CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Orang Dalam Pengawasan Terinfeksi Corona Haram Hadiri Acara Berjemaah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7362fe4601cf70487691e5/orang-dalam-pengawasan-terinfeksi-corona-haram-hadiri-acara-berjemaah

Orang Dalam Pengawasan Terinfeksi Corona Haram Hadiri Acara Berjemaah


Kamis, 19 Maret 2020 Orang Dalam Pengawasan Terinfeksi Corona Haram Hadiri Acara Berjemaah

Wapres Ma'ruf Amin. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.comJAKARTA - Wapres Ma'ruf Amin mengatakan, orang dalam pengawasan (ODP) terinfeksi virus Corona atau COVID-19 haram hukumnya untuk menghadiri acara keagamaan yang sifatnya berjemaah, khususnya nanti di bulan Ramadan dan Lebaran. Karena, kata Ma'ruf, ODP tersebut berpotensi menularkan virus kepada orang lain.

"ODP sebaiknya memang tidak menghadiri acara-acara berjemaah, karena dia itu pasti akan menularkan kepada orang lain. Bukan saja tidak boleh menghadiri tempat berjemaah, tetapi dilarang, bahkan diharamkan, sebab membahayakan," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Kamis (19/3).


Merujuk pada fatwa MUI, Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum nonaktif MUI mengatakan, muslim yang sakit diare saja tidak dibolehkan beribadah di masjid karena kotorannya bisa menjadi najis.


Baca Juga:




"Ada contoh, orang yang misalnya buang-buang air, dia tidak usah datang ke masjid, bahkan Jumat pun dia tidak boleh, bahkan diharamkan. Sebab kalau dia datang ke masjid kemudian buang air kemudian masjidnya menjadi najis, kan menyebarkan najis kemana-mana," katanya.


Karena itu, Ma'ruf mengimbau kepada umat Islam untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri menjelang bulan puasa dan menghindari acara-acara Ramadan yang sifatnya berjemaah.


"Itu baru kotoran, yang bisa menyebarkan najis. Kalau orang terjangkit Corona ini pergi ke masjid, itu akan menimbulkan orang lain terpapar, bahkan bisa membawa kematian," katanya.


Baca Juga:




Ma'ruf mengatakan, ODP merupakan kategori paling berbahaya daripada pasien dalam perawatan (PDP) maupun pasien positif COVID-19.


Hal itu disebabkan ODP biasanya tidak menyadari dirinya sudah terpapar COVID-19, sehingga potensi menularkan ke orang lain cukup tinggi dibandingkan PDP dan pasien positif yang diisolasi.


"Sebenarnya orang yang sudah isolasi, itu sudah jelas penanganannya aman karena tidak keluyuran ke mana-mana. Justru yang berbahaya itu orang-orang yang dalam pengawasan, karena berpotensi untuk membunuh orang lain," katanya. (antara/jpnn)


Baca Juga:





  


BERITA TERKAIT
















Oke sip beh....
hmm mudah-mudahan pada dengerin

takutnya kaya di iran pada bigot

buah karma di masa lampau jadi bigot deh
Udah ijin sama kang haram belum?
masih banyak orang awam yang ga ngerti. jadi ustad dadakan dan merasa lebih suci dari MUI dan fatwa pemerintah. bahkan seorang mantan panglima aja dia ga ngerti, pura pura bodoh atau gimana
Padahal sesuai sabda somad lc, covid itu tentara Allah.
Tentara Allah kena juga diharamin


emoticon-Wakaka
friendly firenya matiin biar ga nyerang sodara seiman
emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
Haram lagi
Mereka walaupun sakit kan ingin beribadah menyembah Yang Maha Kuasa juga untuk meminta kesembuhan
Kok malah dilarang?
Kalau yakin apa yg kita sembah itu adalah Tuhan yg asli, seharusnya kita tidak perlu takut atau phobia ini itu.
Karena sudah hal yg pasti Tuhan akan melindungi umatnya yg taat beribadah dan meramaikan rumahnya, sebab virus ya ciptaan Tuhan juga emoticon-thumbsup
Lihat 1 balasan
hayoloh tuhh diharamin
ya bagus sih supaya klo berjamaah ndak ada yg jadi positif pemicu outbreak
jangan sampai pas soljum dibiarin ada yg batuk-batuk lagi. sakit2 maksain mau ibadah berjamaah
berarti jokowi masuk list dong
kan dalam pengawasan, meskipun test 1 negatif

Ini wapres gak pernah muncul di tv. Jangan2 ngumpet. Beda sama JK kesana kesini urus corona.
Lawan corona dgn sholat berjamaah di masjid
gitu ya pak


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di