CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
JK: Perlu Lockdown Jika tak Ingin Seperti Iran, Korea, Italia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6ee2af82d49540bd6e6920/jk-perlu-lockdown-jika-tak-ingin-seperti-iran-korea-italia

JK: Perlu Lockdown Jika tak Ingin Seperti Iran, Korea, Italia

JK: Perlu Lockdown Jika tak Ingin Seperti Iran, Korea, Italia

Jakarta, CNBC Indonesia - Peningkatan jumlah kasus infeksi virus corona (COVID-19) di Indonesia membuat sejumlah kalangan menyerukan agar pemerintah melakukan lockdown. Hal itu bahkan sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter pada Sabtu (14/3/2020).

Namun demikian, pemerintah belum mengambil opsi tersebut untuk mencegah penyebaran wabah. Saat ditanya tanggapannya atas hal ini, mantan wakil presiden RI Jusuf Kalla menyebut peningkatan pesat dalam jumlah kasus itu sebenarnya sudah bisa dijadikan pertimbangan untuk melakukan lockdown.

Sebab, apabila penyebaran terus meningkat pesat, tidak dimungkiri jumlah kasus di RI akan semakin banyak dalam waktu dekat. Indonesia bisa menjadi seperti Iran dan beberapa negara lainnya, yang melaporkan kasus infeksi terparah di dunia.

"Coba lihat angka tadi yang sudah disampaikan, artinya tiap hari sekarang naiknya 30%, yang sembuh hanya 10%. Tapi kenaikan tiap hari 30%. Ya anda bisa bayangkan mungkin sampe akhir bulan ini bisa sampai 500 [kasus] kalau trend-nya naik terus. Oleh karena itu untuk mencegah penyebaran yang cepat itu, rumusnya rata-rata bisa menyebabkan terinfeksi ke yang lainnya 4,7 orang," kata JK dalam wawancara dengan salah satu stasiun TV swasta, kemarin.

"Apabila tidak dibatasi pergerakan orang, maka bisa makin meluas keadaan ini seperti yang terjadi di Iran, Korea [Selatan], Italia. Tentu sebelumnya di China, semuanya terjadi seperti itu. Maka salah satu cara yang efektif adalah mengurangi pergerakan yang kita kenal dengan lockdown," lanjutnya.

Sebelumnya, opsi untuk mengunci negara atau lockdown disebut oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto belum perlu dilakukan. Lantaran hal tersebut dianggap kurang efektif dalam membatasi penyebaran. Contohnya adalah apa yang terjadi di kapal pesiar Diamond Princess, di mana upaya lockdown justru membuat jumlah korban meningkat dengan pesat.

Namun demikian, JK mengatakan hal itu tidaklah sama seperti melakukan penguncian pada sebuah negara atau kota.

"Justru lockdown itu mengakibatkan pergaulan kita dikurangi, tidak seperti di kapal itu yang tiga ribu orang tinggal bersama-sama. Memang banyak yang menyalahkan karantina di kapal itu." katanya.

Lebih lanjut, JK juga mengimbau agar apabila pemerintah akan melakukan lockdown, maka perlu memperhatikan beberapa aspek penting seperti ketersediaan kebutuhan pokok, juga aturan-aturannya secara jelas.

"Pertama disiapkan logistiknya, persediaan makanan di suatu kota dan masyarakat harus betul-betul disampaikan apa yang boleh dan tidak boleh," jelasnya.

Sementara itu, terkait surat yang dikirimkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pekan lalu, JK mengatakan keputusan untuk mengumumkan status darurat nasional tidak akan mengubah apapun jika penanganan yang dilakukan tidak tepat.

Sebagaimana diketahui, pekan lalu WHO mengirim surat khusus kepada Jokowi, yang isinya menyarankan agar pemerintah Indonesia mengumumkan status darurat nasional.

"Ya dinyatakan darurat nasional atau tidak itu sama saja, yang paling penting tindakannya darurat, harus segera, cepat karena kita berperang dalam waktu terbatas. Koordinasi harus baik dan logistik juga harus baik, lengkap dengan perlengkapan seperti maskernya, kebersihan dan segala macam dan ketersediaan fasilitas lainnya.

"Harus segera diadakan dengan cepat tanpa perhitungkan faktor-faktor lain demi keselamatan manusia, masyarakat Indonesia." ujarnya. 


sumur

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...n-korea-italia
profile-picture
profile-picture
pejuang17 dan jkwselalub3n4r memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
JK: Perlu Lockdown Jika tak Ingin Seperti Iran, Korea, Italia


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Moses tambunan dan 4 lainnya memberi reputasi
kalau masih seperti ini feeling ane minggu depan udah seribu
Lihat 12 balasan
ntar dia tinggal liat tv doang dari makasar
Lihat 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
lockdown emang masyarakatnya siap?

paling juga chaos
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Moses tambunan dan 2 lainnya memberi reputasi
Setuju dengan Pak JK emoticon-Shakehand2
Emang udah seharusnya Jakarta dan Jabar di lakban untuk sementara,emoticon-Big Grin
Jangan sampai nih pirus merata ke seluruh indo,emoticon-Embarrassment


Bat@!
Lihat 3 balasan
presiden jokowi pindah aja ke istana bogor atau istana tampaksiring bali jika jakarta lockdown
pada ribut lockdown, gue tinggal ngopi aja deh
bisa bisa aja lokdon, tapi ya gimana masyarakatnya apakah kuat?
apakah tidak ada gejolak dikalangan bawah?

pasti mbah jk dah taukan, kenapa masih bicara seperti ini?
Diubah oleh pakulidi
Pak jk lebih berilmu dari yang lain dari omongannya dia berarti belajar tentang kasus virus ini dari negara lain tahu apa yang akan terjadi kalo penanganannya masih seperti ini , dibanding pemerintah dan menteri2nya terutama menteri kesehatan mereka nggak mau belajar dan melihat sengaja menutup mata walo jurang udah di depan mata alias denial tidak menerima kenyataan

Gua sarankan pemerintah angkat pak Jk jadi kepala penanganan kasus covid 19 di indonesia dijamin akan lebih cepat , terarah penanganannya , yang dibutuhkan indonesia ya orang seperti pak jk ini yang berilmu paham akan bahayanya virus ini dan tahu apa yang harus dilakukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Moses tambunan dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh zero099
Manila saja sudah Lockdown diumumkan Presidennya, ini untuk menghindari penularan yang tinggi dan akan sulit ditangani rumah sakit, yang menyebabkan penularan menjadi2 dan sulit dikontrol oleh pemerintah dan diri sendiri juga seperti di Itali, Iran dan Korea
Kondisi yg serba salah emang sekarang.
Pemerintah pusat pasti lagi memperhitungkan ini, moga si abud ga usah gegaya macem macem dah bakal makin pusing dia. Kalo nih kota di lockdown yg bakal ngerasain sih yg ekonomi menengah ke bawah
Diubah oleh yxgk
Lihat 1 balasan
yg teriak lockdown... ngerti ga lockdown ntu apaan? kalo ngerti ya ga segampang itu lah... lo kata pemerintah ga mikirin ke arah situ??? masalahnya masyarakat kita uda siap blm? sembako blm dilockdown aja uda mulai naik harganya... udah siap blm dgn resikonya??? jgn cuma teriak2 tp giliran beneran di lockdown pd mampus luh
profile-picture
Moses tambunan memberi reputasi
Ga bakal bisa..kaya ga tahu aja rakyat 62..
JK: Perlu Lockdown Jika tak Ingin Seperti Iran, Korea, Italia
Lihat 1 balasan
teriak lockdown tapi belum siap kalau apa2 susah

yg kerja kantoran mungkin masih dpt gaji bulanan
tapi yg kerja di lapangan macem gojek, ga narik mau dpt uang dr mna
ane kira perlu banyk pertimbangan, min lockdown diri sendiri dan keluarga dlu dgn ga kemna2 slama 2 minggu ini
yang perlu diketahui masyarakat umum bahwa lockdown itu memang perekonomian jadi berhenti, menurun sampai titik terendah
ibarat komputer itu masuk safe mode, masih idup tapi banyak fitur yg untuk sementara tidak bisa dilakukan
kehidupan jadi kembali ke kebutuhan dasar manusia, sandang, pangan, papan.. nah dalam hal ini terutama pangan

pemerintah harus menyusun rantai suplai bahan pokok, harus satu pintu.. di sini harusnya peran bulog berjalan
suplai dari luar harus lancar, aksesnya satu pintu, yg bisa keluar masuk cuma petugas aja
lagian lokcdown sesuai protokol kan 14 hari
masa nyusun suplai chain cuma buat 14 hari aja ga bisa?
kalo misal jakarta dilockdown kan masih banyak banget suplai dari daerah penyangganya

dan kalo pemerintah udah nyusun rencana, tinggal kita2 aja nih yg harus nurut, jgn egois
jgn nimbun banyak2 trus dijual lagi, jgn udah dapet pembagian trus ngantri lagi ngaku2 belum dapet, jgn tipu2 punya anak cuma 2 ngakunya 5, dsb emoticon-Nohope

kuatir perekonomian jadi krisis? ya pasti krisis lah.. namanya jg lagi sakit, ga bisa dihindari itu
ibarat orang punya warung, kalo doi sakit trus harus bedrest n ga bisa buka warung ya pasti pendapatan berkurang lah.. wajar

aset utama manusia itu kesehatan gaes.. bukan perusahaan, bukan tanah, bukan saham, bukan tabungan, dll
profile-picture
lqmnnhkm memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Kita negara kepulauan pak, kalau mau eksperimen, Bali mungkin bs dijadikan patokan pas Nyepi nanti. Sekolah diliburkan, yg ada malah pelajarnya berkeliaran kemana-mana, karyawan yg diliburkan cabut pergi ke luar kota, bukannya gk mau dilockdown, tp maaf ya pak, umumnya masyarakat kita cenderung susah diatur.
telat jek semua udh serba telat org sni udh pd mudikemoticon-Takut
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di