CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Lagi, Peserta ‘Seminar Maut’ di Bogor Meninggal karena Terpapar Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7393f3b840883ad06be721/lagi-peserta-seminar-maut-di-bogor-meninggal-karena-terpapar-corona

Lagi, Peserta ‘Seminar Maut’ di Bogor Meninggal karena Terpapar Corona

Jumlah pasien terjangkit Covid-19 yang meninggal dunia di Solo, bertambah menjadi dua orang.

Hal itu diungkap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, seraya menyebut kedua pasien memiliki riwayat mengikuti seminar di Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Tadi baru saja dikabari satu pasien meninggal,” kata Ganjar di rumah dinasnya, Semarang, Rabu (18/3/2020).



Ganjar mengungkap pasien perempuan berusia 49 itu meninggal di RS Dr Moewardi, Solo. Pasien ini diketahui merupakan rekan pasien positif COVID-19 kasus pertama yang meninggal sebelumnya.

“Sama dengan yang lain, yang meninggal sebelumnya, habis seminar semua di Bogor,” jelasnya.

Terkait hal ini, Ganjar berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk melakukan tracing. Dia berharap para peserta yang pernah mengikuti seminar tersebut bisa memberikan informasi.

“Harus tanya ke seminarnya di Bogor, kok banyak yang tertular. Koordinasi Dinas kesehatan Jawa Tengah dan Jawa Barat agar bisa dilakukan tracking cepat,” jelasnya.

Jejak perjalanan dua pasien positif corona itu kali pertama disampaikan dr. Harsini, dokter spesialis penyakit paru-paru RSUD dr. Moewardi Solo, Kamis (12/3/2020).

Mereka menderita batuk dan pilek setelah pulang dari sebuah seminar entrepreneur di Bogor, pada 25-28 Februari 2020. Setelah diobservasi, keduanya dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Seminggu menjalani perawatan, kondisi keduanya tak kunjung membaik. Bahkan demam tubuhnya mencapai 38 derajat celcius. Di RSUD Moewardi, pasien menjalani perawatan di ruang isolasi sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona.

Pertanyaan pertama yang muncul adalah lokasi seminar. Berdasarkan hasil tracing contact pasien, tempat seminar yang didatangi pasien tersebut berada di Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Soal kabar terbaru ini, Bupati Bogor Ade Yasin belum bisa dihubungi. Namun Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinkes Kabupaten Bogor, Kusnadi, mengaku sudah memeriksa 15 karyawan hotel lokasi seminar, akhir pekan kemarin.

“Setelah diperiksa mereka (karyawan hotel) dinyatakan sehat,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Pemkab Bogor, diakuinya kesulitan mendapatkan list nama peserta lantaran penyelenggara seminar merupakan perusahaan swasta. “Kami masih mencari peserta seminar tersebut,” terang dia.

Bupati Bogor, Ade Yasin memperkirakan, korban asal Solo yang mengikuti seminar di Sentul itu terpapar virus Covid-19 di bandara setelah pulang dari acara seminar.

Itu lantaran 15 karyawan yang diperiksa tak mengalami gejala-gejala yang mencirikan Covid-19.

“Kemungkinan ya terpaparnya di bandara atau tempat lain. Karena itu sesuai perhitungan (masa inkubasi) yang dilakukan tim Dinkes,” beber dia.

Aktivis Pemuda Bogor, Prima Gandhi mendesak Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor untuk memberikan informasi terbuka terkait progres pengusutan kasus ini.

Semisal mensterilisasi tempat yang diduga pernah didatangi oleh pasien positif corona tersebut.

Kemudian bagaimana hasil pelacakan peserta seminar yang kemungkinan besar melakukan kontak fisik dengan kedua pasien meninggal.

Hal itu sangat diperlukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat dan optimalisasi upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Bogor.

“Apakah pemerintah kota dan kabupaten sudah menyiapkan sarana prasarana dan tenaga medis (termasuk perlindungan tenaga medis) yang melayani pasien positif covid 19? Ini harus dijamin. Pemerintah wajib memberikan rasa aman bagi warga,” cetus Dosen FEM IPB ini.

https://www.radarbogor.id/2020/03/19...rpapar-corona/

kalo seminar biasanya di dalam ruangan yg sama dgn org yg sama selama beberapa jam atau lebih
profile-picture
profile-picture
sanyhani dan NCovid19 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Seminar apaan sih ini?
profile-picture
mana.mana.aja memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Pasti sulit ini tracking nya..
Semoga aja ga ada korban jiwa lg yaa..
Quote:


Seminar anti riba ya akhi emoticon-Nyepi
pemerintah sudah terlambat, sekarang every man for him/herself
Kayaknya rahasia amat sampe nama sama panitia seminarnya ga d kasih tau...

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
sanyhani dan scorpiolama memberi reputasi
Quote:


Corona kayaknya mirip Setan, seram bikin panik, yg ga kuat ngeliat bikin jantungan
Quote:


Kan udah diwanti2 ama WHO dan Harvard...jadinya begini...alat belum siap, pasien membludak
Gw ampe sekarang bingung, seminar apaan sih?
emoticon-Bingung
Lihat 1 balasan
Quote:


emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
untung udh ga di babakan madang lg...mudah2 ga ada yg terjangkit virus ini.
yang positif di batam juga ada riwayat ikut acara di bogor.......ga ada keterangan acara apa dan tgl berapa.....
Kadrun2 yg mau nyukurin mohon dibaca dulu beritanya
Ini seminar entrepreneur syariah, jadi pesertanya jelas dari kelompok mana

Sekedar mengingatkan sebelum para kadrun telanjur tepuk tangan mensyukuri kematian saudara2nya sendiri emoticon-Maaf Agan
profile-picture
starbox.design memberi reputasi
wadidaw
Quote:


Merasa paling benar hidup lo domba
Lihat 5 balasan
Quote:


Jujur aja sik,kdang yang begini pgn bgt gue trace IP nya,pas ketemu bocah,mewek2 pula nanti ckckckckc..
Diubah oleh mumetendasku
Lihat 2 balasan
seminar apa? kok gak terbuka gtu nyebutin seminar perihal apa?
Quote:


Seminar anti riba yang dijaga tentara Allah.
seminar + tabligh akbar + efek kejud wan abud.. ntabs sudah penyebaran covid dimari..emoticon-Toast emoticon-Cendol Gan
Quote:


Jadi di satu hotel ada 2 seminar yg dilakukan di ruangan yg berbeda
Seminar pertama agama A
Seminar kedua agama B
Yg anehnya ada hasirin di seminar pertama dan kedua bisa postif corona
profile-picture
daimond25 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
tetap waspada gaes
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di