CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Plus minus Bekerja Dari Rumah Ditengah Wabah Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e730a7768cc954b87064cda/plus-minus-bekerja-dari-rumah-ditengah-wabah-corona

Plus minus Bekerja Dari Rumah Ditengah Wabah Corona

Himbaun pemerintah soal bekerja, belajar, beribadah dari rumah pun diikuti oleh beberapa perusahaan yang menerapkan working from home. Bagi saya, penerapan working from home kali ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, saat musim demo pun tempat bekerja saya pernah menerapkan bekerja dari rumah selama dua hari. Khusus untuk kondisi karena virus corona, kebijakan working from home menurut saya memang tepat. Karena sebelumnya saya sendiri merasa ketakutan akan virus ini, terlebih lagi alat transportasi yang saya gunakan adalah angkot, KRL, dan sesekali menggunakan ojek online.
Plus minus Bekerja Dari Rumah Ditengah Wabah Corona

Setelah tiga hari menjalani kerja dari rumah, ada beberapa plus minus yang saya rasakan dalam menyelesaikan kerjaan kantor dari rumah, diantaranya:
Plus
1. Tak Perlu Dandan
Inilah salah satu sisi plus bekerja dari rumah, karena bekerja dari rumah sendiri tentu tak harus ketemu orang banyak. Sehingga kebiasaan berpakaian rapi, menyemprot wangi-wangian, dan gunakan pomade pun sudah pasti saya tanggalkan. Mungkin bagi pekerja cewek pun akan merasakan hal yg sama, karena sista tak perlu harus dandan menor dan gunakan bulu mata palsu dan lain sebagainya.

2. Tak Perlu Keluar Ongkos Transportasi
Besaran biaya transportasi yang kita keluarkan untuk pergi ke kantor memang terbilang luamayan, sebut saja beli bensin (bagi pengguna motor & mobil), terus bayar angkot/krl, atau bayar ojek online bagi pengguna setia ojek daring. Bekerja di rumah tentu bikin saya tak spend money untuk pengeluaran tersebut. Jadi, secara ongkos memang lebih bisa menekan biaya pengeluaran.

3. Gaji Tetap Dibayar Utuh
Bagi karyawan yang sudah tetap, wfh memang menuntut harus tetap produktif meskipun dari rumah. Namun secara hak, kantor pun tetap memberi gaji yang tetap diberikan secara utuh. Terkecuali bagi perusahaan yang memang ada perhitungan uang makan & dan uang transport dihitung sesuai kehadiran ke kantor. Mungkin Kaskuser sda yg beda? Silahkan bagiin ceriganya dengan cara reply thread ini.

4. Meeting tak harus tatap muka langsung
Zaman digital memang meneri kemudahan bagi banyak pihak, termasuk para pekerja yang sedang working remote. Salah satunya adalah momen meeting, dimana meeting tetap dengan mudah dilakukan melakui video call tanpa harus bertemu secara langsung.

Minus
1. Ekstra Kuota, Ekstra Pengeluaran
Berungtungnya saya belerja di perusahaan yang sudah digitalisasi, semua mendukung untuk dilakukan secara online berbantukam internet dan beberapa tools lain seperti gdrive dan lain sebagainya. Work form home segala pekerjaan dilakukan secara online, dari proses planning, excecution, hingga reporting pun dilakukan via online. Secara otomatis, secara bandwith dan kuota pun bakal lebih ekstra. Dengan begitu, alokasi dana untuk pembelian kuota pun juga bertambah 😴.

2. Koneksi internet di rumah stak Secepat di tempat kerja
Kondisi di rumah/kos yang tak dilengkapi wifi/internet sehingga tathering smartphone ke laptop/pc menjadi solusi terbaik saat ini. Dikarenakan koneksi internet hp tak secepat jaringan di kantor, maka sedikit banyak tentu memperlambat akan proses kerja dari rumah ini.
Quote:


Itulah beberapa poin sebagai plus minus bekerja dari rumah versi saya, kalau versi Agan sendiri Bagaimana? Coba ceritakan dengan cara komentar di bawah ini . emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
evihan92 dan Richy211 memberi reputasi
Reserved
Reserved
Reserved
nikmati saja 😁
yg jadi masalah sekarang di indonesia, ga semua nya di berlakukan Work From Home gan,
tau sendiri mayoritas warga kita profesinya apa. hehe
plusnya buat yg kerjaannya bisa dilakukan dirumah selamat gaji kalian aman
minesnya yg kerjaannya ga bisa di kerjakan di rumah, mulai lah sadar anda sedang dirumahkan dan tinggal menunggu phk,


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di