CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Nusa Tenggara Barat /
Empat Jalur Pendakian Tambora Masih Ditutup
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7069749a972e1b9f56cfa4/empat-jalur-pendakian-tambora-masih-ditutup

Empat Jalur Pendakian Tambora Masih Ditutup

Empat Jalur Pendakian Tambora Masih Ditutup

Dompu ( NTB ) - Balai Taman Nasional Tambora (BTNT) masih menutup empat jalur resmi pendakian. Hal itu bukan karena merebaknya ancaman virus corona, khususnya dari wisatawan mancenegara. Tetapi murni akibat cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir ini.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNT, Deny Rahadi kepada Suara NTB, Kamis, 12 Maret 2020 menyampaikan, semenjak ditutup pada Januari 2020 kemarin, aktifitas pendakian menuju kaldera raksasa tambora masih ditutup sampai dengan saat ini. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat jadi alasan mendasarnya. “Belum kita buka-buka karena faktor cuaca yang tidak kondusif,” terangnya.

Kondisi cuaca buruk ini, lanjut dia, sesuai hasil pantauan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang rutin dilaporkan tiap harinya. Pun diperkuat hasil survei langsung jajarannya di lapangan. Tak diketahui pasti hingga kapan penutupan tersebut berlangsung. Sepenuhnya tergantung pada perkembangan cuaca yang ada.

Beberapa waktu lalu, BTNT sempat berniat membuka jalur pendakian untuk melayani permohonan pengunjung. Namun, atas dasar laporan BMKG bahwa masih ada potensi hujan lebat disertai petir. Rencana itu terpaksa dibatalkan. “Mudah-mudahan diakhir bulan ini kondusif cuacanya, biar bisa kita buka kembali,” ujarnya.

Kendati penutupan jalur pendakian sudah berjalan tiga bulan lamanya, Deny Rahadi, belum berani menyimpulkan hambatan tersebut mempengaruhi angka kunjungan atau tidak di tahun 2020 ini. Sebab masih tersisa banyak waktu bagi wasatawan untuk bisa datang menikmati keindahan kaldera raksasa tambora.

Selain menjadi salah satu upaya memastikan keselamatan pengunjung. Penutupan dirasa tepat untuk pemulihan kembali ekosistim kawasan secara alami. Sementara untuk penataan atau perbaikan jalur, tak berani diambil karena pertimbangan keselamatan petugas di lapangan. “Jangankan pengunjung kamipun masih mikir-mikir untuk naik. Apalagi untuk menata jalur, nanti menjelang dibuka dan kondisi cuaca kondusif baru mengevaluasi jalur,” pungkasnya. (jun)

Suara KASKUS Dompu


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di