CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Virus Corona Sudah Ada Di Sini, Lalu Bagaimana?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6f096b0577a94bd86c0833/virus-corona-sudah-ada-di-sini-lalu-bagaimana

Virus Corona Sudah Ada Di Sini, Lalu Bagaimana?

Virus Corona sudah ada dan menyebar di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Panik tidak menyelesaikan masalah, bahkan paranoid bisa menyebabkan stress, dan stress bisa menurunkan imunitas tubuh.

Virus Corona bukanlah pandemi pertama, dan yakinlah Virus Corona bukanlah pandemi yang terakhir.

Apapun kekecewaan kita pada pemerintah, marilah kita simpan dulu, setidaknya sampai musibah ini berakhir. Dalam kondisi seperti sekarang, kerja sama dan gotong royong yang kompak semakin diperlukan.

Ketakutan yang membuat kita hanya memikirkan keselamatan diri sendiri, justru akan memperkeruh suasana.

Misalnya stock barang berlebihan, atau menuntut lockdown tanpa memikirkan nasib mereka yang pendapatannya tergantung dari penghasilan sehari-hari (PKL, sopir taxi, dst). Kalau kebijakan lockdown tidak diikuti bantuan sosial bagi mereka, bagaimana mereka bisa bertahan hidup?

----

Jadi bijak perlu, panik jangan, selalu waspada, jangan biarkan rasa takut mematikan nalar kita.

----

Sedikit catatan buat pemerintah, bahwa kejadian seperti ini bukanlah yang pertama, dan pasti bukan yang terakhir, alangkah baiknya jika pemerintahan membentuk badan khusus untuk menangani situasi-situasi seperti ini.

Atau kalau sudah ada (TS jarang main jauh), maka pertimbangkan apakah prosedur dan kemampuan mereka sudah cukup baik?

----

Kemudian, juga catatan untuk LIPI dan peneliti-peneliti di bidang obat-obatan di Indonesia, "Halo... Apa kabar bung? Kira-kira bisakah Indonesia menjadi penemu obat atau vaksin Virus Corona?"

Bayangkan jika Indonesia yang menjadi penemu obat atau vaksin Virus Corona. Ketika itu dipatenkan, berapa besar pendapatan negara dari berjualan obat dan vaksin ini ke seluruh dunia.

Sebaliknya, ketika kita cuma jadi konsumen belaka. Bayangkan pula berapa banyak devisa akan mengalir keluar.

Inilah nasib bangsa yang ketinggalan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya menjadi pasar dan konsumen bagi negara maju. Terjajah, tanpa harus dikuasai tanah dan rakyatnya.

-----

Salam.....


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di