CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Dekat dengan Pusat Wabah, Mengapa Kasus Corona di Taiwan Rendah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6cfacf9a972e0b84726512/dekat-dengan-pusat-wabah-mengapa-kasus-corona-di-taiwan-rendah

Dekat dengan Pusat Wabah, Mengapa Kasus Corona di Taiwan Rendah?


Dekat dengan Pusat Wabah, Mengapa Kasus Corona di Taiwan Rendah?
Taipei - Lebih dari dua bulan semenjak wabah virus corona jenis baru muncul di kota Wuhan, China, lebih dari 100.000 orang di berbagai negara di belahan dunia terinfeksi virus ini.

Meski demikian, Taiwan, negara yang terletak dekat dengan pusat penyebaran virus corona COVID-19 mampu menghindar dari ganasnya penyebaran wabah ini.

Ketika wabah pertama kali menyebar pada akhir bulan Desember 2019, beberapa ahli memperkirakan bahwa Taiwan akan memiliki jumlah kasus tertinggi di luar China daratan.

Ternyata, saat China memiliki lebih dari 80.000 kasus COVID-19, Taiwan justru mampu mempertahankan jumlah kasus yang dikonfirmasi di bawah 50. Pakar kesehatan internasional pun mengapresiasi respon serta langkah penanganan cepat yang dilakukan Taiwan.

Jason Wang, ahli kebijakan kesehatan masyarakat dari Universitas Stanford di Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa Taiwan menyadari potensi krisis sejak dini, dan mampu menerapkan langkah terdepan dalam menghadapi wabah.

"Taiwan mendirikan Pusat Komando Kesehatan Nasional (NHCC) setelah epidemi SARS pada tahun 2002 dan 2003. Itu adalah persiapan untuk krisis berikutnya," kata Wang, menambahkan bahwa NHCC mengintegrasikan data dan memungkinkan para ahli untuk bekerja sama.

Respon cepat Taiwan

Pemerintah Taiwan memberlakukan larangan perjalanan pada pengunjung dari China, Hong Kong dan Macau segera setelah jumlah kasus virus corona mulai meningkat di daratan China. Selain itu, pemerintah menerapkan larangan ekspor masker bedah, memastikan persediaan masker cukup di negara tersebut.

Wang mengatakan bahwa penerapan hukum kesehatan masyarakat memberi pemerintah Taiwan kekuatan tambahan untuk mengalokasikan sumber daya.

"Pemerintah Taiwan mengintegrasikan data dari asuransi kesehatan nasional dengan data imigrasi dan bea cukai," kata Wang. "Ini memungkinkan personel medis di lapangan mengidentifikasi pasien yang dicurigai setelah memeriksa riwayat perjalanan mereka."

Pemerintah Taiwan juga mengembangkan program yang memungkinkan orang untuk melaporkan sejarah perjalanan dan gejala penyakit dengan memindai kode QR ketika mereka tiba di Taiwan. Mereka kemudian menerima pesan teks dengan status kesehatan mereka, yang memungkinkan petugas imigrasi mengizinkan penumpang berisiko rendah masuk dan fokus pada penumpang dengan risiko infeksi COVID-19 yang tinggi.

"Ada banyak hal yang dapat dilakukan pemerintah Taiwan dengan teknologi baru, dan praktik-praktik ini memungkinkan mereka untuk menangani dan menindaklanjuti orang dengan perawatan yang tepat," kata Wang.

Sikap kooperatif publik untuk mentaati peraturan pemerintah juga telah membantu Taiwan dalam menghadapi wabah virus corona.

"Kebanyakan orang Taiwan mengalami kesulitan selama epidemi SARS, jadi ingatannya masih segar. Ini membantu menumbuhkan rasa kebersamaan," kata Dr. Chunhuei Chi, seorang profesor kesehatan masyarakat dari Universitas Oregon di AS.

Penelitian medis Taiwan

Chi mengatakan bahwa Taiwan telah berinvestasi dalam penelitian biomedis selama beberapa dekade terakhir dan tim peneliti mereka telah bekerja secara massal melakukan tes diagnostik cepat untuk COVID-19.

Sebelumnya, Minggu (08/03), tim peneliti Taiwan Academia Sinica mengembangkan antibodi yang dapat mengidentifikasi protein yang menyebabkan virus corona. Mereka bekerja untuk menemukan cara cepat untuk mempersingkat waktu diagnosis virus corona hingga 20 menit.

Peneliti utama tim, Dr. Yang An-Suei, mengatakan bahwa langkah selanjutnya bagi tim adalah memvalidasi produk sebelum meluncurkan alat tes cepat di Taiwan.

Dan meskipun China terus menghalangi Taiwan untuk bergabung kembali dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO), pakar kesehatan masyarakat Wang mengatakan bahwa Taiwan terus berbagi pengalamannya dalam melawan wabah virus corona dengan negara lain.

"Taiwan telah berbagi strategi pencegahan epidemi mereka dengan negara-negara lain melalui sambungan teleconference, sambil membantu negara-negara yang tidak memiliki kemampuan medis canggih untuk memproses sampel dari pasien," kata Wang. rap/

dihalangi buat gabung who tapi tetap bisa menangani virus good job taiwanemoticon-thumbsup

sumber



profile-picture
profile-picture
profile-picture
atmajazone dan 6 lainnya memberi reputasi
awal2 kasus aja Taiwan udah gerak cepat menutup akses dari dan menuju China.
profile-picture
atmajazone memberi reputasi
Lihat 1 balasan
urban survival ama implementasi hse taiwan bagus sih

beda ama indo yang bermodal ruqyah lah, wudhu lah, nasi kucing, tentara allah, gak usah pake masker dlsb, didoain ulama emoticon-Nohope

profile-picture
profile-picture
profile-picture
albertmare dan 2 lainnya memberi reputasi
Lebih dekat lagi Korut.

karna di sana gak menganggap enteng ntu virus
profile-picture
ZenMan1 memberi reputasi
tuh contoh lah taiwan..
Mereka udah lebih waspada dari awal. hebat dah
Hal positif yang seperti ini yg perlu dicontoh buat pemerintah kita, supaya kedepannya juga lebih cepat dlm menghadapi masalah
negara pembuat brand asus apa yg bisa dikecewain ?? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
syl1189 dan batigols memberi reputasi
Diubah oleh ueki19
karena WHO tidak peduli dengan taiwan emoticon-Big Grin

taiwan memang emoticon-Angkat Beer
Quote:


kalo disini malah kabur saat diisolasi
Harusnya banyak negara yang mencontoh taiwan nih gan biar gak semakin menyebar nih virus
Quote:


Korut yang positif langsung didor mati
Quote:


Quote:


Orang orangnya juga ngk ngeyel ngk kaya di mari, udah tau ada wabah tapi malah pada bolak balik LN, kan cari penyakit

Banyak juga yang anggap remeh emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 2 lainnya memberi reputasi
awal-awal Corona, malah pemerintah +62 menjajakan pariwisata dan diskon pesawat.
kan koplak
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan atmajazone memberi reputasi
jawabannya sangat simpel... karena taiwan lebih hygiene drpd menglen....

menglen suka boker sembarangan... meludah sembarangan.... jadi jelaslah mudah menular.....



pesan buat koh ahyan :
westernphobia cuman bermimpi, mo sampai kapanpun taiwan tidak akan bersatu dengan menglen... tidak apa2 tidak bisa merdeka... yg penting tetap pisah dengan menglen... emoticon-Big Grin
Pengen jadi warga sana
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
mungkin karna orang sono ga demen ngumpul2 kyk kita...di sono udah kebiasaan individualistis


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di