CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6ec07fb41d302eca677cda/warga-dki-masih-padati-pusat-keramaian-di-tengah-larangan-anies-akan-wabah-corona

Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona

CNN Indonesia

Sabtu, 14/03/2020 15:54

Bagikan :

Suasana di Pasar Gembrong, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

Jakarta, CNN Indonesia -- Pusat keramaian di Jakarta masih ramai dikunjungi meski Gubernur DKI Anies Baswedan mengimbau warga mengurangi kegiatan di luar rumah untuk mencegah kemungkinan penularan virus corona (Covid-19).

Keramaian terpantau di Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Orang-orang hilir mudik di pasar yang terkenal sebagai pusat mainan anak ini.

Banyak orang berjalan sekadar melihat-lihat aneka mainan anak. Imbasnya, arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat, depan Pasar Gembrong, padat merayap.


Penjaga salah satu toko mainan, Buyung, mengatakan para konsumen masih mendatangi tokonya meski ada imbauan pembatasan kegiatan di luar rumah oleh Anies.

Lihat juga: Anies Minta Warga Jakarta Tinggal di Rumah Demi Cegah Corona

Menurut Buyung, hari Sabtu dan Minggu adalah puncak keramaian di Pasar Gembrong. Sementara pada hari kerja, jumlah pengunjung berkurang. Pola itu udah terjadi sejak lama.

"Sabtu hari ini masih banyak. Kalau hari biasa memang menurun, tapi kalau Sabtu atau Minggu tetap ramai. Tidak ada pengaruh," kata Buyung saat ditemui di Pasar Gembrong Basura, Jakarta Timur, Sabtu (14/3).

Buyung mengaku sudah mendapat sosialisasi terkait virus corona. Sosialisasi disampaikan oleh petugas RT & RW yang langsung mendatangi tokonya. Para petugas itu memberi arahan agar pegawai toko memakai masker dan sering cuci tangan saat melayani konsumen.

Kendati demikian, Buyung tidak memakai masker. Alasan Buyung, harga masker saat ini melambung tinggi dan sangat sulit dicari. Ia berkata seharusnya pemerintah lah yang menyediakan masker, tak hanya sekadar mengimbau.

"Kita juga ada yang datang disuruh pakai masker, cuci tangan. Dia sudah menyuruh tapi tidak dikasih gratis," tutur Buyung.


Terpisah, penjaga toko mainan di Pasar Gembrong, Iche menyoroti keterbatasan stok main favorit akibat wabah virus corona.

Kebanyakan mainan di Pasar Gembrong diimpor dari China. Sejak wabah corona Desember lalu, Iche menyebut aliran mainan dari China terhenti.

Menurut Iche mainan buatan Indonesia juga bernasib sama. Dia menduga hal itu terjadi karena bahan baku mainan buatan Indonesia, masih diimpor dari China.

"Dari China barang berhenti, jadi berhenti produksi. Barang barang yang laku sudah tidak ada. Sudah tidak masuk barangnya, karena virus," kata Iche.

Tempat parkir di Bassura City, Jakarta Timur, masih dipadati kendaraan para pengunjung, Sabtu (14/3). (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Berbeda dari Buyung, Iche merasakan sedikit penurunan pengunjung pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

"Dua bulan sebelum corona, Jumat, Sabtu, Minggu itu pasti toko sudah penuh. Kalau sekarang yang masuk satu-satu [tidak bergerombol]," kata Iche

Pusat Perbelanjaan Bassura City juga terlihat ramai pengunjung. Bassura City terletak tak jauh dari Pasar Gembrong. Masih berada di pinggir jalan Basuki Rahmat.

Lihat juga: Data Sebaran Pasien Positif Corona di Jakarta

Petugas keamanan Bassura City, Fransiscus mengatakan pengelola Bassura City belum menerapkan pengecekan suhu tubuh di lobi pengunjung karena khawatir akan mengganggu kenyamanan konsumen.

Meski demikian dia menyatakan pengelola telah menyediakan hand sanitizer untuk pengunjung. 

"Belum ada cek suhu tembak. Nanti justru malah repot, orang jadi malas bahkan malah sebabkan antrean. Kalau di kantor dan hotel itu beda," kata Fransiscus.

Pengecekan pengunjung di Bassura City, Jakarta Timur, Sabtu (14/3). (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Toko-toko di Bassura City punya aturan berbeda menyikapi pencegahan virus corona. Mayoritas toko memang menyediakan hand sanitizer bagi pengunjung, namun tak semua menerapkan pengecekan suhu tubuh. 

Salah satu toko yang menerapkan pengecekan suhu tubuh adalah restoran Bakmi GM. Koki Bakmi GM, Rizki menuturkan sebelum masuk kerja, seluruh pegawai harus menjalani pengecekan suhu tubuh.

"Setiap sebelum kerja kita cek suhu tubuh. Kalau di atas 38 derajat disuruh pulang," kata Rizki. (jnp/wis)

Bagikan :

pasar gembrong virus corona covid-19 pemprov dki jakarta


https://m.cnnindonesia.com/nasional/...h-wabah-corona

Anus dilepehin
profile-picture
profile-picture
qavir dan bonani memberi reputasi
Diubah oleh anus.baswedan
Halaman 1 dari 2
Kalau gubernurnya jkw ane yakin yang disalahin pasti rakyat +62 nya. Karena sekarang anies, jadi sekarang komennya, anies yang dilepehin. Bener ga? emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Di mata ebong, jkw selalu benar, dia tidak pernah salah. emoticon-Shakehand2
Lihat 1 balasan
Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona
Balik ke kesadaran masing masing sih

Sayangnya pola pikir orang kita mayoritas masih lebih prefer mengobati daripada mencegah
Mereka pikir gampang disembuhkan dan tingkat kematianya jg kecil dibanding virus mers dan sars makanya mereka ga gitu mikirin kl terinfeksi.
Lihat 1 balasan
saking sumpeknya warga DKI sm macet tiap hari, ada himbauan jangan keluar rumah dimanfaatin buat jalan2

mumpung sepi emoticon-Leh Uga

sistem komunis dan semi militer paling cocok diterapin kalo mau serius lockdown emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
qavir dan riezazura memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Berarti harus dipaksa alias beneran di lockdown klao nggak ya percuma mau tutup sekolah tutup gedung klao tetep keliaran kemana2 ya percuma paling worst case scenario tunggi tambah parah baru beneran di lockdown
Siap2 aja menghadapi yang terburuk
profile-picture
riezazura memberi reputasi
Org indo mah parah....
Begitulah indon, ga mau diatur. Ga punya kesadaran lingkungan, suka2 gw semua.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qavir dan 2 lainnya memberi reputasi
Ya jelas laaah, kemarin aja masih sempet ada Demo koq emoticon-Wakaka Ngga ngaruh bagi mereka emoticon-Ngakak
Baru sebatas himbauan gak ada larangan juga si, lagian gk semua warga jekardah bisa gawe di rumah bnyak yg idup dari hari kehari gak gawe ya gak makan

Hati2 pembawa virus corona, mending jangan dekat2.... emoticon-Takut


Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona


Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ridonculous dan 2 lainnya memberi reputasi
yap intinya si anus ga bisa nyetop wagra jekardah dari ngumpul2...napa? si anus bener karena dia ga sanggup ngurus warga jekardah? emoticon-Wakaka
Rakyat 62 gitu lo..santui...u mau lockdown satu negara juga ga bakal pada takut. Berani dan bodoh itu memang beda tipis.
Salah satu contoh warga panutan yang percaya bacotan mentrinya nastak cebong dungu nih,
emoticon-Leh Uga


Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona


Ntar kalo ada apa apa, tinggal auto salahin anies

emoticon-Leh Uga
orang kita itu emang bebal...
sama kayak kasih himbauan ke para perokok, merrka ga bakal mau berhenti merokok. walau cukai rokok naik terus, mereka bakal tetap beli karena baginya itu sudah kebutuhan.

hal yg sama buat keramaian, karena hiburan atau liburan sudah jadi kebutuhan.
Warga DKI Masih Padati Pusat Keramaian di Tengah Larangan Anies Akan Wabah Corona
profile-picture
qavir memberi reputasi
ya pasar pasti selalu penuh, orang kan rata2 banyaknya masih beli ke pasar untuk kebutuhan sehari2.

mau dilarang tar rusuh, makanya yg minta lockdown coba kasi solusi tuh biar bisa lockdown tapi kebutuhan sehari2 terpenuhi.

jangan bilang kebutuhan sehari2 harus dipenuhi pemerintah, sampai ada yg bilang amerika cairin dana untuk kebutuhan sehari2 itu HOAX, dana yg keluar itu itu kebijakan fiskal ekonomi, sektor kesehatan dan kebijakan di sektor lain selama darurat nasional bukan untuk makan rakyatnya.
Emang semua perusahaan/kantor memberlakukan wfh??? Yg wfh manager keatas... Yg cungpret tetep harus ngantor

emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Quote:


iyap dan yg di prediksi mencapi 1.5T usd bukan BLT tp bond purchase, credit lending delay yg lebih mengutamakan perputaran uang di sistem ekon,

Untuk insentive tax waive, jd klo ikutin sejak powell rate cut 1 ( td pagi rate cut lagi) ga ada bantuan macem blt insentive ada dan tujuan nya ke corporate dulu
profile-picture
kaskus.bo memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Biarkan seleksi alam bekerja emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di