CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ibu Keren From Salatiga
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6e5ef182d49539df24680f/ibu-keren-from-salatiga

Ibu Keren From Salatiga

Ibu Keren From Salatiga

Ibu Keren From Salatiga[URL=link]http://www.muslimah.co.id/muslimah-zone/2016/07/01/septi-peni-wulandani-penemu-jarimatika-yang-rela-tinggalkan-karir[/URL]



Jadi Ibu yang seutuhnya mengurus anak-anak tanpa menjadi wanita karir mungkin bagi sebagian perempuan saat ini tidak mudah untuk dilakukan.

Banyak orang yang belomba-lomba agar lulus menjadi seorang PNS. Namun lain halnya dengan ibu yang satu ini. Dia adalah Septi Peni Wulandani. Seorang Ibu dari tiga orang anak. Ia lulus PNS pada usia 20 tahun. Sebuah cita-cita yang didambakan banyak orang.

Namun ia rela melepas gelar PNSnya demi mengurus ketiga buah hatinya. Saat ia berusia 20 tahun, ia dilamar seorabg pria dengan saat perjanjian. Calon suaminya ingin yang mendidik anak-anak mereka adalah istrinya.

Saat mereka menikah kedua pasangan ini tidak mencantumkan gelar karena gelar yang dicapai sesungguhnya ada almarhum dan almarhumah.

Dewasa ini banyak wanita yang memilih untuk berkarir sekaligus menjadi ibu rumah tangga. Namun Septi
sendiri terinspirasi dengan sebuah ungkapan “Al-ummu madrasatul ula” yang berarti, ibu adalah madrasah pertama dan utama untuk anak-anaknya. Inilah yang memotivasinya untuk terus berbenah diri demi menjadi madrasah terbaik bagi ketiga anaknya dan meninggalkan karirnya.

Allah menyuruh kita untuk menuntut ilmu. Namun tak harus di sekolah formal. Menuntut ilmu bisa dimana saja. Tidak sekolah bukan berarti tidak mencari ilmu kan? Mencari ilmu tidak melulu di sekolah. Septi dan suaminya memiliki prinsip selama Allah dan Rasulnya tidak marah. Berarti boleh.

Uniknya setiap anak harus memiliki project yang harus dijalani sejak usia 9 tahun. Hasilnya.

Anak pertamanya bernama Enes berusia 17 tahun.Enes begitu peduli dengan lingkungan, ia punya banyak project lingkugan. Bahkan ia mendapat penghargaan dari Ashoka. Masuk koran berkali-kali Ia sedang menempuh pendidikan S1 di Singapura. Ia kuliah setelah SMP tanpa ijazah. Enes kuliah bermodal preatasi. Ia membiayai pendidikannya sendiri dengan usaha door to door dan memberikan bimbingan belajar.

Sedangkan anak keduanya bernama Ara yang berusia 10 tahun sudah menjadi pebinis sapi. Ia mengelola sekitar 5000 sapi. Ara memilih menjadi pebisnis sapi karena ia tidak bisa hidup tanpa susu. Kira-kira kita diumur sepuluh tahun udah bisa apa ya ganemoticon-Bingung

Anak terakhir Septi adalah Elan.Si bungsu pecinta robot. Ia membuat robot dari sampah. Kini Elan sedang berkampanye mencari investor untuk inovasi robotnya.

Ini kisah nyata lo.. It's real story from Salatiga.

Berikut beberapa rahasia kecil dari keluarga Ibu Septi:

1. anak-anak adalah jiwa yang merdeka, bersikap demokratis adalah suatu keniscayaan.

2. Anak-anak sudh diajarkan tanggung jawab dan kerja nyata sejak kecil melalui project. Seperti yang sebutkan sebelumnya. Sejak usia 9 tahun anak Septi sudah mengerjakan project yang wajib dilaksanakan dan memberikan presentasi setiap minggu kepada orang tuanya

3. Meja makan adalah sarana diskusi. Disana mereka akan bercerita tentang apa saja. Misalnya target apa yang sudah tercapai. Target apa yang akan dicapai. Kesalahan apa yang dilakukan dan apa perbaikan yang harua dilakukan.
Satu lagi prinsip yang dipegang keluarga ini, " Kita boleh salah yang tidak boleh adalah tidak belajar dari kesalahan itu. "
Bahkan mereka punya waktu untuk merayakan kesalahan atau yang disebut "false celeberation."


4. Rasulullah sebagai role model. Kisah rasul selalu diulas. Diusia segini Rasul sudah bisa begini. Jadi diusia yang sana mereka juga harua bisa melalukan hal yang sama. Karena alasna inilah Enes memilih kuliah di Siangapura untuj meniru Rasulullah yang hijrah ke Madinah. Ia ingin pergi kesuatu temoat yang iya tidak dikenal berasal dari keluarga mana.

5.Memiliki vision board dan vision talk. Mereka mempunyai gulungan mimpi yang dibawa kemana-mana. Setiap bertemu dengan orang-orang yang hebat mereka akan share cita-cita mereka.
Dream it, share it, grow it.

6. Selalu ditanamkan belajar itu mencari ilmu bukan mencari nilai.

7. Mereka mempunya prinsip harus menjadi entrepreneur


Gimana profesi ibu rumah tangga itu merupakan profesi yang sangat keren.
Ia adalah awal terbentuknya generasi briliant
profile-picture
kruingputih3 memberi reputasi
Wuogh emoticon-Belo


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di