CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kabar Perawat Meninggal karena Corona, Dirut RSCM: Sebagian Salah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6c267f365c4f2905451670/kabar-perawat-meninggal-karena-corona-dirut-rscm-sebagian-salah

Kabar Perawat Meninggal karena Corona, Dirut RSCM: Sebagian Salah

Kabar Perawat Meninggal karena Corona, Dirut RSCM: Sebagian Salah

TEMPO.CO, Jakarta - Beredar kabar seorang perawat ICU Kencana Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo meninggal setelah melakukan kontak dengan Warga Negara Asing asal Korea yang positif virus corona atau COVID-19. Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti mengatakan hanya sebagian saja yang benar dari informasi tersebut.

"Sebagian (lainnya) tidak benar," ujar Lies saat dihubungi Tempo, Jumat, 13 Maret 2020.

Lies tak menjelaskan secara detail bagian mana yang benar dan salah dari informasi tersebut. Ia mengatakan penjelasan lebih lanjut soal informasi itu merupakan kewenangan pemerintah.

"Konfirmasi data hanya oleh jubir yang ditunjuk Presiden," ujar Lies.

Adapun dalam informasi yang beredar adalah seorang perawat ICU Kencana RSCM meninggal setelah menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Ia menjadi suspect corona setelah melakukan kontak dengan WNA Korea yang positif beberapa hari sebelumnya.

"Perawat tersebut mengalami demam 2 hari setelah kontak, setelah itu menderita pneumonia-like illness. Rontgen thorax dua hari terakhir menunjukkan perselubungan kedua lapang paru," bunyi informasi yang beredar itu.

Sebelumnya RSPI Sulianti Saroso mengumumkan seorang pasien di ruang isolasi meninggal. Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, mengatakan pasien itu meninggal pada Kamis, 12 Maret 2020 pukul 08.00 WIB.

"Pagi tadi jam 08.00 ada yang meninggal 1 yang tadi malam dikirim karena dalam keadaan sudah sakit berat," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis, 12 Maret 2020.

Syahril menjelaskan satu orang yang meninggal ini adalah perempuan berusia 37 tahun. Pasien mulanya melakukan rawat jalan di salah satu rumah sakit pemerintah di Jakarta. Kondisi pasien menunjukkan cenderung menderita pneumonia akut atau Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS).

Syahril tak menyebut nama rumah sakit pemerintah yang dimaksud di atas. Hingga hari ini hasil tes corona terhadap pasien itu belum keluar.


Perawat RSCM Meninggal Akibat Contact Dengan WNA POSITIP CORONA

Sebagian salah sebagian benar gimana sih?? Mau jujur koq susah banget.

Kasihan perawat sudah jadi korban, apakah tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) ??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
..Minyak.BABI.. dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
RSCM, Puskesmas kecamatan Menteng, RS st carolus, RS Bunda, RS PGI, RS MMA ini wilayah dalam radius 2KM yg sangat berbahaya karna banyak RS yg berdekatan dan banyak hotel serta WNA

Ternyata nambah 2 tenaga medis yg positif corona di RSCM
Ini info dari grup WA internal dokter:

Telah wafat Perawat ICU Kencana, 36th suspect Covid-19 infection karena kontak dengan pasien positif Covid-19 dari Korea 6 hari lalu.

Perawat tersebut mengalami demam 2 hari setelah kontak, setelah itu menderita _pneumonia-like illness_ .
Rontgen toraks dua hari terakhir menunjukkan perselubungan kedua lapang paru. Kondisi terakhir di Ruang Isolasi IGD RSCM.
Alm. alumnus AKPER RSPAD Gatot Soebroto angkatan thn 2017 meninggal td pagi jam 8.00🙏🏻🙏🏻

PPDS yg nganter pasiennya yaitu PPDS Paru dan Anestesi, ternyata PPDS Anestesi hari ini positif Covid-19.

Mari kita jaga selalu kesehatan & kewaspadaan standar !
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GehuRisol dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chenzahendratan
Lihat 1 balasan
sudah tepat yang dibilang sama dirut rscm tsb
profile-picture
profile-picture
profile-picture
handa 23 dan 2 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
pada kepo ngapain sih sibuk sibuk ngurusin corona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
setiagustaman dan 6 lainnya memberi reputasi
Bener ngga tu meninggal gegara korona?
profile-picture
profile-picture
handa 23 dan extreme78 memberi reputasi
wni yg tiktokan di Taiwan sdh sembuh kah?
profile-picture
sunyimembara memberi reputasi
"Konfirmasi data hanya oleh jubir yang ditunjuk Presiden," ujar Lies.

emoticon-Ngakak

"Oh betul, betul. Kalau bisa kita PB IDI juga sudah merekomendasikan mengirim surat kepada pemerintah agar supaya laboratorium yang untuk bisa melakukan tes untuk virus SARS COVID ini diperbanyak. Jadi tidak hanya satu lab," kata Satgas Waspada dan Siaga NCOV PB IDI dr Erlina Burhan di Little League, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
setiagustaman dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Lies.. emoticon-Mad
Kalo beneran sih kacau
Kemenkesnya harus diganti sama orang mumpuni orang yang punya pengetahuan tentang nih virus yang kritis dan paham
Wajar jokowi jadi kaya goblok masukannya pasti dari kemenkes yang mimpin kemenkes begitu ya wajar masukkan nya ngaco bukan masukan dari orang yang paham harus seorang ilmuwan kritis haus pengetahuan baru mau meneliti dan memecahkan masalah yang paham sama nih virus yang kasih masukan ke presiden bukan dokter2 asal yang berdasarkan text book harus kritis dan inovatif karena ini virus baru tidak sama kaya virus yang udah dikenal

Bukannya mau rendahin dokter indonesia ya , tapi klian tahu sendirilah sifat dokter indonesia kaya gimana dan nggak semua dokter buruk dari yang beneran berdedikasi kerja sebagai dokter niat nyelamatin hidup orang kadang tanpa pamrih nggak banyak paling 30% dan presiden kumpulin dah tuh dokter2 yang berdedikasi tinggi dan profesional buat mimpin masalah penanganan corona dicari cara terapi penyembuhan yang tepat untuk pasien corona baik kondisi minimal ,sedang , parah biar semua pihak maupun masyarakat percaya diri kalo indonesia bisa nanganin pasien corona , makin banyak yang sembuh , kematian rendah , kasus tidak bertambah banyak makin bagus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gantarIDWS dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh nero99
Lihat 6 balasan
Jokowi dan terawan terlalu hati2 atau emang gak peduli???
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan extreme78 memberi reputasi
Lihat 29 balasan
indonesia kecolongannya bukan dari china, tapi dari negara lain, seperti jepang, korea, dan negara-negara eropa

well, bukan hanya indonesia

tindakan indonesia saat wabah ini muncul sudah bagus
membatasi gerak dari dan menuju wuhan china
ternyata yang dari negara lain yang kecolongan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 3 lainnya memberi reputasi
Yang gw kuatirkan penyebaran infeksi covid-19 ini bukan hanya di Jabotabek saja

terbukti di Solo udah ada yang positif terinfeksi bahkan sampe meninggal

harusnya pemerintah harus lebih tanggap...
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
yg bilang pak terawan gak becus, dia tuh letjend tauk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liemswieking2 dan 6 lainnya memberi reputasi
tai lah serba ditutupin
kalo udah ribuan baru tau rasa lu
profile-picture
profile-picture
mogu95 dan handa 23 memberi reputasi
statement macam gini yg malah bikin orang jadi panik.
profile-picture
profile-picture
chisaa dan irmanator memberi reputasi
jd yg benar nya yg mana? emoticon-Bingung
koplak
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Quote:

Suspect corona tapi masih belom terbukti corona.
Lihat 1 balasan
Turut berduka cita. Kasian perawatnya, masih muda 36an emoticon-Turut Berduka
Quote:


Iya dehhh, iyain aja... emoticon-Maaf Agan

Usernamenya bagus juga ya. Coba klo presiden fekaes yg menang pemilu, pasti satu negara dites dalam sehari semua biaya ditanggung pemerintah, hidup kilafah
emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
handa 23 dan suryahendro memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Info yg bener emg ga ada
Smua jg bohong
Dr yg paling atas aja suka bohong kok

emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di