CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ruang Isolasi Penuh, Begini Curhatan Miris Pasien Suspect Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e70d1e34601cf3cab0109d0/ruang-isolasi-penuh-begini-curhatan-miris-pasien-suspect-corona

Ruang Isolasi Penuh, Begini Curhatan Miris Pasien Suspect Corona

Ruang Isolasi Penuh, Begini Curhatan Miris Pasien Suspect Corona

Kesiapan rumah sakit di Indonesia dalam menangani pasien Covid-19 dipertanyakan. Hal ini dikarenakan banyak pasien yang mengaku ditelantarkan saat datang ke rumah sakit dan mencoba menjalani pemeriksaan karena terindikasi mengalami infeksi virus corona baru. Cerita tentang kejadian itu banyak tersebar di media sosial.

Salah satunya ada Muhammad Fachri Muchtar. Lewat akun Twitter pribadinya, ia menceritakan pengalaman kurang mengenakkan yang diterima di rumah sakit.

Padahal dokter menyatakan dirinya merupakan pasien suspect Covid-19.

Pernyataan itu didapatkan berdasarkan riwayat kontak Fachri. Ia sempat bermalam di suatu penginapan yang dihuni banyak WNA dan kontak dengan banyak orang. Beberapa hari kemudian, dirinya merasakan demam, batuk, sesak nafas, pilek, sakit tenggorokan, dan lemas.

Fachri sudah sempat pergi ke dokter namun tak kunjung sembuh. Akhirnya ia pergi ke salah satu rumah sakit rujukan Covid-19. Di sana dirinya menjalani pemeriksaan termasuk cek darah dan rontgen paru. Dokter kemudian menyatakan ia pasien suspect.

Dalam utasnya, Fachri menceritakan jika setelah pernyataan itu, dirinya dibawa ke ruang isolasi dan bercampur dengan pasien lain yang juga suspect Covid-19. Mirisnya, dalam ruangan tersebut hanya terdapat 3 tempat tidur sedangkan ruangan diisi oleh 6 orang. Tiga orang yang tidak mendapatkan tempat tidur terpaksa duduk di kursi roda.

Gua resah dengan kondisi saat ini, gua pengen speak up sebagai pasien suspect Covid-19. Gua akan cerita tentang pengalaman gua sebagai pasien di salah satu RS Rujukan di Jakarta dan keresahan gua terkait corona.
a thread!!
β€” Fachri Muchtar (@fmuchtar_) March 16, 2020

Ruang Isolasi Penuh, Begini Curhatan Miris Pasien Suspect Corona

Kepada Indozone Fachri mengungkapkan ia pergi ke rumah sakit pada Minggu (15/3) sore. Dirinya kemudian menunggu hingga keesokan hari di ruang isolasi untuk menjalani tes swab atau pengambilan spesimen. Ini merupakan salah satu prosedur untuk menentukan psien positif Covid-19 atau tidak.

"Tes swab dua kali. Kemarin sama hari ini," ujar Fachri melalui pesan singkat, Selasa (17/3/2020).

Setelah menjalani tes swab pertama kemarin, Fachri diminta untuk pulang dan melakukan karantina mandiri di rumah karena fasilitas di rumah sakit tidak memadai.
"Rumah sakit enggak siap menghadapi Covid-19. Satu ruang isolasi bisa berisi hingga 6 orang, 'kan bahaya.

Terus karena alat perlindungan diri (APD) petugas kesehatan terbatas, jadi petugas Β sangat jarang masuk ke ruang isolasi," kata Fachri.

Melihat kondisi tersebut, Fachri memaklumi jika dirinya diminta menjalani karantina mandiri di rumah. Sebab kapasitas di rumah sakit sangat terbatas. Apabila semakin banyak pasien suspect dirawat di ruang isolasi yang terbatas, maka semakin tidak layak. Oleh karenanya, ia menganggap karantina mandiri di rumah lebih baik.

"Saya karantina mandiri di rumah. Cara saya mengikuti panduan dari Kemenkes. Saya meminimalisir kontak dengan orang rumah dan menggunakan masker," ucap Fachri.

Hari ini dirinya kembali menjalani tes swab untuk kedua kalinya. Besar kemungkinan Fachri akan kembali ke rumah dan melakukan karantina mandiri sambil menunggu hasil pemeriksaan swab yang diperkirakan baru keluar 2-3 hari mendatang. Pihak rumah sakit juga memberinya antibiotik sebagai bagian dari perawatan.

Fachri berharap agar pemerintah lebih sigap dan lebih banyak melakukan intervensi terkait penanganan Covid-19.


"Rumah sakit rujukan ditambah, fasilitas dan tenaga medis diperhatikan agar tidak kewalahan. Pastinya harus mengambil tindakan yang serius seperti lockdown sesuai amanat UU No 6 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan," pungkas Fachri.

Covid-19

SARS Cov-2

Sekedar bhn introspeksi agar lbh sigap kedepannya dlm menangani pasien

Kl ruangan kecil trll penuh berjubel resiko cross infection jg ckp bsr sbb meskipun corona kagak airborne tp udara mulek di ruangan hsl nafas dan batuk bersin berpotensi contagiuous

Ada 3 jns positive covid-19 dr tngkt keparahannya di China, mild, moderate, severe, semuanya dirawat di RS, yg severe di ICU, yg moderate di RS dan yg mild di RS darurat sementara di hall2/ aula yg diisi bed dgn jarak aman

Semua smntr diisolasi sbb berpotensi menular ke orng2 di sekeliling

Kl kepepet kagak ada RS mmng bs karantina diri di rmh tp krng dianjurkan sbb kmngknan contagious bg keluarga bsr

emoticon-Rusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
nyamuk dulu bre
Nginep di mana itu kok banyak WNAnya? Di Indonesia apa dari luar negeri?

Kondisi gak memungkinkan gitu emg lebih baik self quarantine di rumah.
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan aceng.fani memberi reputasi
semoga lekas sembuh
kalo beneran mah parah amat ya..
makanya self isolation di rumah terbaik

kl di rumah sakit kemungkinan besar lo dicampur dengan pasien lain karena keterbatasan
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan scorpiolama memberi reputasi
Tambah banyak yang kabur deh...
Bijaklah bikin berita..
Emang tenaga medis dan keluarganya gak ketakutan dengan ini semua?
Pake segala nilai siap ga siap, nyaman ga nyaman.. dah tau darurat masal..
Panggil Jong Un juge nih..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 5 lainnya memberi reputasi
baru tau ya.. ruang isolasi dmn2 ga banyak πŸ˜…πŸ˜…πŸ€£πŸ€£

pemerintah aja tidak ada persiapan menyambut perang sm corona πŸ˜…πŸ˜….

klo uda smpe paru pasti butuh ventilator + isolasi.

jumlah ventilator tiap rs ga bnyk kecuali tipe A.30 aja uda bagus..

makae jng sok pelesiran jalan2, ato malah tamasya jln2..
klo smpe sakit, rs kt belon siap πŸ˜…
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Ranchufish
Mana ada ruangan isolasi 2x3 meter??!!


Gila loe...!!!..

Bedrest aja ukuran 1x2 meter yg di bangsal2..
Kelas vip bisa 1.5 x 2 meter...

Koplakkk... Dr namanya aja udah ketahuan ntu golongan mana... emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-fuck3emoticon-fuck2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Nih baru 172 kasus dan dipecah ke beberapa rumah sakit di pulau jawa,
Udah kelabakan gitu kah.

Lah kalo 6.000 sesuai rencana wan abud gimana nasib jabodetabek.
Bakal top global yg ada emoticon-No Hope

Coba gw cek dulu akun nya emoticon-Ngacir

Btw itu si fahri habis ditularin corona di RS, terus dilepas gitu aja dan isolasi sendiri di rumah emoticon-No Hope
Prediksi wan abud bakal terwujud inih.
Diubah oleh PewarisSundaEmp
Lihat 1 balasan
kygni kok pengennya iuran pajak n biaya hidup dinaekin
kirain kemaren beneran kerja taunye tong kosong cebong isinye
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Byebyebyebyebye dan 2 lainnya memberi reputasi
waduh ukurannya cuman 2x3 tapi yang nempatin 4-5orang ,ngeri juga sih, udah sakit jadi makin sakit
Rumah sakit mana sih?
profile-picture
sunyimembara memberi reputasi
Aduh, pemerintahjangan ulangi kesalahan CHINA yg biarkan rakyatnya inisiatif utk pemeriksaan , kalo udh ODP yah kudu didampingi . . .

Tirulah Taiwan, pemerintah lebih proaktif sehingga tdk membesar kejadiannya . .
profile-picture
Aparatkaskus memberi reputasi
Ini klo smp ada ledakan jmlh pasien bakalan geger dunia persilatan...emoticon-Takut Nanganin pasien beberapa org aja g sanggup. Negara macam apa ini, soal korupsi jagoan tapi klo soal pelayanan nol besar...!!!! emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Makanya di china bangun RS baru, RS bandung bondowoso
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rushend dan 3 lainnya memberi reputasi
Fasilitas yg ada itu sdh benar, tdk perlu banyak dan besar sesuai dg konsep berpikir corona tdk berbahaya, bisa sembuh sendiri, minum sj jamu racikan mbah qowi.
profile-picture
profile-picture
Rushend dan Aparatkaskus memberi reputasi
Ini geblek banget semua suspect corona digabungin rame2 jadi satu kamar sempit2an, yg tadinya gak corona jadi corona beneran ketularan orang sekamar emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
Rushend dan Aparatkaskus memberi reputasi
Gak heran banyak pasien yg kabur kalo kaya gini sih
profile-picture
Rushend memberi reputasi
mbok ya dibikin tenda isolasi kaya di italia dan china
profile-picture
Aparatkaskus memberi reputasi
Quote:


Quote ini aja
Halaman 1 dari 3


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di