CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Wabah Penyakit Dalam Sejarah Islam, Bagaimana Cara Menyikapinya? Baca Disini Gansis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6da621c342bb747b635937/wabah-penyakit-dalam-sejarah-islam-bagaimana-cara-menyikapinya-baca-disini-gansis

Wabah Penyakit Dalam Sejarah Islam, Bagaimana Cara Menyikapinya? Baca Disini Gansis

السلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Wabah Penyakit Dalam Sejarah Islam, Bagaimana Cara Menyikapinya? Baca Disini Gansis
sumber

Sehubungan dengan Global Pandemi Convid-19 ada kisah dari dunia Islam yg menarik utk dishare.

Wabah Penyakit dalam Sejarah Islam & Bagaimana Menyikapinya

Hari ini umat manusia dihadapkan pada masalah bumi ini, sebuah virus/wabah yg tak terlihat.

Tapi membuat seisi bumi takut..
Yang membuat semua kekuatan, senjata, dan kesombongan bertekuk lutut, lumpuh, dihadapan kekuasaan Allah SWT..
Memang begitulah sunatullahnya,
Allah SWT menghancurkan tingginya kesombongan dunia dengan sesuatu yang kecil
Agar runtuh dengan sehina-hinanya, seperti Namrud yg mati hina karena seekor lalat.

Tapi masalah bumi ini adalah masalah muslimin juga..
Bagaimana kita bersikap..?
Karena hari ini sebagian saudara kita menganggap remeh dengan pasrah saja
Dan ada yang sangat berlebihan dengan bahkan tidak mau berjabat tangan
Indahnya agama ini, karena semua masalah sudah ada solusinya..

Dan Rasulullah SAW bersama para sahabatnya adalah orang-orang paling berjasa dalam hidup kita dalam kebingungan kita hari ini pun mereka semua hadir dengan petunjuknya..

Bukan hanya itu, tapi mereka juga hadir membawa kabar gembira untuk kita..
Kisah ini detail diceritakan dalam buku tentang khalifah Umar bin Khattab ra karya Syaikh Ali Ash Shalabi..

Tahun 18 H..
Hari itu Khalifah Umar bin Khattab ra bersama para sahabatnya berjalan dari Madinah menuju negeri Syam.
Mereka berhenti didaerah perbatasan sebelum memasuki Syam karena mendengar ada wabah Tha'un Amwas yang melanda negeri tersebut.

Sebuah penyakit menular, benjolan diseluruh tubuh yg akhirnya pecah dan mengakibatkan pendarahan, Abu Ubaidah bin Al Jarrah, seorang yang dikagumi Umar ra, sang Gubernur Syam ketika itu datang ke perbatasan untuk menemui rombongan.

Dialog yang hangat antar para sahabat, apakah mereka masuk atau pulang ke Madinah..
Umar yang cerdas meminta saran muhajirin, anshar, dan orang2 yg ikut Fathu Makkah. Mereka semua berbeda pendapat..

Bahkan Abu Ubaidah ra menginginkan mereka masuk, dan berkata mengapa engkau lari dari takdir Allah SWT?
Lalu Umar ra menyanggahnya dan bertanya. Jika kamu punya kambing dan ada 2 lahan yg subur dan yg kering, kemana akan engkau arahkan kambingmu? Jika ke lahan kering itu adalah takdir Allah, dan jika ke lahan subur itu juga takdir Allah Sesungguhnya dengan kami pulang, kita hanya berpindah dari takdir satu ke takdir yg lain.

Akhirnya perbedaan itu berakhir ketika Abdurrahman bin Auf ra mengucapkan hadist Rasulullah SAW.
Quote:


Akhirnya mereka pun pulang ke Madinah.. Umar ra merasa tidak kuasa meninggalkan sahabat yg dikaguminya, Abu Ubaidah ra.. Beliau pun menulis surat untuk mengajaknya ke Madinah.

Namun beliau adalah Abu Ubaidah ra, yang hidup bersama rakyatnya dan mati bersama rakyatnya..
Umar ra pun menangis membaca surat balasan itu..

Dan bertambah tangisnya ketika mendengar Abu Ubaidah, Muadz bin Jabal, Suhail bin Amr, dan sahabat2 mulia lainnya radiyallahuanhum wafat karena wabah Tha'un dinegeri Syam, Total sekitar 20 ribu orang wafat, hampir separuh penduduk Syam ketika itu..

Pada akhirnya, wabah tersebut berhenti ketika sahabat Amr bin Ash ra memimpin Syam, Kecerdasan beliau lah yang menyelamatkan Syam Hasil tadabbur beliau dan kedekatan dengan alam ini..
 
Amr bin Ash berkata:
Wahai sekalian manusia, penyakit ini menyebar layaknya kobaran api. Jauhilah dan berpencarlah dengan menempat di gunung-gunung..

Mereka pun berpencar dan menempati gunung gunung, Wabah pun berhenti layaknya api yang padam karena tidak bisa lagi menemukan bahan yang dibakar..

Lalu, belajar dari bagaimana orang-orang terbaik itu bersikap..
Maka inilah panduan dan kabar gembira ditengah kesedihan ini untuk kita semua

1. karantina
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW diatas,
Maka itulah konsep karantina yang hari ini kita kenal.

Mengisolasi daerah yang terkena wabah..
Seluruh negara menjalaninya..
Namun ada negara yang entah darimana mengambil petunjuknya,
Negara tsb malah menyuruh orang2 masuk karena dalih ekonomi dan pariwisata.
Semoga Allah SWT melindungi semua penduduk negara tersebut

2. bersabar.
Karena Rasulullah SAW bersabda:
Quote:


Quote:


Masya Allah.. ternyata mati syahid lah balasan itu.. sesuatu yang didambakan kaum muslimin.
Maka, sabar dan tanamkanlah keyakinan itu. Jika takdir Allah menyapa kita, berharaplah syahid..

3. Berbaik sangka dan berikhtiarlah.
Karena Rasulullah SAW bersabda:
Quote:


Umar bin Khattab berikhtiar menghindarinya serta Amr bin Ash berikhtiar menghapusnya.

4. Perbanyak lah berdoa.
Dan doa2 keselamatan itu sudah kita lafadzkan di setiap pagi dan sore.
Quote:

Quote:


5. Sebagaimana solusi dari Amr bin Ash untuk berpencar..
Menjaga jarak dari keramaian dan menahan diri untuk dirumah
Cara inilah yang banyak ditiru dunia luar, mereka menyebutnya social distancing..

Semua solusi itu sudah ada,
Solusi langit dan Bumi

Solusi pertama dan terakhir, solusi Bumi
Ikhtiar dengan karantina & menjaga diri dari keramaian (social distancing)..
Selama ini sudah dilakukan bahkan oleh orang2 didunia barat..

Namun mereka tidak punya solusi Langit..
Bersabar, keyakinan dan berbaik sangka akan ketetapan Allah, berdoa, dan bahkan janji akan gelar mati Syahid jika kita melakukan itu semua..

Semoga kita senantiasa dilindungi Allah SWT..
Dan bertemu kembali ditempat terbaik di SurgaNya..

Mari kita sikapi datangnya Pandemi Convid-19 ini secara rasional dan terukur, tidak abai tapi juga tidak lebay.

Wassalam
Cahaya, perbatasan kota, 15032020

Sumber : bacaan
profile-picture
profile-picture
eghy dan antomulyo memberi reputasi
solusi langit dan bumi
Untuk saat ini berusaha menjaga imun tubuh selalu dlm keadaan baik dangan minum jamu atau konsumsi makanan sehat, hindari tempat² ramai dan selalu kenakan masker saat bepergian
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
Quote:


Bener banget kak 😊
profile-picture
antomulyo memberi reputasi
jaga badan agar selalu fit biar kuat melawan virus ya gan, makan yang sehat-sehat dulu sama minum vitamin atau suplemen
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
dari tahun 90-an sebenernya ngatasi corona tuh gampang, cuman jarang orang yang tahu

peralatan
1. masker buat penderita
2. rumah buat karantina

suplemen
1. minum jahe, pala, merica + susu
2. makan daun kelor

ini buat kuatin antibodi

olah fisik
setelah sholat asar, main sepakbola 45 mnt
dibawah paparan matahari sore
setelah itu tengkurap & ditepuk2 punggungnya
ntar batuk terus keluar lendir

kalo punya lampu inframerah sinarin punggung dan dada, pagi 15 menit terus ditepuk2 punggungnya

lampu harganya Rp 125.000 merek pilip

sesimpel itu
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
Quote:


Bener banget kak, semoga kita selalu di lindungi dari hal yg nggk kita inginkan
Quote:


Intinya mulai mengatur pola hidup sehat ya kak, bagus banget ini saran nya kak, dan jangan lupa ibadah, itu kunci paling utama..
Quote:


itu SOP menyelamatkan nyawa kita dari corona
Quote:


emoticon-Jempol
Qadarullah..
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
Quote:


Allah yg berkuasa atas segala sesuatu 😇
profile-picture
rezachenko7 memberi reputasi
intinya selalu berdoa dan minta perlindungan
profile-picture
rezachenko7 memberi reputasi
Quote:


Iya kak, itu paling penting
profile-picture
rezachenko7 memberi reputasi
Bener gan, setiap penyakit pasti ada penawarnya kita harus bersabar gan. Dan mengikuti semua anjuran beliau
emoticon-Kiss
profile-picture
profile-picture
rezachenko7 dan Cahayamira memberi reputasi
Quote:


emoticon-Jempol


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di