CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rupiah Melemah, Ini Pesan Rizal Ramli untuk Gubernur BI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6c65f7c8393a3954096aa0/rupiah-melemah-ini-pesan-rizal-ramli-untuk-gubernur-bi

Rupiah Melemah, Ini Pesan Rizal Ramli untuk Gubernur BI

Jakarta, INDONEWS.ID -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2020, melemah seiring kejatuhan aset-aset berisiko. Rupiah pada Jumat sore ditutup melemah 256 poin atau 1,76 persen menjadi Rp 14.778 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.522 per dolar AS.

Baca juga : Rizal Ramli: Cukup Tingkatkan Daya Beli, Pemerintah Tak Perlu Intervensi Bursa
Ekonom Senior Rizal Ramli mengatakan, rupiah terkerek terhadap Dollar AS karena diintervensi alias doping menggunakan utang USD dengan bunga tinggi.



“Doping kok pakai uang pinjaman bunga mahal. Upaya operasi pasar uang Bank Indonesia jelas sia - sia jika tidak ada perbaikan fundamental,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/3).

Baca juga : Di Tengah Isu COVID-19, Promosi Wisata Indonesia di Moskow Jalan Terus
Padahal, sebelum fit and proper test di DPR, calon Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo datang ke rumah Rizal Ramli. “Pesan saya sederhana, “Monetary Policy saja tidak akan effektif, harus didukung kebijakan fiskal agar sektor riil kembali berkembang, jangan ibarat dibuang garam ke laut. Untuk itu, mas Perry harus berani bicara ke lingkaran dalam Presiden. Semoga Anda berani,” ujar Rizal Ramli.

Sementara itu, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra seperti dikutip Antara.com, di Jakarta, Jumat mengatakan, sentimen pasar tidak membaik setelah WHO menyatakan pandemi untuk wabah Corona. “Harga aset-aset berisiko seperti saham jatuh dalam. Ini memberikan tekanan untuk rupiah hari ini," katanya.

Baca juga : Tekan Impor, Kemenperin Pacu Investasi Industri Pelumas di Dalam Negeri
Menurut Ariston, pasar terus menunggu kebijakan-kebijakan stimulus baru dari negara-negara besar seperti AS untuk meredam kekhawatiran pasar dan mengurangi dampak negatif wabah Covid-19 terhadap perekonomian.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Penetapan itu dilakukan lantaran jumlah kasus maupun negara yang terjangkit wabah itu meningkat tajam. WHO mencatat sudah ada 126.380 kasus di 124 negara di seluruh dunia.

Dari domestik, pemerintah akhirnya merilis stimulus jilid II untuk meminimalisasi dampak COVID-19 terhadap perekonomian dalam negeri.

Stimulus jilid II ini lebih berfokus pada sektor produksi terutama sektor manufaktur. Sebab, sejak ditetapkan sebagai pandemi global, sektor tersebut kesulitan untuk mendapatkan barang modal dan bahan baku.

Rupiah pada Jumat pagi dibuka melemah ke posisi Rp 14.595 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.595 per dolar AS hingga Rp 14.840 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.815 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.490 per dolar AS. (Very)

SUMBER : https://indonews.id/artikel/28037/Ru...k-Gubernur-BI/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rocketman133 dan 2 lainnya memberi reputasi
Menteri pecatan ini masih aja dijadikan narasumber
Pesan dari menteri pecatan apa ada nilainya? Waktu masih menjabat jadi menteri apa dia pernah ngasih suatu terobosan? Ngga ada. Cuma bikin gaduh, merasa paling pinter sendiri, ga bisa kerjasama, suka memandang rendah org lain (termasuk bosnya sendiri), ga peduli aturan (seenaknya gnti nomenklatur kementrian). Saampai skrg pun masih dendam dan terheran2 kenapa ngga ada yg peduli dengan dirinya yg super jenius itu
profile-picture
profile-picture
tagnol88 dan pendekarmalam memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Awas d kepret emoticon-Ngacir
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Halah bacot emoticon-Blue Guy Bata (S)
Rupiah Melemah, Ini Pesan Rizal Ramli untuk Gubernur BI
profile-picture
getthebug memberi reputasi
mau di intevensi berapapun emang sia sia, dimana mana ekonomi anjlok karena wabah


ntar mending tunggu hasil swab corona nya si trump, baru dah bisa buat geger pasar saham dan uangemoticon-Big Grin
Ada bener nya juga, daya beli di tingkatkan akan kuat fundamentalnya

emoticon-Traveller
Giliran rupiah menguat si kadal ini diem aje😡
Teori doank dulu jadi mentri ngapain ajeemoticon-Leh Uga
Ini orang cuap2 doang kerjanya, waktu jd mentri malah ngajak debat jusuf kalla, nyinyir sm susi, sri mulyani dan menteri2 lainnya....


Levelnya sm kaya anies baswedan. D ajak kerja sm malah minta debat

emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
entecavir memberi reputasi
cebonk lulusan sd komen doktor ekonomi hell yeah😂😂😂😂😂😂
Nih orang jago teori doang. Dulu jadi mentri gak ngapa2-in.
awawawa pak pery...akuuu yg kirim karangan bunga selamat datang pas di solo....angkat aq jd pegawai BI dong...yg gajinya 30jt/bln...mobil dinas alphard,rumah dinas di pondok indah,sama selir2 yg cantik
ramli ramli emoticon-Leh Uga kayak kalo lu pegang bisa lbh baik aja. lbh ancur iya
RUPSkan semua BUMN beserta anak cicitnya, Cairin bonus 2019 mereka segera, PNS kasi gaji 13 sekarang, dorong swasta yg belum nyairin tantiem 2019 agar segera nyairin dibulan ini...dijamin multiplier effectnya langsung berasa.. sekarang pada nunggu kan, perusahaan nunggu kondisi dan respon pemerintah, pegawai nunggu cair, pemerintah ga tau nunggu apa.
Memeng secara internesyenel rata2 negara2 memasuki masa sulit sekawrang iniemoticon-Ngakak
rizal ramli beresin dwelling time di pelabuhan aja ga becus, sok blagak kasi nasihat, org klo modal bacot doang ya gini
kenapa neh orang selalu ngebacot seolah2 orang lain butuh nasehatnya? emoticon-Leh Uga
Kenapa media nyorot ini orang gak bosen apa. Cuma bisa bacot doank. Emak emak juga bisa kalau pagi nganggur.
Mentri zonk ya ini sama yang satunya.

Satu lagi si raja media. Yang bagus bagusin dirinya sendiri lewat media miliknya. Jadi menteri langsung dipecat ngawur pake banget soalnya.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di