CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Hasil Riset Medis Menakjubkan Di Masa lalu Yang Tidak Dianggap
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6c9357f4d695797d58578d/hasil-riset-medis-menakjubkan-di-masa-lalu-yang-tidak-dianggap

Hasil Riset Medis Menakjubkan Di Masa lalu Yang Tidak Dianggap

Hasil Riset Medis Menakjubkan Di Masa lalu Yang Tidak Dianggap
In the treatment of an individual patient, where proven interventions do not exist or other known interventions have been ineffective, the pyhsician, after seeking expert advice, with informed consent from the patient or a legally authorised representative, may use an unproven intervention if in the physician’s judgement it offers hope of saving life, re-establishing health or alleviating suffering. (Deklarasi Helsinki, Amandemen Keenam, 2013).


Ilmuwan adalah sebuah profesi cerdas dan terhormat. Bagaimana tidak, para ilmuwan adalah mereka yang melakukan penelitian atau riset, sehingga hasil riset mereka menuntun masyarakat awam menuju pencerahan pemikiran dan penambahan wawasan tentang baik dan buruknya suatu aspek dalam bidang kehidupan. Meski begitu, suatu riset atau penelitian ternyata tidak selalu berujung pada penghargaan dan ketenaran, meskipun hasil risetnya itu menakjubkan dan berpotensi menyelamatkan nyawa banyak orang.

Beberapa hasil riset di masa lalu membuktikan hal itu:
  • Tahun 1983. Setelah melakukan riset dan uji coba terhadap hewan, Dr. Jewell Osterholm (direktur bedah syaraf di Jefferson Medical College, Philadelphia, Amerika Serikat) menyatakan bahwa kerusakan syaraf akibat penyakit stroke bisa disembuhkan dengan cara menyuntikan suatu campuran obat yang kaya oksigen ke bagian tulang belakang.
  • Tahun 1986. Setelah melalui riset laboratorium dan diuji coba kepada darah hewan selama bertahun-tahun, Medizone (sebuah perusahaan swasta di bidang jasa rumah sakit dan perawatan kesehatan bermarkas pusat di Michigan, Amerika Serikat) menyatakan bahwa semua darah yang disimpan di bank darah bisa dimurnikan darahnya dengan ozone, dan semua virus HIV bisa dilumpuhkan. Namun ketika pihak Medizone meminta ijin untuk riset dan diujicobakan kepada darah manusia, FDA (badan pengawas makanan dan obat di Amerika Serikat) tidak memberikan ijin.
    Hasil Riset Medis Menakjubkan Di Masa lalu Yang Tidak DianggapDr. Mulyadi Tedjapranata, Pemilik Medizone Clinic di Jakarta Pusat

  • Tahun 1987. Sebuah hasil riset medis tentang gas ozone di Republik Kuba yang dilakukan oleh Cuban National Institute For Scientific Research (sekarang berubah namanya menjadi National Center for Scientific Research) membuktikan bahwa ozone itu tidak akan menyebabkan keracunan, dan tidak akan menyebabkan mutasi sel atau kanker.
  • Tahun 1988. Seorang dokter medis bernama Dr. William Closon yang bekerjasama dengan Basil Wainwright dalam risetnya di Brunswick Blood Laboratories menyimpulkan bahwa takaran ozone di dalam suatu media non-sitotoksik untuk melumpuhkan virus HIV secara maksimal adalah 27 microgram per mililiter.
  • Tahun 1988. Dr. Scott Ricke dan Basil Wainwright (pencipta alat untuk terapi ozone bernama: Polyatomic Apheresis) melakukan riset HIV in vivo dengan melakukan perawatan terhadap 5 orang pasien AIDS di Nogales, Mexico. Dalam perawatan selama 10 hari dengan menggunakan ozone dan proses pengukuran sel monoklonal AIDS yang dikembangkan oleh Epitope Inc., terlihat adanya penurunan aktivitas virus HIV sebesar lebih dari 28%.
  • Tahun 1989. George White, Ph.D (penanggungjawab penyelidikan tentang ozone dari American Red Cross), Basil Wainwright, Dr. Dietz, Dr Doshi, dan Norman Cole (mantan wakil direktur American Red Cross) akhirnya berhasil mengadakan pertemuan dengan seorang pejabat tinggi militer angkatan laut Amerika Serikat (mewakili pemerintah) dan 15 orang pejabat teras lainnya dari American Red Cross (PMI-nya Amerika Serikat) di Washington DC. Pertemuan ini adalah dalam rangka berdiskusi dan mepresentasikan tentang kemampuan ozone dalam memurnikan seluruh stok darah nasional. Setelah George White memasuki ruang pertemuan dan diberitahu bahwa puifikasi darah dengan ozone bisa menjadikan kualitas stok darah nasional menjadi aman dan lebih baik, dia berkata dengan nada suara datar: “Anda tidak mungkin merawat darah dengan ozone”. Lalu dia pun mengutip hasil riset tahun 1963 dan 1976 tentang ozone yang terletak di antara lapisan trofosfer dan stratosfer. Sebelum presentasi ilmiah dilakukan, dan setelah memaparkan tentang 2 kutipan tersebut, George White mengakhiri pemaparannya dengan berkata: “Dengan merujuk pada 2 kutipan ilmiah tadi, American Red Cross tidak tertarik untuk melakukan purifikasi darah dengan menggunakan ozone”. George White pun langsung meninggalkan ruangan pertemuan tanpa ingin melihat presentasi ilmiah yang akan disuguhkan. Padahal Dr. Dietz, Dr Doshi, dan Basil Wainwright akan mempresentasikan tentang purifikasi darah dengan menggunakan ozone yang bisa diproduksi sendiri, bukan mengambi gas ozone dari langit.
  • Tahun 1989. Medizone terus menunjukkan keberhasilan risetnya tentang ozone dengan menguji-cobakannya kepada berbagai hewan. Hasil risetnya: tidak ada efek samping dan semua hewan tersebut malah semakin sehat. Sementara itu, FDA melarang masuknya hasil-hasil riset dari Jerman tentang ozone ke Amerika Serikat, dan tetap melarang ujicoba ozone terhadap manusia.
  • Tahun 1989. George Perez, M.D (Direktur Virologi di Saint Michaels Medical Center, kota Newark, New Jersey, Amerika Serikat dan kepala investigasi dari dewan peninjau Saint Michaels Medical Center ditugaskan untuk melaksanakan protokol: 75 day institutional review board supervised ozone/AIDS. Protokol tersebut adalah pelaksanaan riset medis dan ujicoba perawatan ozone selama 75 hari terhadap 5 orang pasien pengidap AIDS di Saint Michaels Medical Center. Hasil riset ini: dalam perawatan ozone selama 15 hari, terlihat adanya penurunan jumlah inti protein dari virus HIV (p24). Penurunan ini mengindikasikan terjadinya “pembantaian” virus HIV di dalam tubuh 5 orang pasien tersebut. Lalu, jumlah sel limfosit (T4) di dalam 5 tubuh pasien tersebut kembali normal bahkan ada yang meningkat. Memasuki hari ke-16 riset, tiba-tiba muncul tekanan politik agar riset dan ujicoba ini tidak dilanjutkan. Riset medis dan ujicoba ini pun akhirnya dihentikan, dan 5 pasien yang sudah sembuh dari AIDS itu pun dilepaskan.
  • Tahun 1990. Mengkombinasikan ozone dengan 5-fluorouracil terbukti sinergis in vitro dalam melawan sel tumor. Lalu, ozonisasi darah terbukti meningkatkan limfokinesis,
  • Tahun 1991. Beberapa peneliti dari berbagai universitas di wilayah timurlaut Amerika Serikat menjalin kerjasama dengan sebuah lembaga riset eropa dalam rangka melakukan riset selama 2 tahun tentang pembasmian beberapa mikroba dengan menggunakan alat penghasil ozone. Hasil riset ini: ozone berhasil membunuh 100% beberapa mikroba (100% kill in vitro).
  • Agustus 1992. Beberapa peneliti dari berbagai universitas di wilyah timurlaut Amerika Serikat kembali menunjukan hasil riset mereka tentang efektivitas ozone dalam membunuh bakteri, jamur, dan virus dengan rasio keberhasilan 100%. Adanya suatu zat yang mampu membunuh 100% bakteri dan virus tanpa menyebabkan hemolisis (rusaknya sel darah merah) merupakan berita yang menghebohkan kala itu.
  • September-Desember 1992. Dr. Michael J. Ingraham di kota Nassau, Bahamas melakukan riset tentang perawatan ozone terhadap 20 orang pengidap AIDS selama 3 bulan. Hasil dari 3 bulan riset tersebut adalah 5 pasien dari 20 pasien yang diteliti dinyatakan p24 negatif (virus HIV di dalam tubuhnya 100% lumpuh).
  • Tahun 1993. Medizone berhasil melakukan riset teknologi dekontaminasi darah dengan ozone. Riset ini menggunakan monyet Kanada sebagai hewan percobaannya. Keberhasilan ini sepi dari perhatian dan pujian.
  • Tahun 1993. Riset in vitro polyatomic blood milik Dr. Benjamin Lau dari Loma Linda University, California, Amerika Serikat membuktikan bahwa metode polyatomic (metode terapi menggunakan ozone) bisa memurnikan semua darah hasil dari donor darah. Namun Pemerintah Amerika Serikat tidak pernah tertarik mengembangkan lebih lanjut hasil riset ini.
  • Tahun 1993. Beberapa peneliti dari berbagai universitas di wilayah timurlaut Amerika Serikat telah 100% berhasil membunuh bakteri, jamur, dan mikroba-mikroba jahat yang diambil dari 40 jenis penyakit degeneratif dengan melibatkan alat penghasil ozone dalam risetnya. Hasil riset ini tidak menarik perhatian pihak pemerintah.
  • Tahun 1993. Diketahui terdapat 6000 referensi hasil riset medis di Jerman yang membuktikan tentang peranan ozone dalam melumpuhkan 40 penyakit, termasuk kanker.
  • Tahun 1993. Joe McCord (peneliti dari Webb-Waring Institute for Biomedical Research di Denver) mendemonstrasikan hasil risetnya tentang bagaimana virus HIV menekan produksi SOD (Super Oxide Dismutase) di dalam tubuh. SOD adalah enzim yang bertugas menjaga sel-sel tubuh tetap sehat dan virus HIV senantiasa terawasi. SOD bekerja membentuk hidrogen peroksida di dalam tubuh yang kemudian melepaskan oksigen singlet (oksigen dengan kandungan energi tinggi dan lebih reaktif terhadap senyawa-senyawa organik). Oksigen singlet bekerja membunuh virus-virus, termasuk virus HIV.



Semua hasil riset menakjubkan di atas belum pernah ada tindak lanjutnya dari pihak pemerintah dari manapun di dunia ini hingga kini. Padahal deklarasi Helsinki dengan jelas menggambarkan bahwa seorang dokter boleh melakukan suatu unproven intervention (contohnya: terapi ozone) ketika proven intervention (contoh: terapi anti retroviral, kemoterapi, radioterapi) tidak efektif. Lalu mengapa para pemangku kebijakan dan pengambil keputusan tampaknya sangat sulit untuk menerima kenyataan bahwa hasil riset medis yang menunjukkan bahwa terapi ozone sangat potensial untuk menjadi proven intervention dalam menangani suatu penyakit? Entahlah, hanya Tuhan yang tahu.

Sumber:
Ed McCabe, O3 vs AIDS, materi presentasi Ed McCabe di National Institute of Health Office of Unconventional Medicine, Bethesda, Maryland, USA, 18 Juni 1992.

Saul Pressman, The Story of Ozone, Plasmafire Intl, Canada, 2001.

A.M Elvis and J. S Ekta, Ozone Therapy: A Clinical Review, Journal of Natural Science, Biology and Medicine, University College Cork, Ireland, 2011.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sevenfiveseven dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh inal74
14
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 4
kok ht tapi ga ada yg komen?emoticon-Bingung

BATA!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bangjaya09 dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Masih pada di alam mimpi begimane mo komeng gan hahahahahah
Dampak ozon terhadap kesehatan

Untuk sepenuhnya memahami dampak ozon, Anda harus memisahkan fakta dari rekaan. Ozon dapat bersifat baik atau buruk bergantung letaknya dalam atmosfer kita. Seperti halnya beberapa produk dapat bersifat lebih baik atau lebih buruk bergantung pada apakah produk tersebut menambahkan ozon permukaan tanah yang tidak sehat ke udara dalam ruangan Anda. Pelajari lebih lanjut tentang unit Blueair dan pengujian ozon ' 

Apa itu ozon dan mengapa letaknya menjadi masalah.

Ozon (O3) merupakan bentuk oksigen yang sangat reaktif. Gas berwarna biru pucat yang beracun, dengan bau yang menyengat mirip dengan klorin dan sifat pengoksidasi kuat, dapat terbentuk secara alamiah atau akibat ulah manusia.

Untuk memahami dampak positif dan negatif ozon, slogan Environmental Protection Agency (EPA), "good up high, bad nearby" (baik kalau jauh di atas, buruk kalau dekat di bawah), menjadi awal yang tepat. Hal ini karena bergantung pada letak ozon dalam atmosfer, ozon dapat memengaruhi kehidupan di bumi dengan cara yang baik dan buruk.



Saat muncul di lapisan yang jauh tinggi (bagian dari stratosfer dengan konsentrasi ozon yang lebih tinggi, 2 hingga 8 ppm), ozon sebenarnya merupakan hal yang baik karena membantu mencegah sinar ultraviolet yang merusak mencapai permukaan bumi. Saat ozon yang sama berada di permukaan tanah, ozon menjadi bahaya pernapasan serius, itulah sebabnya mengapa EPA mengatakan "bad nearby" (buruk kalau dekat di bawah). Alasan mengapa sangat berbahaya di udara yang kita hirup adalah bahwa sebagai oksidan yang kuat, ozon dapat merusak jaringan mukosa dan pernapasan manusia, binatang, dan tumbuhan saat konsentrasinya di atas 50 ppb.

Ketahui sumber ozon permukaan tanah.

Sumber utama ozon permukaan tanah di dalam ruangan adalah dari udara yang terbawa masuk dari luar ruangan, penyebab utamanya adalah gas buang mobil. Itulah sebabnya mengapa pada hari-hari saat ozon di luar lebih tinggi, seperti hari musim panas; mengakibatkan tingkat ozon dalam ruangan lebih tinggi. Konsentrasi ozon dapat lebih rendah di dalam ruangan daripada di luar ruangan, tetapi kita juga menghabiskan lebih banyak waktu di dalam, yang menyebabkan mengapa jumlah ozon yang rendah pun dapat memiliki dampak yang berpotensi negatif.



Selain masuk dari luar, ozon dapat dilepaskan ke udara dari beberapa rumah dan peralatan kantor seperti pengering rambut, pengaduk, pencetak laser, dan mesin fotokopi, proses industri tertentu seperti perlakuan ozon untuk air minum kemasan dan dari pembersih udara jenis tertentu.

Ozon juga dapat dihasilkan di dalam rumah atau kantor dengan pembersih udara ruangan rumahan. Beberapa bahkan menunjukkan bahwa ozon yang ditimbulkan dari produk mereka akan membantu menetralkan kontaminan berbahaya. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh EPA pada tahun 2009, reaksi antara ozon dan senyawa organik volatil (VOC) bahkan dapat menghasilkan VOC lain seperti formaldehida dan aldehida, yang lebih beracun daripada VOC asli di dalam ruangan. Selain itu, mereka juga menemukan bahwa ozon tidak menghilangkan partikel seperti debu atau polen dari udara. Meskipun penghasil ozon dapat sangat efektif dalam menghilangkan atau mengurai senyawa berbau, pembangkit tersebut tidak boleh digunakan saat orang atau hewan berada di ruangan. Kabar baiknya adalah TIDAK SEMUA PEMBERSIH UDARA DALAM RUANGAN MENGHASILKAN OZON.

Ketahui bagaimana ozon permukaan tanah memengaruhi kesehatan.

Bahkan ozon dalam jumlah yang rendah dapat berbahaya bagi kesehatan. Tanda awal dari paparan ozon meliputi hal-hal seperti iritasi mata, mulut kering, batuk, hidung tersumbat, mengi, sesak napas, dan nyeri dada pada orang yang bahkan dalam keadaan sehat. Jika Anda sudah mengalami kondisi seperti asma, bronkitis, penyakit jantung, atau emfisema, dipastikan gejala tersebut dapat menjadi lebih buruk jika terpapar ozon.

Bayi dan anak-anak memiliki berat badan yang lebih rendah, namun bernapas dengan volume udara yang lebih besar daripada orang dewasa, khususnya melalui mulut mereka. Anak-anak juga menghirup udara yang lebih rendah ke tanah, lebih dekat dengan sumber ozon yang dihasilkan oleh pembersih udara.

Beberapa studi menunjukkan bahwa ozon justru dapat membantu mengurangi konsentrasi apa pun yang terbawa udara serta menghentikan pertumbuhan virus, bakteri, dan kapang. Masalahnya adalah bahwa untuk benar-benar mendekontaminasi udara, tingkat ozon di udara harus 5-10 kali lebih tinggi dari apa yang dianggap aman untuk dihirup.

Berita baiknya adalah Anda dapat pulih dari paparan jangka pendek terhadap ozon tingkat rendah. Risiko kesehatan yang lebih serius dan berlangsung lama, seperti penyakit paru-paru dapat terjadi saat Anda menghirup ozon tingkat tinggi atau bahkan ozon tingkat rendah dalam jangka waktu yang panjang.

Dampak ozon permukaan tanah:

Jika terdapat ozon di rumah, sekolah, atau tempat kerja, Anda dapat mengalami dampak yang lebih atau kurang berbahaya bergantung pada:

• Sistem ventilasi gedung, semakin ketat isolasinya semakin banyak ozon yang terbentuk
• Bagaimana peralatan penghasil ozon dipasang, dirawat, diberi ventilasi, dan dioperasikan
• Jumlah keseluruhan ozon yang ada di udara dalam ruangan
• Status dan riwayat kesehatan saat ini
• Tingkat aktivitas—mengambil napas dalam dan cepat saat berolahraga dapat meningkatkan jumlah ozon yang masuk ke dalam
• Jumlah waktu Anda terpapar ozon di dalam ruangan

Cara mengurangi risiko paparan ozon dalam ruangan.

Ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi atau menghilangkan risiko akibat ozon.

• Pilih Pembersih udara HEPA (High Efficiency Particulate Air/Udara Partikulat Efisiensi Tinggi)pembersih udara dan penyedot yang bersertifikat CARB agar tidak menghasilkan ozon.
• Meningkatkan ventilasi dengan membuka jendela (kecuali tingkat ozon di luar ruangan tinggi)
• Memasang kipas hisap untuk peralatan (mesin fotokopi, dll.) yang dapat menghasilkan ozon, jangan meletakkan peralatan penghasil ozon dalam ruang yang kecil dan tertutup
• Selalu merawat peralatan kantor dan industri serta sistem penanganan udara dengan baik
• Menggunakan produk pembersih dan bahan bangunan yang tidak mengandung VOC dalam jumlah tinggi
profile-picture
orokleungit memberi reputasi
Diubah oleh juniorjack
Lihat 2 balasan
Quote:


ntuh kan ada sumbernya ganemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
rafifdx memberi reputasi
Diubah oleh asamboigan
-1
Lihat 1 balasan
sumber kutipannya dari mana?

Quote:
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Quote:


mana sumbernya? udah salah galak pula kau, lihat dulu dia merujuk ke postingan yang mana.
profile-picture
profile-picture
sultanmasikeren dan rafifdx memberi reputasi
Banyak bingits yak...
emoticon-Matabelo

Btw, ada dokter Mulyadi...
emoticon-Mewek
Luar biasa penelitian ini... sayangnya kurangnya dukungan dari pemangku kepentingan.....

Kabarnya terapi ozone utk kanker juga menjanjikan....
Quote:


maaf gan. diriku mengantuk jadinya gak fokus emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
balikinkulupgue dan rafifdx memberi reputasi
Quote:


agan juga gan. kalo punya otak dan pikiran dipake dulu gan. orang juga bisa salah karna gak fokus emoticon-Malu
Lihat 1 balasan
Ini yang dikembangkan oleh dr Terawan kan? Buat terapi stroke, dan juga ditolak oleh organisasi dokter sini, karena mungkin gak mendatangkan duid banyak buat mereka.
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan antomulyo memberi reputasi
Diubah oleh greengeckoijo1
lagi lagi politik yang menghentikannyaemoticon-Cape deeehh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Maybe ada konspirasi mamarika, ane pernah baca atau liat video tentang penyembuhan ozon ini dan kurang lebih seperti yg di paparkan di atas.
Padahal udah terbukti sembuh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
panjang bener Gan....emoticon-I Love Kaskus
ah yang boneng gan..?
emoticon-Leh Uga
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Dulu menakjubkan tuh.
Dulu tak diperhatikan, sekarang? Jadi bahan kajianemoticon-Cool
mungkin dampkanya akan pada lari ke ozon drpd rumah sakit. bikin rumah sakit bangkrut.

atau ya emng si pemerintah sengaja biarin yg AIDS itu gk sembuh.

gtw dah, konspirasi. tp gw yakin cepat atau lambat pasti akan terpakai nih penemuan. kaya mesin injeksi aja dlu penemunya dibunuh, skrg injeksi adlah kebutuhan. cmiiw
Kalo ternyata terapi Ozon itu terbukti berhasil... maka Perusahaan Farmasi bakalan gak laku gan..
lu pikir aja berapa total harga penjualan obat obatan untuk Kanker, Aids, dll
Halaman 1 dari 4
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di