tipu lagi kan

emoticon-Ngakak
Ya bener jg syaratnya....

Bnyk orang yg riba2 ketakutan kena Corona. Ujungnya mereka mo periksa gratis, pdhl yg kudu d cek itu orang punya hubungan sm rantai penyebaran kasus corona
udah ga pny duit
ga keluar negeri hrs nyupirin org abis jalan2 ikut tes bayar ya
klo buat tenaga kesehatan tanpa gejala apa cm bapil ringan gmn bu?

atau ga usa tenaga kesehatan aja bu karyawan lain di rs yang non medis bgmn?
Quote:


Rasis kan ketauan kmrn papua ribut2 gr2 surabaya 39 org mati, jancuk
kalau perantau yang kena ya sudah tidak usah berobat...emoticon-Leh Ugaemoticon-Wkwkwk
Quote:


Jalan2 ke mana?

Ini jg si yg jd PR buat kt tenaha ksehatan

Jujur saia sendiri bingung klo odp kan isolasi diri di rmh pdp nanti di tes

Buat naik pdp klo sais dihambau kalau ada gejala riw kontak drngan penderita covid apa habis ke negara apa kota endemis bru plus dr ronsen ke arah pneumonia

nah pertanyaan saia klo udh gejala muncul ronsen pneumonia kan udh parah

klo gejala ringan tp g punya uang buat foto ronsen gmn? Contoh si a ini pekerja di pom bensin otomatis ketemu dan melayani byk org... trus dia batuk2 ringan ajaa si gejalany

Ga masuk ODP donk?
Pdhal ratusan bahkan ribuan org td siapa yg tau kalau salah 1 nya positif? Tracing sampe pekerja ini kontak ma pasien yg positif td btuh brp lama? Apakah dlm proses td ga menutup kemungkinan org ini meninggal dluan bru nanti ketahuan posiitif ? Wkt dia kerja pdhal dia kontak sm ratusan bahkan ribuan gmn cr nnglacaknya tuh?

terus klo scr g langsung kontak ma ODP tp kt g tau nih status org td ODP
Kt ttp dianggap bapil biasa

Any idea everyone?

Ju2r aja bingung jg mau triase pasien d rs masuk odp ama pdp ni


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di