CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
MUI: Pemerintah Berwenang Melarang Kegiatan Ibadah, Terkait Cegah Covid-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e71c0a2f4d6957f4e1fddbf/mui-pemerintah-berwenang-melarang-kegiatan-ibadah-terkait-cegah-covid-19

MUI: Pemerintah Berwenang Melarang Kegiatan Ibadah, Terkait Cegah Covid-19

MUI: Pemerintah Berwenang Melarang Kegiatan Ibadah, Terkait Cegah Covid-19

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan, pemerintah lah yang berwenang melarang kegiatan ibadah berjamaah di masjid atau mushala guna mencegah penyebaran virus corona penyebab penyakit COVID-19.

Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin Abdul Fattah mengatakan, MUI hanya menyampaikan fatwa berkenaan dengan pelaksanaan ibadah pada masa wabah COVID-19, tapi pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mengatur pelarangan ibadah berjamaah di daerah tertentu.

"Saya kira fatwa itu harus menjadi pedoman pemerintah di sini, dalam rangka pemerintah mengambil satu tindakan bahkan menetapkan mana-mana daerah atau kawasan yang sudah masa gawat darurat tingkat penyebaran virus corona ini," katanya dalam konferensi pers di Kantor MUI Jakarta, Selasa (17/3).

"Jadi itu pemerintah yang berwenang yang punya kompetensi. Masjid misalnya, daerah masjid di mana, kawasan mana yang tingkat penyebaran virus coronanya sudah sedemikian tidak terkendali," ia menambahkan.

Hasanuddin mengatakan bahwa situasi penularan COVID-19 di setiap daerah berbeda dan pemerintah daerah yang lebih tahu kondisi wilayahnya yang bisa menentukan perlunya pelarangan ibadah berjamaah di tempat-tempat ibadah guna menekan risiko penularan penyakit tersebut.

"Ada yang terkendali, ada yang tidak terkendali. Itulah fungsi, peran, kompetensi pemerintah, negara di sini," katanya, seperti dilansir Antara.

"Jadi ini pihak yang berkompeten yang menetapkan daerah-daerah kawasan mana yang penyebaran virus coronanya sudah sedemikian rupa tidak terkendali," ia menambahkan.

Ia mengatakan bahwa di daerah tempat penularan COVID-19 sudah susah dikendalikan, kegiatan majelis-majelis taklim, shalat tarawih, shalat berjamaah, dan shalat Jumat sudah dinyatakan dilarang.

MUI sudah mengeluarkan fatwa mengenai pelaksanaan ibadah semasa wabah Covid-19.

Menurut fatwa MUI, orang yang telah terpapar virus corona wajib menjaga dan mengisolasi diri supaya tidak menularkan virus kepada orang lain. Baginya shalat Jumat bisa diganti shalat dzuhur di kediaman karena shalat Jumat melibatkan banyak sehingga peluang virus menular tinggi.

Sedangkan orang sehat dan belum diketahui atau diyakini terpapar COVID-19 yang berada di kawasan dengan potensi penularan tinggi menurut pihak berwenang, menurut fatwa MUI, boleh meninggalkan shalat Jumat dan menggantinya dengan shalat dzuhur di kediaman serta meninggalkan jamaah shalat lima waktu dan tarawih di masjid.

Dalam hal orang tersebut berada di kawasan dengan potensi penularan rendah berdasar ketetapan pihak berwenang maka menurut fatwa MUI dia tetap wajib menjalankan ibadah sebagaimana biasa dan menjaga diri agar terhindar dari penularan virus corona penyebab COVID-19.






profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Lempar bola panas ke pemerintah.

Biar kalau pemerintah ngeluarin aturan, pemerintah yang diserbu kadrun.

MUI aman dan netral.

emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
prasetia13 dan gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ya iya lah bilang boleh. soalnya mui jg bingung ga bisa berbuat apa. udah mati kutu

keyakinannya sendiri mereka ga percaya juga. jd ya lempar ke pemerintah aj deh
profile-picture
profile-picture
reid2 dan gabener.edan memberi reputasi
Tiga tuntutan rakyat (tritura cowi 20):
1. Kami wong cilik menuntut diturunkannya terawan sebagai menkes
2. Kami wong cilik menuntut diturunkannya harga masker
3. Kami wong cilik menuntut pemerintah tidak planga plongo menghadapi corona covid 19
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tagnol88 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Takut juga rupanya


emoticon-Leh Uga
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
himbaun jokowi lebih baik ditaati
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Acara hajatan ng di larang ya ?
harusnya diterapin juga pemerintah berwenang nutup sementara kantor2 yg maksa karyawannya kerja di tengah wabah gini.

percuma aja sedia hand sanitizer klo trnyata ngomong sama orang yg bawa virus uda ckup buat nularin.
Agama yang tidak mau diatur oleh pemerintah, ya jangan menggunakan agamanya untuk mengatur pemerintah.
Wong sudah jelas aturan mainnya. Pemerintah gak pernah mengatur soal syariat. Yang diatur hanya pelaksanaan syariat.
Pemerintah gak melarang juga gak boleh melarang shalat berjamaah.
Tp dengan kondisi seperti ini, pemerintah berhak mengatur cara pelaksanaan shalat berjamaahnya.
Pemerintah tidak boleh melarang orang yang pengen mati konyol oleh corona. Tapi pemerintah berhak melarang yang pengen mati konyol untuk tidak mengajak2 atau membawa2 orang lain untuk mati konyol bersamanya.
Itu sajah


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di