CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Healthy Lifestyle /
Apa Itu Social Distancing? Metode Jaga Jarak untuk Tangkal Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e70443bb840886b2d562fab/apa-itu-social-distancing-metode-jaga-jarak-untuk-tangkal-virus-corona

Apa Itu Social Distancing? Metode Jaga Jarak untuk Tangkal Virus Corona

Apa Itu Social Distancing? Metode Jaga Jarak untuk Tangkal Virus Corona


Hingga Senin (16/3/2020), Pemerintah Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan menetapkan status lockdown dalam skala nasional. Untuk mengatasi kekhawatiran masyarakat akan penyebaran wabah virus corona, metode social distancing pun menjadi rekomendasi terbaik yang dapat dilakukan oleh setiap individu. 

Buat kamu yang belum familiar, social distancing merupakan sebuah upaya meminimalisir interaksi sosial antara individu guna mencegah penyebaran suatu wabah. Metode ini dipakai oleh para ahli kesehatan sebagai langkah preventif dalam menangani epidemi penyakit yang berkembang di tempat tertentu, contohnya adalah wabah virus corona di Indonesia saat ini. 

Apa Itu Social Distancing? Metode Jaga Jarak untuk Tangkal Virus Corona

Sumber: indonesiaexpat.biz

Penggunaan metode social distancing menjadi langkah penanganan yang dipilih karena jangkauan pengaruhnya mampu mencakup skala yang luas. Hal ini  diungkapkan oleh Panji Hadisoemarto, M.P.H, lulusan Harvard T.H.Chan School of Public Health dan Dosen Departemen Kesehatan Publik dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.  

Pendapat dari Panji juga turut didukung oleh pernyataan dari mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dokter Nafsiah Mboi SpA, MPH yang juga alumni dari Harvard T.H. Chan School of Public Health. Menurutnya, penerapan social distancing mesti dijadikan prioritas utama saat ini, bersamaan dengan kebijakan travel ban atau larang perjalanan secara menyeluruh. 


Penerapan Metode Social Distancing, Efektifkah? 

Menurut buku panduan yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan Pemerintah Australia, langkah social distancing bertujuan untuk membatasi tempat dan waktu perkumpulan massa. Artinya, semua aktivitas yang melibatkan berkumpulnya orang-orang dalam jumlah besar tidak boleh dilaksanakan, untuk memperlambat dan menghentikan penyebaran virus corona. 


Apa Itu Social Distancing? Metode Jaga Jarak untuk Tangkal Virus Corona
Sumber: web24news.com

Aktivitas yang dimaksudkan dalam terminologi social distancing dapat mencakup berbagai jenis kegiatan. Mulai dari rapat, aktivitas belajar-mengajar, kegiatan kantor, rutinitas ibadah, kegiatan jual-beli, konser, hingga mobilisasi dalam jumlah besar. Bahkan, penerapan social distancing ini turut meluas ke kegiatan yang dilaksanakan di luar ruangan. Jadi tak cuma terbatas pada kegiatan indoor di dalam gedung saja loh. 
Dalam kasus pandemi virus corona yang berlangsung saat ini, langkah social distancing dirasa paling tepat mengingat cara penyebarannya yang mirip dengan beberapa penyakit lain. Pada kasus pandemi influenza (H2N2) yang terjadi pada tahun 1957-1958 di kawasan Asia Timur, penyebaran banyak terjadi di acara perkumpulan massa seperti konferensi dan festival. 
Apa Itu Social Distancing? Metode Jaga Jarak untuk Tangkal Virus Corona
Sumber: forbes.com

Pada pandemi influenza ini, serangan virus paling banyak ditemukan di anak-anak sekolah yang berada di lingkungan dengan intensitas interaksi sosial tinggi dan padat. Untuk memutus rantai penyebaran virus, meminimalisir kontak langsung antara orang tentu sangat krusial. Khususnya dalam upaya penanganan jenis virus baru seperti 2019-nCoV yang sekarang menjadi isu kesehatan global. 

Dikutip dari situs resmi World Health Organization (WHO), virus corona (2019-nCoV) dapat berpindah melalui beberapa cara. Yang pertama adalah kontak langsung dengan cairan atau droplet dari penderita. Droplet di sini mengacu pada substansi yang berasal dari membran mukus dalam hidung dan mulut. Orang yang membawa virus corona (2019-nCoV) dapat menularkannya ke orang lewat bersin maupun batuk yang mampu menyebar hingga jarak beberapa meter. 

Tak hanya secara langsung melalui kontak dengan penderita, droplet yang mengandung virus juga dapat kemudian menempel pada permukaan berbagai macam benda. Dari sinilah resiko penyebaran virus kemudian menjadi lebih luas karena kemampuannya untuk bertahan di luar tubuh selama beberapa hari, seperti yang dipaparkan dalam sebuah studi di The Journal of Hospital Infection.

Baca Artikel Berikutnya
7 Fakta Unik Tahun Kabisat, Dari Larangan Menikah Sampai Mitos Kelahiran




GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di