CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mitos Watu Gede Sungai Merawu Yang Telah Memakan Banyak Korban.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e71a1cdc0cad7024549ac00/mitos-watu-gede-sungai-merawu-yang-telah-memakan-banyak-korban

Mitos Watu Gede Sungai Merawu Yang Telah Memakan Banyak Korban.

Mitos Watu Gede Sungai Merawu Yang Telah Memakan Banyak Korban.Watu Gede adalah Batu besar yang terletak di tengah Sungai Merawu, Kec. Madukara Kab.Banjarnegara. Bagi warga luar daerah yang tidak mengetahui alkisah mitos dan mistisnya pasti menganggap batu ini hanya sekedar batu besar biasa. Ya memang kalau dilihat dari kaca mata orang awam seperti saya, batu ini terlihat normal saja.

Tapi berbeda dengan pandangan warga pesisir sungai Merawu, bagi mereka Watu Gede adalah batu yang dikeramatkan, karena konon ada kerajaan lelembut dibawah Watu Gede tersebut. Jadi pamali sekali untuk warga sekitar pesisir sungai Merawu untuk menangkap ikan disekitar Watu Gede, kenapa pamali? karena warga sekitar takut menangkap ikan lelembut, karena mitosnya jika warga menangkap ikan lelembut akan ada kejadian buruk yang menimpa si penangkap ikan, bisa saja berupa sakit yang tidak diketahui penyakitnya, kehilangan sesuatu yang berharga, sampai nyawa yang jadi tumbalnya.

Cerita ini sudah turun-temurun, warga pesisir sungai Merawu tidak ada yang tidak mengetahui mitos ini. Makanya warga pesisir sungai hanya mencari ikan jarak 1 kilometer diatas atau dibawah lokasi Watu Gede tersebut.

Usut punya usut, mungkin ini memang sudah takdirnya ada yang meninggal di Watu Gede, atau bisa juga ini adalah efek dari cerita mitosnya, ada 1 nyawa yang hilang di Watu Gede ini. Dann sejak kejadian ini sudah tidak ada lagi yang berani mencari ikan di daerah Watu Gede.

Ceritanya bermula ketika tanggal 24 November 2019, ada 1 orang warga desa Gununggiana mencari ikan di aliran sungai Merawu. Sebut saja namanya Rohim (Ini semua nama samaran) sebenarnya tanpa saya samarkan namanya, nama mereka sudah ada di beberapa media berita. Saya rasa pak Rohim ini tidak mengetahui mitos tentang Watu Gede, karena dirasa ikan dibawah Watu Gede sangat banyak, pak Rohim berkali-kali melakukan penyelaman menggunakan jaring. Tak disangka hari ini ia bisa membawa pulang ikan hampir 40 kilogram. 

Hari berikutnya tepat tanggal 25 November 2019 Pak Rohim membawa 2 teman kembali melakukan penyelaman di bawah Watu Gede, dengan harapan bisa memperoleh ikan sebanyak hari kemarin. Mereka ber-3 menyelam bersamaan, tapi naasnya Pak Rohim tak kunjung kembali ke atas. Setelah ditunggu beberapa menit, tetap saja Pak Rohim tidak terlihat keatas. Teman-temannya mulai panik dan akhirnya berteriak dan meminta bantuan warga sekitar untuk mencari Rohim. Diperkirakan Pak Rohim sudah tenggelam. 

Bantuan dilebarkan sampai memanggil pihak kepolisian dan Tim SAR Kab. Banjarnegara. Kejadian tenggelamnya sekitar pukul 14.00 siang, sampai sore dilakukan penyelaman dibawah area Watu Gede untuk penyelamatan jasad namun hasilnya tetap nihil. Pencarian juga dilebarkan dibeberapa titik dibawah lokasi Watu Gede untuk mengantisipasi mungkin saja jasad Pak Rohiman ini sudah terbawa arus kebawah. Namun hasilnya masih nihil.

Mitos Watu Gede Sungai Merawu Yang Telah Memakan Banyak Korban.Gb. Dokumentasi pribadi lokasi tenggelamnya pak Rohim di Watu Gede

Pencarian terus dilakukan, tapi seperti ada yang menghalangi satu minggu masih belum ditemukan mayatnya, 2 minggu juga masih belum, sampai satu bulan pasca tenggelamnya Pak Rohim mayatnya masih belum ditemukan. Saya tidak bisa membayangkan betapa terpukulnya keluarga Pak Rohim karena jasadnya belum bisa ditemukan. Banyak sekali spekulasi atas kejadian ini, karena lokasi tenggelamnya memang di area yang kuat sekali mitosnya, selama pencarian jasad selalu dilibatkan orang pintar, bahkan dirumah Pak Rohim setiap malam dilakukan pengajian dengan doa agar jasad Pak Rohim segera muncul dan ditemukan.

Orang pintar warga daerah sungai Merawu sudah menduga hal ini akan terjadi, karena menurut beliau sudah ada tanda-tanda. Sungai yang biasanya tenang, hari saat Pak Rohim tenggelam airnya deras dan penuh sekali tidak seperti biasanya. Beliau juga berpendapat sehari sebelum kejadian tenggelamnya Pak Rohim ini, dibawah Watu Gede sedang diadakan pesta pernikahan anak lelembut Watu Gede, dan banyak sekali tamu yang datang, dan menurutnya ikan yang ditangkap oleh Pak Rohim dari sebelumnya itu sebanyak 40kilogram, didalamnya ada tamu dari pesta pernikahan lelembut yang ikut tertangkap. 

Karena lelembut sana murka, akhirnya diambilah nyawa Pak Rohim. Dan jasadnya disembunyikan oleh lelembut supaya tidak ada manusia bisa menemukan jasadnya. Benar atau tidaknya berita ini hanya Alloh yang mengetahui, tapi memang seperti itulah fakta yang ada dan mitos yang beredar diantara warga sekitar sungai Merawu. 

Tapi dari cerita ini, saya pribadi jadi bisa megambil hikmah, ketika kita mengambil sesuatu hasil dari alam. Ambilah secukupnya dan jangan serakah. Tapi alhamdulilah berkat doa dari keluarga, teman, dan warga akhirnya jasad Pak Rohim bisa ditemukan setelah hampir 2 bulan. Tapi kabar buruknya jasadnya sudah tidak bisa dikenali lagi karena hanya tinggal tulang dan daging yang sudah mulai terurai. Namun pihak keluarga tetap meyakini kalau jasad yang sudah tidak utuh tersebut adalah jasad Pak Rohim.

- Ahmad.su
18 Maret 2020


profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
aku tau beritanya nih, yang katanya sampe berbulan2 ga ketemu orangnya.
tapi baru denger cerita mistisnya. hi ngeri juga ya
profile-picture
ahmad.su memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di