CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Myanmar Klaim Mereka Bebas COVID-19 Karena Tidak Ada Kebiasaan Salaman, Percaya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e71ed44a2d19531da3f5071/myanmar-klaim-mereka-bebas-covid-19-karena-tidak-ada-kebiasaan-salaman-percaya

Myanmar Klaim Mereka Bebas COVID-19 Karena Tidak Ada Kebiasaan Salaman, Percaya?

Myanmar Klaim Mereka Bebas COVID-19 Karena Tidak Ada Kebiasaan Salaman, Percaya?

alinea.id

Setelah Indonesia yang beberapa hari lalu mengklaim bahwa negaranya beberas COVID-19, kini giliran Myanmar yang mengklaim bahwa negaranya bebas COVID-19. Myanmar beralasan bahwa negaranya tidak memiliki kebiasaan bersalaman ketika bertemu dengan orang lain. Termasuk berciuman atau berpelukkan. Lalu apakah pendapat pemerintahnya bisa dipercaya?

Mari kita lihat beberapa negara yang juga tidak memiliki kebiasaan bersalaman, salah satunya adalah Jepang. Seperti yang kita tau, di Jepang penduduknya akan saling membungkuk setiap bertemu dengan orang yang lebih tua atau orang yang baru mereka temui. Namun Jepang tetap terjangkit COVID-19, kini jumlah yang terjangkit mencapai 825 orang dengan jumlah yang meninggal mencapai 27 orang. (sumber: voanews).

Myanmar Klaim Mereka Bebas COVID-19 Karena Tidak Ada Kebiasaan Salaman, Percaya?

youtube.com

Lalu apa benar hanya dengan tidak bersalaman atau berpelukkan mereka bisa terbebas dari corona? Atau jangan-jangan Myanmar memiliki kesamaan seperti negara kita, sama-sama tidak tau bahwa sebenarnya virus sudah ada di wilayahnya cuman belum terdeteksi saja. Seperti Indonesia yang baru ketahuan menderita COVID-19 setelah seorang WNA positif terjangkit corona dan baru ketahuan setelah di cek di negara lain.

Sekarang setelah bisa mendeteksi COVID-19, jumlah penderitanya terus bertambah setiap harinya. Bahkan orang dalam pengawasanpun jumlahnya sangat banyak.

Myanmar Klaim Mereka Bebas COVID-19 Karena Tidak Ada Kebiasaan Salaman, Percaya?

kaltim.tribunnews.com

Indonesia yang awalnya diapresiasi oleh WHO karena berhasil mengantisipasi corona di negaranya lama-kelamaan malah dicurigai. Lantaran banyak negara tetangga yang sudah terjangkit, selain itu banyak warga negara asing yang masih dengan bebas keluar masuk dari Indonesia. Dan akhirnya dugaan WHO pun terbukti.

Banyak netizen juga berpendapat bahwa Myanmar memiliki kesamaan seperti Indonesia. Banyak yang berpendapat bahwa sejatinya mereka belum mampu mendeteksi virus ini. Sehingga pemerintahnya masih menganggap aman negaranya. Lagipula virus juga bisa menyebar dari perantara lain, seperti memegang benda yang terkena ludah penderita, memegang uang yang mungkin dipegang oleh penderita atau berada di acara yang sama seperti yang di derita oleh pasien pertama Indonesia.

Sumber: opini.id + Opini Pribadi
Diubah oleh ayokitakemanaa
buat apdet
Iya kayanya sampe sekarang belum ada kabar dari myanmar ya, keren juga
tapi kan faktor penyebaran utamanya bukan dari tangan?? kalo gak salah dari droplet (air liur, bersin dll)...

enggak salaman, tapi kalo nggak sengaja kena droplet yaa gimana dong emoticon-Bingung
jangan suka sesumbar, virus itu ditaro dibotol serum kecantikan aja ga akan ada yg tau dan curiga emoticon-Belo

tau² dipecahin ditengah jalan dan auto suspect semua gimana tuh? emoticon-Big Grin
Quote:


antara keren dan .....emoticon-Big Grin
jepang banyak esek2
Quote:


apalagi tadi ane baca virus corona bisa bertahan lebih lama
kalo percaya berarti
"GOBLOOOG"

penularan covid-19 bukan hanya dari berjabat tangan
myanmar n laos. sodara kandung indonesia
Quote:


mungkin rakyat mynmar sama santuy nya dengan kita emoticon-Big Grin
Kalau kata ane mah pemerintahnya nutupin informasi soal itu...

Apalagi dengan kiri kanan tetangganya udh pada kena (dan mereka juga berbatasan langsung dengan Tiongkok)

Jadi ya... emoticon-Ngacir


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di