CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e733c8cc0cad761e8430002/memoar--2

Memoar 2

  Beberapa hari yang lalu kau begitu sibuk dengan urusanmu. Satu hari penuh lebih tepatnya. Berkutat dengan rapat dan acara besarmu dengan teman-teman sesama mahasiswa.
Pagi itu, kau mengucap salam dan ucapan selamat pagi dengan cukup singkat. Tanpa pikir panjang pun, kau langsung saja berpamitan di pagi buta itu. Bahkan mata kantukku belum sepenuhnya terbuka. Yah, mau bagaimana lagi. Kau selalu seperti itu disaat sedang sibuk-sibuknya acara.

Satu hari penuh tanpa kabar, meski sekedar ucapan “selamat siang” atau “jangan lupa makan”. Aku terlalu paham bagaimana kau luar dalam. Ada banyak hal yang terkadang membuatku kesal tapi sudahlah.

Malam itu sekitar pukul tujuh malam kau memberi kabar. Tapi aku tak membacanya karena ada urusan juga di malam itu. Ada cukup banyak pesan yang masuk diponselku, terutama darimu. Pesanmu begitu lucu hingga membuatku tertawa renyah. Ucapan “maaf” dan mungkin penyesalan juga darimu karena sehari penuh tak sempat memberi kabar. Aku memaklumimu, sangatlah wajar kau seperti itu meski terkadang harus menunggu lama.
Akupun membalas pesanmu tapi kutahu pasti kau tengah ketiduran karena menunggu balasanku. Aku terlalu hafal kapan kau benar-benar akan tidur atau mungkin ketiduran. Dan hal itu terkadang membuatku tersenyum geli dibuatnya.

Pagi setelahnya kau meminta maaf kembali, cukup menyesal karena malam itu ingin bercerita banyak tapi tak bisa karena kau sendiri ketiduran. Pesan pagi yang membuat mood kembali. Itulah dirimu, menjengkelkan setelah badanmu hingga terkadang aku ingin sekali menjambak ramput pendekmu itu.




GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di