CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Wanita Inspiratif Pakistan Yang Memperjuangkan Pendidikan Wanita Sampai Ditembak.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6c575aeaab25660e12d191/wanita-inspiratif-pakistan-yang-memperjuangkan-pendidikan-wanita-sampai-ditembak

Wanita Inspiratif Pakistan Yang Memperjuangkan Pendidikan Wanita Sampai Ditembak.

Wanita Inspiratif Pakistan Yang Memperjuangkan Pendidikan Wanita Sampai Ditembak. Tanggal 8 Maret kemarin adalah peringatan hari wanita sedunia, sebagai bentuk penghormatan dunia terhadap wanita. Wanita jaman sekarang sudah tidak bisa dipandang sebelah mata, karena wanita jaman sekarang sudah ada di level yang sama dengan pria. Wanita mampu berjuang keras untuk mewujudkan mimpinya dan bahkan tak sedikit wanita yang bisa menjadi inspirasi karena  telah memberikan dampak positif untuk lingkungan sekitarnya. 

Saya teringat akan satu sosok dari Negara Pakistan, dia adalah wanita yang sangat menginspirasi bagi dunia. Sangat patut untuk dibanggakan, karena di usianya yang masih muda, ia mampu menjadi inspirasi dunia. Bagaimana tidak, usia yang seharusnya masih digunakan untuk bermain dan bersenang-senang dengan temannya, sudah ia manfaatkan untuk memperjuangkan hak-hak wanita seusianya. Bagaimana saya tidak terinspirasi dengan wanita tangguh sepertinya?

Dia adalah MALALA YOUSALZAI, wanita Pakistan yang lahir pada 12 Juli 1997. Wanita muda pertama yang menerima penghargaan kemanusiaan tertinggi dari Nobell Prize pada usia 17 Tahun. 

Wanita Inspiratif Pakistan Yang Memperjuangkan Pendidikan Wanita Sampai Ditembak.

Sebelum melanjutkan tentang latar belakang dan perjuangan Malala Yausalzai, saya akan menjelaskan sedikit kenapa saya mengidolakan sosok Malala ini. Dia adalah seorang gadis yang sangat sadar akan pendidikan dan hak wanita, padahal usianya saat itu baru 11 tahun ketika pertama kali dia membela hak perempuan, dia bukan hanya berjuang untuk dirinya sendiri tapi untuk gadis lain seusianya. Perjuangannya ini mendapat tentangan dari berbagai pihak bahkan dari pemerintah Taliban, sampai Malala pernah dijadikan target penembakan oleh Pemerintah Taliban. Tapi dia tetap memperjuangkan hak wanita setelah mengalami tragedi itu, benar-benar sangat disalutkan. Gadis pemberani seperti dia patut dijadikan contoh, dan ini menjadi pukulan buat saya, ketika gadis kecil sepertinya mampu berjuang kenapa saya tidak? Walaupun saya tidak mungkin mengikuti jejaknya, setidaknya saya harus meniru sikap berani nya.

Malala Yousalzai lahir dari keluarga bersuku Pusthun dan menganut Islam sunni. Keberaniannya dalam menulis berkat bimbingan dari ayahnya yang merupakan penyair, pemilik sekolah sekaligus aktivis pendidikan. Malala untuk pertama kali berani berbicara di depan publik yaitu di televisi dan radio pada tahun 2008 saat usianya masih 11 tahun, dengan mengusung tema "Berani-beraninya Taliban merampas hak saya atas pendidikan".

Dalam masa-mas memperjuangkan hak wanita, pada 9 oktober 2012 Malala menjadi target pembunuhan oleh seklompok bersenjata Taliban, dan disinyalir kelompok ini adalah utusan dari Adnan Rasheed Pimpinan Taliban yang tidak suka atas kritikan Malala terhadap pemerintahan Taliban. Untung saja pada insiden ini, nyawa Malala masih bisa diselamatkan setelah ditembak pada bagian leher dan kepala namun meleset. Akibat kejadian ini, Malala sempat di rawat di Pakistan sebelum akhirnya diterbangkan ke Inggris untuk menjalani perawatan di RS Birmingham.

Pasca penembakan yaitu tanggal 12 Juli 2013, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke 16, Malala mulai berpidato lagi di depan Forum Majelis Kaum Muda di Markas Besar PBB di Newyork, Amerika Serikat. Pidato nya kali ini memuat 3 isu penting, yaitu hak perempuan, perlawanan terhadap terorisme dan kebodohan. 

Pada Oktober 2014, dirinya akhirnya mendapatkan hadiah Nobel perdamaian atas perjuangan melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk mendapatkan hak pendidikan.

Membaca kisahnya diatas, kalian juga terinspirasi kan? Tidak mungkin sosoknya tidak membawa dampak positif, bagi saya saja setelah mengetahui kisahnya keberaniannya seperti aliran listrik, dan saya sangat terpukul. Saya harus bisa menjadi wanita tangguh dan berani seperti Malala ini. Walupun saya belum dan tidak bisa memperjuangkan hak sesama wanita, setidaknya saya harus berani untuk diri saya sendiri di lingkungan tempat saya hidup, saya harus memperoleh apa yang menjadi hak saya. Semoga saya bisa seberani Malala. Dan semoga wanita generasi selanjutnya ataupun semua wanita-wanita diluar sana juga terinspirasi dengan Malala dan bisa mengikuti jejang baik dari Malala. 

sumber : 1 

Diubah oleh ayam.kapir


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di