CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Viral Curhatan Netizen yang Menjadi Suspect Covid-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e708d3a09b5ca3c3d5b1631/viral-curhatan-netizen-yang-menjadi-suspect-covid-19

Viral Curhatan Netizen yang Menjadi Suspect Covid-19

Viral Curhatan Netizen yang Menjadi Suspect Covid-19


Baru-baru ini sedang viral curhatan dari netizen di platform media sosial Twitter yang bercerita tentang minimnya fasilitas kesehatan di salah satu rumah sakit rujukan.

Ceritanya yang dimuat di akun Twitter pribadinya dengan username @fmuchtar_ tersebut juga berisi bagaimana perawatan yang ia terima sebagai salah satu pasien suspect virus corona (Covid-19).

Kisahnya diawali saat ia memeriksakan dirinya ke salah satu rumah sakit rujukan yang berada di Jakarta pada 15 Maret 2020 lalu. Upaya tersebut adalah inisiatifnya sendiri karena merasa punya riwayat bersinggungan dengan warga negara asing dan ada gejala sakit pernafasan.

“Gejala yang gue alamin ya demam, batuk, sesak nafas, pilek, sakit tenggorokan sama lemas,” ucap Fachri melalui akun Twitternya @fmuchtar_ (16 Maret 2020).

Sesaat sampai di rumah sakit, Fachri pun langsung dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) untuk menjalani berbagai rangkaian tes, seperti pemeriksaan darah hingga rontgen. Setelah dari IGD, ia pun langsung dibawa ke ruangan dekontaminasi. Nah, disinilah Fachri mulai merasa ada yang janggal Gan.

Ruangan yang ia perkirakan berukuran 2x3 meter itu diisi 5 orang. Tiga orang nampak berbaring di ranjang, sedangkan dua lagi duduk di kursi roda. Mirisnya lagi antar pasien tersebut gak ada pembatas.

Fachri juga mengatakan kalau semua pasien lainnya nampak batuk dan berstatus sama dengan dirinya, entah terjangkit Virus Corona atau tidak.

Di sana, ia menunggu dan mendapat kepastian bahwa dirinya masuk ke dalam salah satu suspect Virus Corona. "Yang bilang dokter jaga setelah berkonsultasi dengan dokter paru bahwa saya suspect," kata dia. Ia kemudian dipindahkan ke ruang isolasi.

Viral Curhatan Netizen yang Menjadi Suspect Covid-19


Menurut dia, ruang isolasi tak lebih baik ketimbang ruang dekontaminasi. Kasur hanya ada tiga sedangkan pasien ada enam pasien di dalam. Fachri mengaku terpaksa menunggu di kursi roda, sebelum baru mendapat kasur di pagi harinya.

Baru kemudian siangnya, ia menjalani tes swab untuk memastikan ia terjangkit Covid-19 atau tidak. Setelah tes swab, ia mengatakan dianjurkan untuk pulang dan melakukan self isolated di rumah sambil menunggu hasil tes swab. Jika positif, mereka akan dijemput pake ambulans.

Dari cerita Fachri tersebut, gw langsung terbesit pertanyaan:

Sebenarnya Kementerian Kesehatan Indonesia tuh sudah siap belum sih dengan pandemik Covid-19 ini? emoticon-Amazed

profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 13 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8
Update thread di Twitter enggak sekalian ditulis gan? emoticon-Big Grin. Ternyata enggak langsung ditangani intensif ya kalau diliat dari penangannya emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
scoria07 dan awangusti memberi reputasi
mereka kok berasa meragukan gt ya, dr pihak medis jg kurang meyakinkan emoticon-Thinking
profile-picture
TerraGega memberi reputasi
ngeri bgt kayak rumah sakit di sini ga siap ga si, dr penanganan dan dukungan pemerintah juga
Wait. Katanya pilek bukan salah satu gejala korona? Jangan2 cuma flu biasa. Lha kalau diantar 5 orang itu ada yg positif satu, bukanya yang lain malah jadi kena yaemoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
uculswift dan st.mekisucker memberi reputasi
wow.wow.wowwwww isu corona udah cukup lama dan Indonesia baru kena di bulan februari.. seharusnya kemenkes persiapkan ituu dari lama jugaa. karena bener aja kan ini jadi wabah penyakit dunia
Lihat 1 balasan
Quote:


iyaaaa gaan.... udah pasti.. itu mah sama aja nyemplungin yang belum kena jadi kenaaa.. gimana itu angka laporan ga makin naik setip harinyaaa kalo perlakuan rumah sakit aja kayak gituu
profile-picture
st.mekisucker memberi reputasi
namanya rumah sakit rujukan, berarti harusnya rumah sakit itu udah siap dongg untuk menampung dan mengatasi pasien corona.. tapi kalauu jadinya kayak gitu, wah waahh wah jadi curiga
Quote:


iyaaa benerr .. jadi ragu yaaa emoticon-Frown
Quote:


ituu pertanda agan harus buka twitter dan membuka kenangan lama gan wkakakak
harusnya emang indonesia ini siap2 dari awal ,jadi kesannya kaya ga siap gitu menghadapi virus ini
ya kasian juga sih ya harus dikarantina. ane cuma bisa berdoa semoga corona ini segera berakhir dan kita bisa hidup normal lagi. aamiin
ngeri juga kalo beneran ky gitu tindakannya, kayak gak meyakinkan gak sih
Memangnya ada rumah sakit yang mau resiko di karantina perawatnya misalnya ??
Jaga kesehatan ya agan2 skalian
Indonesia udah dikasih waktu lebih buat persiapan, eh bukannya dimanfaatkan dengan baik malah pejabatnya pada meremehkan. Bilang karena suka makan nasi kucing kagak bakal kena corona eh si menteri yg bilang malah suspect corona juga.


Ring 1 aja kena duluan gimana rakyat mau yakin ama pemerintah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arjunabuncit dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh saya.kira
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
gak meyakinkan gitu tindakannyaemoticon-Bingung
wah kok begitu penanganannya?
mesti di usut enih..
keliatan ngk pro...
emoticon-Hammer2
Rumah sakit mana?

Sebutkan saja biar bisa jadi kritik yang membangun.
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
gejalanya mirip ma bini ane, 3mgg yg lalu + asma pula, nah hari pertama demam tinggi bngt, lsg ta kompres aer anget, mlmnya turun demamnya, cm batuk gatel tenggorokan, bsk nya demam turun, tp msh batu gatal slama seminggu, stelah 1 mgg ane bwa ke dokter, soalnya gatel trs ktnya, kt dokter kena virus apa gitu, (pasaran pancaroba) hri itu juga suntik vitamin biar imun naik, sm obat gatel +batuk +vitamin
stelah obat abis, bini ane da sehat emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
riezazura dan sekutstaffel memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di