CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Pentingnya Diskusi Masalah Pengaturan Keuangan Sebelum Menikah, Bagaimana Menurutmu?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6f2fbca2d1954bef095a64/pentingnya-diskusi-masalah-pengaturan-keuangan-sebelum-menikah-bagaimana-menurutmu

Pentingnya Diskusi Masalah Pengaturan Keuangan Sebelum Menikah, Bagaimana Menurutmu?

Pentingnya Diskusi Masalah Pengaturan Keuangan Sebelum Menikah, Bagaimana Menurutmu?

Ane sebenernya demen banget ngebahas apapun yang berkaitan dengan pernikahan dan keluarga, cuma karena topik ini nyatanya kurang di minati di forum kaskus, ane jadi agak menahan diri untuk nulis tema ini. Tapi sebenernya topik seperti ini penting banget loh  buat bekal kalian yang udah punya rencana nikah dalam waktu dekat. Inget pernikahan itu bukan cuma cinta dan napsu. 

Oke sebelumnya ane pingin tau dulu, kalian ini tipe yang mana? 

1. Berkomitmen dulu sebelum melakukan sesuatu? atau
2. Lakukan dulu, biarkan semua mengalir, dan baru buat komitmen setelah terjadi masalah?

Taukah kalian kalo masalah utama yang dihadapi oleh pasangan setelah menikah adalah masalah KEUANGAN. Ngga munafik lah ya, karena semua butuh uang, mau kencing di toilet umum aja bayar, apalagi untuk kebutuhan setelah menikah butuh uang banyak dong. Kalo pasangan tidak sadar akan hak dan kewajiban masalah keuangan ya repot, rumah tangga pasti bubar. Kehidupan pernikahan sangat berbeda dengan saat masih lajang, dimana semua aspek awalnya bergantung sepenuhnya bergantung pada keputusan pribadi, setelah menikah semua hal wajib di diskusikan berdua. 

Termasuk masalah keuangan ini. Ane adalah tipe ke-2 yang membiarkan semua mengalir apa adanya. Sebelum menikah ane ga pernah mendiskusikan masalah pengaturan keuangan sama sekali dengan pasangan ane. Dengan pikiran, nanti setelah menikah pasti baik ane maupun pasangan ane otomatis mengerti apa kewajiban dan tanggung jawab kami masing-masing setelah menikah. Tapi nyatanya sikap ane ini SALAH BESAR !! Ane sengaja menulis ini, supaya kalian bisa memetik pelajaran dari kesalahan ane, dan mampu mempersiapkan kehidupan berumah tangga dengan jauh lebih baik lagi. Ingat, DISKUSI MASALAH PENGATURAN KEUANGAN SEBELUM MENIKAH ADALAH WAJIB ! 

Ane menikah dengan pasangan ane tanpa mengetahui berapa gaji/penghasilan dia perbulannya? Apakah dia punya tanggungan atas dirinya sendiri? Apakah dia punya tanggungan/kewajiban  lain (seperti uang jajan untuk adik/orang tuanya)? Dan apakah dia punya tabungan? 

Ane juga sebelumnya ga pernah membahas bagaimana pengelolaan keuangan setelah kami menikah nantinya.
1. Apakah gaji kami akan digabungkan untuk memenuhi kebutuhan bersama, dan sisanya ditabung sebagai tabungan bersama, atau
2. Apakah dia akan memberikan ane nafkah bulanan. Dan mempercayakan ke ane 100% tanggungjawab mengelola jatah nafkah bulanan tersebut untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, atau
3. Apakah dia tidak akan memberi jatah bulanan kepada ane, tapi semua kebutuhan bersama dia yang akan menanggung?

Hal sekrusial ini tidak pernah ane diskusikan sebelum menikah, dan itu kesalahan ane. Dulu ane berfikir, tanpa perlu diucapkan seorang suami pasti sudah tau kewajiban dan tanggung jawabnya untuk menafkahi dan memenuhi kebutuhan istri serta rumah tangga. Tapi itu ternyata salah besar, dan ane baru tau. Lelaki mempunyai Tipikal bermacam-macam, ada yang tanpa diberitahu sudah mengerti kewajiban dan tanggung jawab, ada yang memang harus diingatkan terlebih dahulu, bahkan ada yang mampu namun tidak mau menafkahi.


Nah, dan untuk mempersempit masalah keuangan yang terjadi dalam rumah tangga. Ane sarankan alangkah baiknya untuk bersikap terbuka tentang pengelolaan uang, karena hal ini mampu meningkatkan kepercayaan diantara pasangan dan dapat lebih membantu dalam memperkuat ikatan suami istri. Karena ane yakin, ketika kalian para suami jujur kepada istri, penghasilan berapapun istri kalian akan dengan senang hati menerimanya asalkan suami jujur. Dan juga misalnya kalian para suami ingin memberi sedikit rejeki ke orang tua, izinkanlah istri kalian mengetahui nya dengan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan istri, istri juga pasti akan mengizinkan. Karena istri juga paham, anak harus berbakti kepada orang tuanya. Syarat utama adalah jujur, terbuka antar pasangan.

Berikut adalah tips untuk mengelola keuangan setelah  menikah, ini sedang ane jalankan. Dan terbukti membantu mengurangi ketegangan antara ane dan suami ane masalah pengelolaan keuangan. Kuy, kalian coba juga semoga membantu :

1. Jujur akan penghasilan dan gaji masing/masing.
Setelah melewati beberapa purnama yang hampir saja memutuskan tali pernikahan kami akhirnya ane dan suami ane memutuskan untuk terbuka masalah keuangan. Dimulai dari jujur akan gaji masing-masing, kalau ane pribadi sih sejak awal menikah memang sudah terbiasa menunjukan slip gaji ane. Tapi alhamdulilah sekarang suami ane juga sudah mau untuk jujur. 

2. Diskusikan untuk pengeluaran diluar rumah tangga.
Seperti memberi uang orang tua masing-masing, atau meminjamkan uang ke teman, kolega dsb. Transparasi seperti ini sangat dibutuhkan, karena  dengan kalian mengajak diskusi pasangan kalian, pasangan kalian merasa dihormati dan dihargai kehadirannya. Jangan mentang-mentang itu uangmu, lalu kamu seenaknya meminjamkan pada temanmu tanpa memberitahukan pasanganmu. Nanti kamu dikira menyelewengkan uang, pasanganmu juga pasti akan mengerti, ketika kebutuhan rumah tangga sudah terpenuhi semua, dan kamu mempunyai rezeki lebih untuk diberikan kepada orang tua atau sekedar dipinjamkan kepada teman. Ane yakin pasanganmu akan bisa lebih mengerti.

3. Tetapkan tujuan hidup bersama.
Semua pasangan yang sudah menikah pasti mempunyai tujuan hidup bersama, misalnya dalam waktu 5 tahun setelah menikah harus bisa membangun rumah sendiri atau yang lainnya. Tapi intinya jika kalian mempunyai tujuan hidup bersama, pasti masing-masing dari pasangan akan lebih berhati-hati mengontrol pengeluaran.


3. Suami dan Istri sama-sama berkontribusi.

Ketika kalian mempunyai tujuan untuk membangun atau membeli sesuatu jangan hanya 100% mengandalkan keuangan suami, jika istri juga bekerja, sedikit-sedikit bantulah suami. Karena ini untuk kepentingan bersama, suami dan istri harus sama-sama memberikan kontribusi, agar tidak terjadi kecemburuan dan hasilnya pun akan lebih optimal.


Jadi intinya kalau menurut ane sih, masalah krusial seperti pengaturan keuangan setelah menikah wajib didiskusikan. Supaya ketika kalian sudah menikah, sudah tidak ada lagi alasan belum tau kewajibannya lah, belum tau tanggung jawabnya lah dan excuse lainnya. Be smart,  toh ini untuk kebaikan bersama, ya kan?

sumber ; Pengalaman & Opini Pribadi
Gambar : google pict


profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sinsin2806
Halaman 1 dari 6
Pengelolaan keuangan setelah menikah memang wajib didiskusikan terlebih dahulu, bukan karena ingin menguasai semua uang suami. Tapi supaya suami paham akan kewajibannya
kalian sependapat ga? kalo masalah keuangan juga wajib dibicarakan sebelum menikah?
bukanya ga sopan ya, blm nikah aja uda ngomongin uang nya pasangan? kesannya kek mata duitan banget ga sih?
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Ane juga tipe no 2 ngalir aja apa adanya, dan yes beneran salah besar 😅😅...

Awal" nikah malah ngerasa g enak banget dijatah sekian mau beli apapun hrs ada persetujuan.
Kenapa g enak, karna ane sebelum nikah kerja juga jd udh biasa pegang uang sendiri mau beli apapun g pernah ada yg larang...
Pas nikah ada perasaan, kok gini ya 😅😅🤪

Tp itu dulu sih, skrng alhamdulilah g gitu.



profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Quote:


Kalo pasangan ane justru kebiasaan pas pacaran kebawa sampe abs nikah juga. Dulu pas pacaran, karna posisinya dia ga kerja, kalo jalan atau nonton ane yg bayarin trs. Eh malah keterusan sampe nikah ane terus yg bayar kebutuhan makan dan kontrakan. Padahal sendirinya udah kerja pas abs nikah.
Lihat 1 balasan
Quote:


Tp kesannya kaya maksa suami buat ngasih duit gtu. Ya kalo suaminya lagi ga pegang duit, gabisa ngasih gimana.
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Hal kayak beginian ini masuk pada ranah program KB sebetulnya ...

Ada baiknya masing-masing dari pasangan itu punya dana pribadi (mungkin 5-10%) dari apa yang mereka dapat perbulannya.
Itu "strategi" .. seperti kalau kita dikasih uang saku oleh orang tua. Dimana orang tuanya berpesan bahwa uang saku itu bisa saja dibuat untuk beli jajan harian atau ditabung untuk membeli suatu barang idaman si anak tapi berharga mahal.
Mungkin bagi kaum istri itu bisa digunakan untuk perawatan tubuh/wajah/rambut, dan bagi kaum suaminya bisa digunakan untuk membiayai hobinya entah modif kendaraan, mancing.
Dimana itu semua bisa dilakukan tanpa mengganggu tujuan lebih besar yang ingin dicapai (beli tanah-rumah, asuransi pendidikan anak, dan sebagainya).
profile-picture
profile-picture
diekri dan sinsin2806 memberi reputasi
Quote:


Bukannya maksa. Ini cuma bentuk supaya suami itu sadar akan kewajibannya dalam menafkahi istri. Dan ketika prakteknya nanti tidak terjadi perselisihan lagi masalah pernafkahan ini. Karena jelas dari awal sudah di diskusikan masalah pengelolaan keuangannya.
Quote:


Benar, metode spt ini juga masuk akal dan bisa diterapkan. Selain punya keuangan yg digunakan untuk tujuan bersama baik suami dan istri punya spare uang yang bisa digunakan untuk hobi-nya sendiri. Tp utamanya kepentingan/tujuan bersamanya sudah terpenuhi.
Lihat 1 balasan
Quote:


Wahh enakan suaminya dong Sis hehee...
profile-picture
profile-picture
tahubulatgury12 dan sinsin2806 memberi reputasi
nah lohh kejujuran itu number one, jujur jangan ada yang diselip-selipin penghasilannya emoticon-Ngakak
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
Semua ane kasihin bini... ksihkn ke yg memang tugasx
profile-picture
profile-picture
irmawidjaya dan sinsin2806 memberi reputasi
Quote:


Nah makanya sis
Quote:


Bener, kata pak ustad duit nyelip dari istri juga percuma ga bakalan berkah
profile-picture
irmawidjaya memberi reputasi
Quote:


Suami superrrrrrr. 100% dipercayakan ke bini.
Bini bini paling suka laki model begini nih
ane sama cewe ane buat rekening bersama jadi tiap habis gajian pada transfer ke atm tersebut untuk biaya nikah nantinya
profile-picture
sinsin2806 memberi reputasi
jomblo ke belakang saja
profile-picture
profile-picture
krozbonek dan sinsin2806 memberi reputasi
Quote:


Nah ide bagus gan, ane doain mudah2an hubungan langgeng ya, dan duit tabunganya juga lekas kekumpul bisa buat resepsian mayan
Emang gada salahnya ngebahas ini sebelum nikah, tapi ane kebetulan tipe yg nomer 2. Tapi untungnya suami ane ngerti, dis bilang ane kerja uangnya ya buat ane untuk kebutuhan rumah dia yg penuhin juga. Ane jg ga tau persis brp gaji suami tapi selama suami mencukupi kebutuhan ya ane terima aja. Lagipula uang yg dia pegang jg ujungnya untuk keperluan rt jg, seperti ambil kpr dan beli mobil.
profile-picture
profile-picture
encielh dan sinsin2806 memberi reputasi
Quote:


Patut disyukuri sis, kamu punya suami sebijak itu.
profile-picture
Rainbow555 memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di