CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Wabah Virus Corona Covid-19 Akan Mempengaruhi Perubahan Pilkada 2020
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7249aff4d69547424da33b/wabah-virus-corona-covid-19-akan-mempengaruhi-perubahan-pilkada-2020

Wabah Virus Corona Covid-19 Akan Mempengaruhi Perubahan Pilkada 2020

Wabah Virus Corona Covid-19 Akan Mempengaruhi Perubahan Pilkada 2020

Dampak Virus Corona Terhadap Pilkada 2020 Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)


Jakarta, 18 Maret 2020

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-Z) dan penyakit karena infeksi ini disebut COVlD-l9. Di Indonesia sejauh ini total pasien positif COVID-19 berada setidaknya di 8 provinsi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kemenkes R1 melalui akun twitter resminya. yakni Jakarta, Jawa Barat (Kab.Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta, Bandung), Banten (Kab.Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan), Jawa Tengah (Solo), Kalimantan Barat (Pontianak), Sulawesi Utara (Manado), Bali dan Yogyakarta.

Dari ke 8 provinsi dan 11 kota/kabupaten yang terdampak wabah Corona, hanya 1 provinsi yang tidak mengadakan pilkada 2020, yaitu DKI Jakarta. Hampir sisanya mengadakan pilkada seperti Sulawesi Utara dengan titik rawan Corona di Kota Manado. Kemudian beberapa pilkada yang diselenggarakan di tingkat kabupaten/kota yang terkena dampak di provinsi-provinsi lainnya seperti pilkada kota Tangerang Selatan di provinsi Banten, pilkada kota Depok di Provinsi Jawa Barat, pilkada kota Denpasar di Provinsi Bali dan pilkada kabupaten Gunung Kidul di provinsi Yogyakarta.

Wabah Virus Corona Covid-19 Akan Mempengaruhi Perubahan Pilkada 2020

Analisis & Rekomendasi

Melihat kondisi persebaran wabah ini akan sangat berdampak pada dalam tahapan pilkada 2020 yang saat ini sedang berlangsung. Tahapan yang akan dilaksanakan pada bulan April 2020 mendatang misalnya, yaitu proses Pencocokan dan Penelitian (COKLIT). Tahapan coklit ini akan melibatkan Petugas Pemutahiran Data Pemilih yang akan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Hal tersebut tentunya akan terganggu dengan adanya wabah covid-19 yang penyebarannya sangat massif didaerah-daerah yang menyelenggarakan  pilkada. Terlebih lagi adanya himbauan dari pemerintah untuk meniadakan kegiatan yang memobilisasi massa.

Bukan hanya berdampak pada satu tahapan itu saja atau hanya berdampak pada partisipasi masyarakat namun sangat berdampak pada semua tahapan kedepan apabila kondisi persebaran Virus corona semakin massif. Hal tersebut yang kemudian harus diantisipasi oleh penyelengara pemilu baik KPU dan Bawaslu. Untuk memberikan penjelasan bagajmana proses dan tahapan pilkada yang sedang berlangsung.

Wabah Virus Corona Covid-19 Akan Mempengaruhi Perubahan Pilkada 2020

Melihat kondisi saat ini, JPPR menganalisis dan merekomendasikan beberapa hal :

1. KPU dan Bawaslu harus segera memberikan sikap atas kondisi saat ini, jika tetap berjalan tahapan tidak akan maksimal.

2. Daerah yang melaksanakan Pilkada seperti Depok, Cianjur, Kab Bandung, Tangerang Selatan dan Kab Sukabumi segera mengambil keputusan dan langkah tindak lanjut atas kondisi penyebaran virus Corona karena sangat berdekatan dengan Ibu Kota Negara yang saat ini sudah terisolasi.

3, KPU dan Bawaslu harus segera melakukan koordinasi karena penyebaran virus Corona membuat masyarakat pemilih sangat terisolasi yg berdampak pada kualitas pilkada.

4. KPU dan Bawaslu disetiap daerah yg melaksanakan Pilkada agar segera menemukan dan menentukan upaya mitigasi atas kondisi penyebaran virus Corona tersebut.

5, KPU segera berkoordinasi dengan Pemerintah, khususnya Kementrian Kesehatan bersama dengan Gugus Tugas yang dibentuk pemerintah dalam penanggulangan bencana Covid-19. Koordinasi ini penting, untuk menentukan langkah mitigasi, untuk tahapan peiaksanaan pilkada yang sangat mungkin beririsan dengan langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Fokusnya adalah, menghindari pengumpulan orang dalam jumlah banyak, serta membatasi kegiatan di luaI rumah.

6. Bawaslu dan KPU membuat panduan teknis pelaksanaan tahapan pilkada yang saat ini sedang berjalan dan menyesuaikan dengan langkah-langkah pencegahan Covid-19.

7. KPU perlu segera memetakan daerah yang sudah terdampak Covid-19, serta segera berkoordinasi dengan KPU daerah dan pemerintah daerah, untuk mengatur pelaksanaan pilkada, yang seuai dengan langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

8. Di dalam Pasal 120 ayat (1) UU Pilkada (UU No.1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubenur, Bupati dan Walikota) disebutkan "Dalam hal sebagian atau seluruh wilayah Pemilihan terjadi kerusuhan, gangguan keamanan, bencana alam atau gangguan lainnya yang mengakibatkan sebagian tahapan penyelenggaraan Pemilihan tidak dapat dilaksanakan maka dilakukan pemilihan lanjutan." Untuk pemilihan lanjutan ini, akan dilaksanakan dimulai dari tahap penyelenggaraan pemilihan yang terhenti.

Mengingat bencana Covid-19 adalah bencana nasional yang sudah menjadi perhatian nasional dan dunia, penting bagi KPU untuk mulai menyiapkan skenario pemilihan lanjutan, beldasarkan kajian, koordinasi dan pendekatan kepada wilayah-wilayah yang terdampak bencana Covid-19.
profile-picture
profile-picture
TerlahirJelek dan nomorelies memberi reputasi
Di negara lain, semua kegiatan keramaian aje dibatalin, diindon, berhubung ini adalah agenda maha penting para pejabat, kaga bakalan ditunda 1 milisecond pun.
Jabatan diatas keselamatan publik,bapak stalin dan paman kim pasti bangga
yg penting formulaE aman
Wabah Virus Corona Covid-19 Akan Mempengaruhi Perubahan Pilkada 2020
yakin bakalan ditunda?
agenda kurang penting
agenda yg penting sekaliemoticon-Wakaka

yg ane penasaran kampanyenya, emang banyak yg datang?emoticon-Leh Uga

ane lebih penasaran pilkada londonemoticon-Ngacir
pil kada jg tidak mengubah kondisi kesehatan rakyat akibat dampak korona yg cenderung (termasuk pirus yg bisa sembuh sendiri)emoticon-Leh Uga
ya diundur dulu ajalah...
Ditunda dulu aja Pilkada nya.. emoticon-Big Grin

Gubernur, Bupati dan Walikota yg sekarang perpanjang saja masa berlakunya dg surat resmi.. emoticon-Big Grin

Demi kemanusiaan juga..emoticon-Big Grin


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di