CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pimpinan DPRD DKI Desak Pemerintah Pusat Tambah RS untuk Periksa Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e70cedfaf7e932ce848ee5f/pimpinan-dprd-dki-desak-pemerintah-pusat-tambah-rs-untuk-periksa-corona

Pimpinan DPRD DKI Desak Pemerintah Pusat Tambah RS untuk Periksa Corona

Pimpinan DPRD DKI Desak Pemerintah Pusat Tambah RS untuk Periksa Corona

Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani menyoroti minimnya rumah sakit yang bisa melakukan tes pemeriksaan virus Corona. Zita menilai jumlah yang ada belum memadai untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Sebaiknya saya meminta sekali pemerintah harap cepat fokus menambah jumlah tempat pemeriksaan. Ini siklus puncaknya kan belum. Saat ini saya lihat masih jauh. Kalau tidak salah, saya terima laporan masih sepuluh titik pusat pemeriksaan di negara yang sebesar ini, kepulauan pula," kata Zita dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2020).

Zita membandingkan dengan ketersediaan pusat pemeriksaan di negara lain. Dia mendesak pemerintah memikirkan solusi yang lebih inovatif.

"Di Korsel, tes Corona bisa drive through, kayak beli burger di fast food. Hasilnya, dikirim ke aplikasi. Kalau positif, langsung diisolasi. Ada ratusan tempat itu. Di Amerika, ada ratusan, bisa seribu tes sehari. India saja punya 52 titik. Kita masih jauh ini," ujarnya.

Dengan penambahan rumah sakit, kata Zita, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dengan cepat sehingga, menurutnya, masyarakat tidak lagi cemas dan takut terhadap kesehatan diri masing-masing.

"Saya lihat banyak yang paranoid. Kayak sedang ada teror begitu. Jadi kesehatannya drop. Tes COVID-19 ini bukan hanya soal memastikan kita sehat, tetapi juga menjaga perasaan kita agar tetap tenang. Saya minta pada pemerintah segera eksekusi," tutur Zita.

Seperti diketahui, pasien positif Corona terus bertambah. Total kasus positif virus Corona (COVID-19) per Selasa (17/3) menjadi 172 orang. Untuk kasus yang meninggal dunia disebutkan masih sama, yaitu 5 orang.

"Terkait dengan data terakhir yang kita rilis adalah 134 orang confirmed positif dengan angka kematian 5 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube, Selasa (17/3).

https://m.detik.com/news/berita/d-49...riksa-corona/2

Ayoo pakde.....suruh menkes gercep

Pencegahan memang utama tapi pemeriksaan dan segala fasilitas medis memadai harus ada juga agar masyarakat tenang dan tau apabila terkena dampak corona mesti kemanaemoticon-DP

Suruh menkes jgn jualan jamu2an doang tapi perhatikan psikologis masyarakat.
emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kodokuper dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
menkes mn bs gercep kl gav ada duitnya emoticon-Ngacir
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Dana milyaran APBD DKI utk covid kemana aja perginya?
profile-picture
profile-picture
GreatCapture dan gabener.edan memberi reputasi
Lihat 10 balasan
kek bgini mo lokdown
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Saran yang baik sebelum masa puncak wabah corona terjadi.

Pemerintah bisa kok menggerakkan TNI-Polri ya katakanlah semacam persiapan dini seperti menyiapkan tempat, kemudian bikin RS² darurat.
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Kalo dpld tingkat 1 ya gabenel dong yang di liatin. Bego.
emoticon-Baby Boy
profile-picture
GreatCapture memberi reputasi
Kalo di korsel berbondong bondong selebritis pada nyumbang, begitu juga perusahaan samsung, LG, dll saling bahu menbahu bantu pemerintah sana.
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Hush, adek jangan ikutan urusan orang dewasaemoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


OK deh om.
emoticon-Baby Boy
DPRD nya dong juga gercep, fasilitasi konstituen yang pengen test corona, bikin posko kesehatan seperti waktu kampanye dulu...

:-D
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GreatCapture dan 2 lainnya memberi reputasi
belum liat ada tindakan. kebanyakan minta dan bacot aja
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Di yutubnya dedikorbuser pak yuri udh blg kemenkes udh kerja keras buat ngedata rs mana siap apa engga, banyak rs yg alat2nya udh butuh kalibrasi lg, ada rs yg butuh latih sdm lg setelah dulu flu burung. Emang ga keliatan tp kemenkesnya udh kelimpungan juga, jgn dibandingin ama negara maju kyk korsel ato us, indonesia lebih gede dan cadevnya ga sebanyak mereka.
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
jangan salahin menkes, ingat tidak ada visi misi menteri, yang ada visi misi pleciden emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
duitnya dr mana mamang.. emoticon-Wkwkwk

banyakin r isolasi, tambahin ventilator, tambahin alat pelindung diri..
masker aja susah emoticon-Wkwkwk
emoticon-Wkwkwk
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
ikut gaya korsel aja lah tes drive thru terutama jakarta

untuk daerah lain rs ditambah kapasitas untuk mengetes juga
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Pada ngeremehin jamu ya ane heran
RS di DKI banyak kok RD bahkan tingkat kecamatan ada yg namamya RSUK kemudian RSUD lalu RSUP
Puskesmas aja megah kok bangunannya
Ya hanya terbatas di sarana dan peralatan kok, kan tinggal beli, tingkal bekali pelatihan kilat apa susahnya
Action dulu lah urusan dasar hukum aturan nanti saja, ini kondisi darurat yg bakal membuang banyak waktu dan nyawa jika cuman sibuk bikin perpres atau pergub
rasanya pemerintah agak lambat ya

nih dprd gak baca berita apa yaa...!!!

kan lagi disiapkan di pulau galang...!!!
Sebulan lagi indonesia jadi silent hill emoticon-Mewek
DPRD DKI ngurusin Indonesia?

Suruh Anies noh nambahin RS rujukan korona
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di