CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kebijakan Lockdown Anies vs Social Distance Jokowi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e72ed9dfacb953d6a418109/kebijakan-lockdown-anies-vs-social-distance-jokowi

Kebijakan Lockdown Anies vs Social Distance Jokowi

Bagaikan babak baru “pencitraan perang politik antar kekuasaan (pemimpin)”.

Lockdown dan social distance merupakan sebuah kata yang sangat popular maupun sebuah kata keren yang sedang familiar digunakan pasca terjadinya wabah virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia.

Dampak penyerangan virus corona: sistem perekonomian bisa melemah/lumpuh, sistem perdagangan bisa terhenti, aktivitas pekerjaan akan terhenti sementara waktu.

Dampak tersebut berpengaruh pada perang politik kekuasaan antar kepemimpinan, kini sedang terjadi di negeri sendiri (Indonesia) yakni ada dualisme keputusan yang dilakukan oleh Pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang tidak sejalan.

Kebijakan Presiden vs Gubernur DKI Jakarta

Maraknya penyebaran virus corona di pusat Ibukota menyebabkan pro dan kontra antar pendapat, antar komunitas, antar Partai, antar individual, bahkan antar Pemerintah dengan Pemerintah yakni Pemerintah Provinsi tidak sejalan dengan keputusannya Pemerintah Pusat. Parahnya Presiden Republik Indonesia membuat keputusan tidak diikuti oleh bawahannya. Inikah yang dinamakan pencitraan perang politik antar kekuasaan?

Untuk mencegah dampak masalnya penyebaran virus corona di Indonesia, Presiden Republik Indonesia memutuskan bahwa seluruh pekerjaan, kuliah, sekolah, dilakukan secara social distance (work for distance). Presiden Jokowi mengambil keputusan ini demi menghindari kontak fisik, jarak komunikasi/sentuhan face to face, perkumpulan dan lain sebagainya. Ada beberapa negara telah menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Jokowi mengatakan “Tidak ada kita berpikir ke arah kebijakan lockdown,” Pemerintah pusat belum berpikir tentang lockdown namun Pemerintah lebih berpikir tentang social distance, lanjutnya, pemerintah berupaya mengurangi mobilitas perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain, mengurangi kerumunan/pertemuan perkumpulan yang membawa risiko besar penyebaran virus corona.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengambil keputusan “lockdown” artinya mengunci, lockdown virus corona ialah suatu bentuk tindakan penanganan untuk mencegah penyebaran wabah virus corona, tujuannya untuk mengunci seluruh akses keluar maupun masuknya rotasinya manusia dari/asal dan mau ke tujuan begitupun sebaliknya.

Walaupun pro dan kontra kebijakan, indahnya kedua kebijakan ini disatukan dengan kebijakan work from home atau bekerja di rumah.

Lalu, pertanyaannya; sampai kapan kita akan terus bertahan di work from home, lockdown dan social distance?

Lalu, apa yang terjadi jika kita tetap bertahan di kebijakan Lockdown?

1. Bisa jadi, Indonesia akan menjadi negara lumpuh/mati karena tidak ada aktivitas pekerjaan manusia secara fisik, secara langsung atau tidak ada pergerakan manusia secara terlihat.

2.Terjadinya peningkatan pengangguran akibat terhentinya aktivitas ekspor dan impor. Parahnya, karyawan yang dipekerjaan berdasarkan hitungan jam kerja akan rugi total. Sehari tidak masuk kantor pasti ada pemotongan gaji.

3.Distribusi bahan pangan atau sembago akan terhambat/mandeg/lumpuh sehingga harga bahan pangan maupun sembako akan mahal, monopoli harga barang akan terjadi dimana-mana.

4.Bisa jadi, pihak sebelah akan demo berjilid-jilid katanya Presiden tidak sanggup mengatasi harga ekonomi yang melonjak tinggi, krisis ekonomi terjadi, Pemerintah tidak sanggup mengatasi virus corona dan lain sebagainya. Seribu alasan dijadikan kaum oposisi untuk menyerang Kualisi-pemerintah.

5.Di momen lockdown, orang akan menggunakan kesempatan ini untuk berlibur atau mudik ke kampung halaman secara serempak. Dampaknya, orang yang bermudik dari kota ke pedesaan akan fatal. Sehingga pedesaan pun tersuspect atau tertular wabah virus corona.

6.Indonesia merupakan negara yang 30 persen kuota impornya dipenuhi oleh Tiongkok sebesar Rp 611 Triliun atau USD 44,5 miliar (Haidar Alwi). Rute penerbangan ke beberapa kota di Cina dihentikan maka dengan sendirinya, Indonesia akan kelabakan perputaran ekonomi atau perdagangan antara Indonesia dengan Cina akan tersendat. Tentu Indonesia akan rugi meroket.

Wabah virus corona semakin hari semakin bertambah, semakin menular kesegala tempat, lantas sampai kapan kita akan bersembunyi terus menerus demi melawan atau mencegah penyebaran virus corona. Sehingga hal lockdown perlu dipikirkan kembali.

Apakah pemerintah sanggup menanggulangi jutaan kebutuhan manusia di Indonesia?

Silakan di-lockdown berbulan-bulan asalkan Pemerintah sanggup mengakomodasi atau menanggulangi kekurangan kebutuhan rumah seperti kekurangan kebutuhan dapur, kebutuhan kamar mandi, kebutuhan kamar tidur dan kebutuhan penanggulangan fasilitas lainnya.

Lambat laum keran lockdown akan dibuka demi memenuhi kehidupan perekonomian dalam rumah.

Kita lihat saja episode selanjutnya antara pencitraan perang politik kekuasaan kepemimpinan negeri ini, siapakah yang akan mengalah demi bangkitan kehidupan masyarakatnya.

Masyarakat Indonesia tidak perlu panik, tidak perlu takut, tidak boleh menyebarkan berita yang hoaks atau berita yang bersifat manakuti, perlu menfilter/menyaring sumber berita pemberi informasi virus corona, tetap berwaspada, saling menguatkan satu sama lain, sebarlah berita yang pantas dan bisa memotivasi orang lain, tetaplah berdoa dan mengandalkan TUHAN. TUHAN pun tidak tinggal diam melihat anak-anakNya menangis terus menerus. Mari kita bergandengan dari hulu sampai hilir kita perangi virus corona.

 
https://radarntt.co/opini/2020/kebij...cial-distance/

Anus dan kadrun hanya ingin negara ini hancur biarpun korbankan ekonomi rakyat demi keegoisan pemprov dki dan warganya yg jadi pusatwabah ,

pikir 1000x drun.. jokowi selalu menang segala galanya baik itu jumlah partai politik koalisi di dpr, kebijakan2 yg selalu gol di setujui dpr, ibukota negara baru, omnibus, semua keinginan jokowi terkabul karna dia adalah pemenang sejati winner takes all, prabowo saja hanya bisa tersenyum pahit getir

Loser kadrun hanya berharap dan berharap kepada anus si efek kejut dan pks selangkangan. Pecundang 4,5 tahun haha!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lontongbesar dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


tsnya marah tapi kalimatnye tetep tertata dg apik emoticon-Big Grin

njir keren ente bro haha emoticon-Big Grin
point komentar ente apa sih gan? cuma bully kadrun doang emoticon-Cape d...
profile-picture
...noisscat... memberi reputasi

SSGB

Kebijakan Lockdown Anies vs Social Distance Jokowi
Diubah oleh kureno23q
Astaghfirullah.

Setega itu Abud memberikan pesan kejut,
ingin bermain-main dengan nyawa manusia, Bud??!

Kebijakan Lockdown Anies vs Social Distance Jokowi

Kebijakan Lockdown Anies vs Social Distance Jokowi

Kebijakan Lockdown Anies vs Social Distance Jokowi
profile-picture
profile-picture
cjava dan takebeer212 memberi reputasi
uda pada jaga jarak belum?
Lihat 1 balasan
kasih tau identitas pasien biar yg pernah ktemu bisa isolasi diri...dah byk gini, lemot banged
profile-picture
profile-picture
idkfa dan gikogaza memberi reputasi
Mabok kobokan lu.

Jokowi masih bengong aja anies dah kampanye sosial distannce sgn berbagai saluran

Korban berjatuhan joko cuma teori dan menghimbau, anies dah mengeksekusi pembatasan mobilitas.
Eh malah nambah ngerecokin, itu wewenang
pusat. Ok kita tunggu ampe die sadar udah ribuan emoticon-Big Grin
Wa setuju dengan social distance, tapi dengan tambahan pembagian masker gratis di mana2, dan penyediaan lokasi2 handsanitizer yg selalu dalam kondisi penuh.. Pemerintah harus memonopoli bisnis masker, utk dibagikan gratis ke semua orang..

Virusnya lah yg harus dilockdown, klo orangnya yg dilockdown, teknis pelaksanaannya lebih sulit.. Contohnya, dokter tidak bisa dilarang utk tidak bekerja, dokter kerjanya tidak hanya di satu rumah sakit, kasien pasien yg di luar kota klo dokternya dilockdown, karena tidak semua daerah mampu mengusahakan kebutuhan spesialis di daerahnya.. Padahal, dokter faktor resiko tertularnya jauh lebih tinggi drpd masyarakat biasa, melockdown kerjaan dokter ga mungkin, jd solusinya ya dokternya kemana2 wajib pake masker dan wajib sering2 cuci tangan, terutama sebelum menyentuh pasien.. Begitu juga dengan kepentingan orang perorang yg mungkin sulit utk dilockdown..
buzzer otak kopong begini yang bikin runyam penanganan wabah, kalo ga bs bantu paramedis tangani pasien setidaknya jgn nambah huru hara di dunia maya

anies dan jokowi itu sama2 punya tanggung jawab buat nyelamatin elu, gw dan semuanya dari ini wabah. adalah goblok kalo dalam hal begini masih aja di adu antara anis vs jokowi

bener2 buzzer ga ada otak
kalopun lockdown mau berapa lama? 2 minggu? atau sebulan kaya US ? kalo ternyata stelah lockdown, penyebaran virus masih berlanjut, apa mau lockdownnya diperpanjang sampe brp lama?

indonesia lagi giat2 nya bangun infrastruktur, kalo skarang dilockdown, pemasukan pajak anjlok, proyek macet, kadrun losing job, demo anarkis, chaos

emoticon-No Hope
Sementara presidennya Jokowi ya hrs nurut apapun perintah pusat. Nanti kl Anies sdh jd presiden bebas dia mau buat kebijakan apa.
Anis sudah melakukan kebijakan Social Distance next lanjutnya lihat situasi dan kondisi
Social DIstance cuma ada di Media Social doang..
Di kampung ane pemukiman padat Jakarta sekitarnya. ibu2 RT msh pada ngumpul ngerumpi, anak2 libur sekolah ngumpul pd maen rame2, malemnya bapak2 ngumpul maen pingpong ama Remi.
Ane tanya ga takut apa ama corona, jwbannya pada nyepelein semua..
andai wan ssgb lockdown
dalam 14 hari
pemprov mau keluarin dana
setidak nya pangan buat warga nya

dana operasional wagub yg lama nggangur
dana operasional gub yg selama ini blm dikeluarin kan ?
putus kontrak formula e yg triliun an itu
di alokasi kan buat kompensasi lockdown

mantap lah ,naik melasat citra wan ssgb

tapi balik lagi si wan mau kah emoticon-Wakaka

Kebijakan transportasi aja blunder parah
Ga sehari di cabut lagi emoticon-Traveller
profile-picture
kira180320 memberi reputasi
Diubah oleh gikogaza
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
emang anis bisa lockdown?
bukannya keputusan lockdown ada di pusat?
Quote:


Membatasi mobilitas ? Kebijakan yg luar biasa emang itu, luar biasa begonya,harusnya sebisa mngkin dibuat agar tdak ada perkumpulan orang,hla ini oramg ngantri busway smpe bejubel, sehat bro ? Wkwkwk
kalo mental orang sini masi barbar lockdown jg percuma, ga bakal ngefek, tetep aja bakal ngelayab kemana"...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di