CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kematian Edgar Allan Poe
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e72239109b5ca661f350f61/kematian-edgar-allan-poe

Kematian Edgar Allan Poe

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Edgar Allan Poe lahir pada tanggal 19 Januari 1809 di Boston. Ayahnya bernama David Poe Jr., sedangkan ibunya bernama Elizabeth Arnold Poe, dan keduanya adalah seorang aktor. Dalam tiga tahun pertamanya, kedua orang tua Edgar meninggal dan Edgar kemudian dibawa ke Richmond untuk tinggal bersama dengan ayah angkatnya yang bernama John Allan.

Kematian Edgar Allan Poe


Pada tahun 1826, Edgar mendaftar ke University of Virginia dimana dia menjadi seorang mahasiswa yang cerdas. Walopun John adalah seorang penjual tembakau yang kaya, namun dia cenderung pelit karena memberikan hanya sepertiga dari biaya kuliah yang seharusnya dibutuhkan.

Untuk memenuhi kebutuhannya, Edgar mulai berjudi. Namun hasilnya tidak terlalu bisa mencukupi kebutuhannya, hingga pada akhir semester pertamanya, Edgar terpaksa harus membakar perabotannya sendiri agar tetap bisa membuatnya hangat karena dia tidak memiliki uang sepeserpun.

Ketika mengetahui Edgar bermain judi, John menjadi sangat marah. Dan justru sebaliknya, Edgar merasa sangat kesal pada ayah angkatnya karena menolak untuk berkontribusi lebih untuk pendidikannya. Dan karena tidak ada pilihan lain, Edgar terpaksa harus berhenti dari kampusnya.

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Sekembalinya ke Richmond, Edgar bertemu dengan tunangannya yang bernama Elmira Shelton yang ternyata sudah bertunangan dengan pria lain. Edgar kemudian pergi ke Boston dan mendaftar sebagai tentara Amerika, untuk menyokong dirinya agar bisa menulis. Namun John justru mencari cara agar Edgar dikeluarkan dari militer.

Edgar kemudian mendaftar ke West Point dimana dia dikeluarkan setelah 8 bulan kemudian hanya karena dia absen dari semua kegiatan sekolah selama seminggu. Karena tidak ada tempat yang dituju, Edgar mencoba untuk mencari kerabat ayah kandungnya di Baltimore dimana dia dirampok oleh salah seorang sepupunya.

Pada akhirnya, Edgar jatuh ketangan perawatan bibinya yang bernama Maria Clemm dan membangun kestabilan dalam hidupnya. Edgar mulai menerbitkan karya puisinya, dan ketika dia pindah bersama dengan bibinya, dia juga mulai menerbitkan cerita-cerita pendek. Dimana salah satu cerita pendeknya memenangkan kontes dan membuat namanya dikenal hingga mengantarkannya menjadi seorang editor di Southern Literary Messenger di Richmond.

Kematian Edgar Allan Poe


Makin lama, keberuntungan Edgar mulai berbalik, selain karir yang baru ditemukannya, Edgar juga jatuh cinta dengan seorang wanita yang bernama Virginia yang ternyata adalah sepupunya sendiri. Dan hal yang paling menjijikkan, Virginia berumur 14 tahun lebih muda ketimbang Edgar. Namun pada akhirnya mereka menikah pada tahun 1835 di Richmond, saat itu Edgar berumur 27 tahun dan Virginia berumur 13 tahun. Walopun pernikahan mereka terlihat bahagia, namun mereka memiliki kesulitan keuangan.

Kematian Edgar Allan Poe


Edgar kembali melanjutkan perjalanan hidupnya dengan melakukan pekerjaan menulis yang berbeda, namun tetap tidak mungkin untuk bisa memiliki pendapatan yang mencukupi. Ketika kumpulan cerita pendeknya yang berjudul Tales of The Grotesque and Arabesque, yang berisi ceritanya yang terkenal yang berjudul The Fall of The House of Usher, dan diterbitkan pada tahun 1840, Edgar justru tidak menerima upah dalam bentuk uang, namun dalam bentuk 25 salinan buku yang dia tulis sendiri.

Kematian Edgar Allan PoeKematian Edgar Allan Poe


Lima tahun kemudian yaitu pada tahun 1845, New York Mirror menerbitkan puisi milik Edgar yang berjudul The Raven yang berhasil melambungkan namanya kembali dan membuatnya memiliki kehidupan yang nyaman. Pada musim dingin tahun 1847, Virginia meninggal karena Tuberculosis ketika dia berumur 24 tahun. Edgar merasa sangat hancur dan merasa bahwa dia juga akan meninggal tidak lama lagi.

Pada tahun 1849, Edgar mulai untuk berfoya-foya dan minum alkohol. Namun pada pertengahan musim panas, Edgar kembali ke Richmond dan kembali pada tunangan pertamanya Elmira Shelton. Mereka kembali bertunangan dan akan menikah setelah Edgar kembali dari Philadelphia untuk menyelesaikan urusannya.

Kematian Edgar Allan Poe


Pada tanggal 27 September 1849, Edgar meninggalkan Richmond dengan menggunakan kereta api dan berhenti keesokan harinya di Baltimore. Lima hari kemudian, keberadaan Edgar tidak diketahui lagi. Namun pada tanggal 3 Oktober, Edgar ditemukan oleh seorang karyawan Baltimore Sun dalam keadaan
mengigau, tidak bisa bergerak dan memakai pakaian lusuh. Dia ditemukan tergeletak didalam selokan diluar Balai Kota.

Kematian Edgar Allan Poe


Edgar kemudian dibawa ke rumah sakit Washington College. Dan karena terlihat lemah dan lelah karena mabuk, dia dibawa ke ruangan khusus untuk pasien yang sakit karena alkohol. Edgar tidak pernah sadar secara penuh untuk bisa menceritakan apa yang terjadi padanya. Dokter yang menanganinya sempat menyatakan bahwa Edgar tampak terlihat kosong, berbicara dengan benda-benda spektral dan imajiner yang terdapat didinding. Wajahnya juga pucat dan seluruh tubuhnya bermandikan keringat.

Pada tanggal 7 Oktober dini hari, Edgar meninggal pada umur 40 tahun. Kematian Edgar disebabkan oleh Phrenitis atau membengkaknya bagian otak, walopun otopsi belum pernah dilakukan. Edgar dikuburkan dua hari kemudian di pemakaman umum di Baltimore, tanpa nisan dan tanpa upacara yang layak.

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Edgar meninggal karena sindrom yang berhubungan dengan alkohol seperti Dipsomania, Alcohol Dehydrogenase, atau Delirium Tremens. Edgar sangat bermasalah dengan alkohol, dia bukan hanya berjuang melawan kecanduan alkohol, tapi tampaknya secara genetik dia cenderung tidak bisa menolak minuman jenis tersebut. Edgar akan langsung mabuk walopun hanya meminum satu gelas, hal yang sama juga dialami oleh adik perempuannya. Dan Phrenitis hanyalah sebuah kata yang mengistilahkan kematian yang disebabkan oleh alkohol.

Beberapa bulan sebelumnya, Edgar pernah mengalami trauma karena sakit setelah minum-minum di Richmond. Bahkan dokternya sendiri pernah mengingatkan bahwa hal yang lebih buruk bisa saja terjadi. Hal ini mungkin berhubungan dengan Temperance Movement dimana dia menjadi anggota yang aktif selama berbulan-bulan sebelum dia meninggal. Temperance Movement sendiri merupakan sebuah gerakan untuk melawan konsumsi minuman beralkohol. Jadi jika Edgar jatuh dari kereta setelah dia menghilang selama lima hari, hal tersebut bisa menjelaskan keadaan ketika dia ditemukan.

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Kemungkinan Edgar dipukuli secara brutal setelah dia minum-minum. Karena Edgar sangat mudah untuk mabuk walopun hanya minum satu gelas alkohol, maka dia menjadi sasaran yang mudah bagi para bajingan. Dan jika Edgar memang dipukuli dan dirampok, hal tersebut bisa jadi alasan mengapa dia berpakaian lusuh ketika ditemukan, secara Edgar belum pernah memakai pakaian murahan sebelumnya.

Bahkan ada kemungkinan Edgar dipukuli karena ada seorang wanita yang merekayasa bahwa dirinya dianiaya oleh Edgar. Sehingga dia dipukuli dengan kejam oleh bajingan yang tidak mengetahui cara yang lebih baik untuk membalas dendam. Mungkin hal ini yang menyebabkan bagian otaknya membengkak.

Atau kemungkinan yang lainnya, tiga saudara laki-laki tunangannya yang bernama Elmira, dengan sengaja membuatnya mabuk dan memukulinya. Karena mereka bertiga pernah memperingatkan Edgar untuk tidak menikahi Elmira. Edgar berhasil sampai ke Philadelphia untuk menghindari penyergapan yang dilakukan oleh ketiga saudara laki-laki Elmira. Edgar kemudian menyamar dengan memakai pakaian lusuh, namun ketika dia mencoba untuk menyelinap ke Richmond, mereka bertiga menemukannya, membuatnya mabuk dan memukulinya dengan kejam.

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Edgar merupakan korban penyekapan, sebuah bentuk kekerasan yang umum terjadi di Baltimore pada saat itu. Pelaku penyekapan yang biasanya adalah sekumpulan orang, akan menculik korbannya dan memaksanya untuk memberikan suara sebanyak mungkin dalam berbagai bentuk penyamaran.

Teori ini terbilang masuk akal, mengingat pakaian yang dipakai Edgar ketika dia ditemukan. Setelah melakukan pemungutan suara, korban akan diberi minuman alkohol sebagai bentuk perayaan. Karena secara genetika Edgar cenderung sensitif terhadap alkohol, dan jika Edgar melakukan voting beberapa kali, itu berarti dia akan minum beberapa gelas alkohol. Dan itulah hal yang menyebabkan dia pingsan.

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Edgar menderita tumor otak. Yang mampu menjelaskan mengapa dia bersikap aneh beberapa hari sebelum dia meninggal.Walopun Edgar dikuburkan di kuburan tanpa nisan dua hari setelah dia meninggal, namun 26 tahun kemudian, sebuah monumen kecil dibangun untuk menandai kuburannya.

Kematian Edgar Allan Poe


Ketika digali, peti dan mayat Edgar berada dalam kondisi yang buruk. Keduanya hancur ketika akan dipindahkan. Para pekerja juga sempat mengetahui ada sesuatu benda yang berada didalam tengkorak milik Edgar. Sebuah pihak menyatakan bahwa benda tersebut adalah bagian otak Edgar yang mengering dan mengeras didalam tengkorak. Namun pernyataan tersebut dibantah karena otak adalah bagian pertama dari tubuh manusia yang akan membusuk. Benda tersebut kemungkinan besar adalah tumor yang mengalami kalsifikasi dan mengeras setelah Edgar meninggal. Seorang dokter bahkan percaya bahwa Edgar mengalami luka dibagian otaknya, dan itulah sebabnya dia memberikan reaksi negatif terhadap alkohol.

Kematian Edgar Allan Poe


Edgar Allan Poe mungkin saja dipukuli dan menjadi korban penyekapan, dibuat hingga pingsan karena terlalu banyak minum alkohol setelah melakukan voting. Kemudian sulit untuk sembuh karena tumor yang dideritanya.

Meskipun Edgar mulai menarik hasil karya sastra yang layak diterimanya, dia tidak mungkin tau dampaknya tentang dongeng gothic yang mengerikan dan misterius, atau hadiah tahunan untuk penghargaan keunggulan dalam sebuah cerita misteri yang dinamai sesuai dengan namanya, Edgar Award.

Kematian Edgar Allan Poe


Kematian Edgar Allan Poe


Sekian, dan terimakasih.

*

*

*


sumber :




profile-picture
profile-picture
kid2411 dan tianattack memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Quote:
Diubah oleh marywiguna13
Ane setuju sama teori nomer 1. Meskipun ga menjawab kenapa otaknya membengkak sis.
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Kalo teori 1, kenapa pas ditemukan bajunya lusuh? Sedangkan dia bukan tipe orang yang suka pake baju murahan.
profile-picture
tianattack memberi reputasi
Dampak konsumsi alkohol berlebih bisa berujung psikosis. Bayangin aja kalo itu udah parah, masuk akal juga kalo dia tiba-tiba pake baju lusuh.

Quote:


profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Edgar baru hilang 5 hari lho, bukan 5 bulan. Jadi yang kebayang pas dia ditemukan itu bajunya kayak gembel.

Tapi memang ga ada keterangan apa disaat terakhir sebelum hilang, dengan setelah ditemukan, dia pake baju yang sama atau engga?

Ane sih lebih cenderung ke teori 3, dimana dia disekap, dipaksa untuk ngasi voting berkali-kali, dan minum berkali-kali. Jadi baju lusuh yang dia pake itu adalah identitas terakhir untuk ngasih voting. Udah kadung pingsan, ya udah pake baju yang ada.
profile-picture
tianattack memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Oh teori



emoticon-Cool
ini penulis yg ngeramal titanic bukan sih ?
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Setau ane sih begitu
Kok sepi sih thread beginian???








emoticon-Bingung
Quote:


Belum HT belum rame
ajr! sepi kayak di kuburan
Hadiirr habis baca..

Btw, ada salah ketik dikit tuu..

Temperance Movement sendiri merupakan sebuah gerakan untum melawan konsumsi minuman beralkohol.

Haha..
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


emoticon-Cape d...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di