CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Bengkulu /
[ COC Regional : Makanan Tradisional ] Bagar Hiu, Makanan Khas Bengkulu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6b9c245cf6c431df333d93/coc-regional--makanan-tradisional--bagar-hiu-makanan-khas-bengkulu

[ COC Regional : Makanan Tradisional ] Bagar Hiu, Makanan Khas Bengkulu

[ COC Regional : Makanan Tradisional ] Bagar Hiu, Makanan Khas Bengkulu
Kalau hiu biasanya ditakuti tetapi tidak dengan hiu pada masakan bagar hiu khas Bengkulu ini. Masakan khas yang satu ini menjadi salah satu menu yang layak dicoba karena kelezatan dan keunikannya. Sekarang akan kita coba cara membuat resep masakan yang satu ini bersama-sama.

 

Ya, daerah yang satu ini memang merupakan salah satu daerah yang cukup kaya keragaman, contohnya saja jenis masakan yang satu ini.

 

Tanpa harus berkunjung langsung ke daerah tersebut kita bisa berwisata kuliner dengan mempelajari bagaimana resep masakan ini. Tapi, sebelum kita mempelajari masakan ini jangan lupa lihat juga beberapa panduan memasak berikut:

 

1) Pancah daging sate khas bengkulu

2) Membuat ikan pais khas bengkulu

3) Gulai rebung asam bengkulu

 

Dengan rajin mencoba berbagai resep masakan yang baru maka kita akan memiliki lebih banyak variasi masakan yang bisa disajikan untuk anggota keluarga.

 

Untuk anda yang belum pernah menyantap hidangan dengan bahan dasar daging ikan hiu mungkin sebaiknya ikut mencoba masakan yang satu ini.

 

Masakan berikut cukup menggoda dan akan meningkatkan selera, mau coba masakan bagar hiu tersebut? Tenang, kita bisa mencicipi masakan ini dengan belajar menyajikannya langsung di rumah masing-masing.

 

Bagar hiu adalah makanan kesukaan Presiden Soekarno pada masa pengasihannya di Bengkulu.

Pada masa kolonial Belanda, diketahui Soekarno pernah diasingkan ke Bengkulu pada 1938 hingga 1942.

 

Bengkulu, Soekarno mempunyai makanan favorit khas daerah tersebut, satu di antaranya adalah bagar hiu.

 

Diketahui bahwa bagar hiu menjadi satu kuliner yang sering ada di Bengkulu pada saat Bulan Ramadhan. Sepintas bagar hiu mirip dengan rendang daging khas Padang, Sumatera Barat, namun perbedaannya bagar hiu tidak dimasak menggunakan santan.

 

Dalam proses memasaknya, bagar hiu menggunakan kelapa yang disangrai.Sesuai namanya, daging yang dipakai pun daging hiu bukan daging sapi atau kambing.Untuk mengolahnya pun tidak mudah, dibutuhkan keahlian dan trik khusus karena ikan hiu mempunyai bau amis yang cukup menyengat. Tidak hanya itu, biasanya keahlian untuk memasak bagar hiu ini dipelajari turun-temurun, dari generasi ke generasi.

 

Sesudah itu, bumbu rempah yang digunakan untuk memasak bagar hiu pun bermacam-macam seperti laos, kunyit, kemiri, serai, kapulaga, ketumbar, kayu manis, jahe, asam jawa, cengkeh, pala, bawang merah dan bawang putih.

 

Untuk menghilangkan bau amis ini, ikan hiu yang sudah dipotong-potong dibersihkan dengan menggunakan jeruk nipis.

 [ COC Regional : Makanan Tradisional ] Bagar Hiu, Makanan Khas Bengkulu

Cara memasaknya, pertama setelah dibersihkan dengan jeruk nipis daging ikan hiu direbus kurang lebih 10 menit agar menjadi lebih empuk.

Kelapa parut yang sudah di sangrai kemudian dihaluskan.

Haluskan bumbu-bumbu dasar seperti laos, kunyit, kemiri, serai, ketumbar, kayu manis, jahe, asam Jawa, pala, cengkeh dan banyak lagi bumbu tambahan.

Setelah itu haluskan cabai merah dan potong tipis bawang merah, bawang putih dan daun bawang.

Tumis bawang merah dan bawang putih sampai wangi dan masukkan kelapa parut sangrai yang sudah dihaluskan.

Masukkan daun serai yang sudah di memarkan dan daun jeruk nipis

Terakhir, masukkan ikan hiu yang sudah di bersihkan kedalam, beri air secukupnya dan masak kurang lebih 15 menit hingga bumbu-bumbu meresap kedalam ikan hiu.

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) hasil pengolahan Bagar Hiu ini memiliki 43,7 kalori per porsinya bila satu porsinya memiliki berat 50 gram daging hiu.

Bagar hiu tidak bisa dijumpai setiap saat, hal ini karena untuk mendapatkan ikan hiu sebagai bahan bakunya tidak mudah.

Oleh karena itu, bagar hiu bisa dijumpai pada saat-saat tertetu seperti pada masa Bulan Ramadhan, kamu bisa menemui banyak sekali penjual bagar hiu di Bengkulu.

Bagar hiu adalah makanan sejenis rendang di Sumatera Barat. Bedanya, jika rendang dimasak bersama santan dan menggunakan daging sapi, lain dengan bagar hiu yang menggunakan daging hiu dan dimasak tanpa santan melainkan kelapa yang disangrai. Makanan khas Bengkulu ini termasuk makanan yang unik karena daging yang diolah tidak biasa, yakni daging ikan hiu yang terkenal buas, pemangsa, dan menakutkan.
Bagar hiu sangat disukai oleh penduduk Bengkulu. Bagar hiu termasuk hidangan yang kehadirannya tidak setiap waktu, yakni hanya pada bulan Ramadan. Jika di luar bulan puasa makanan khas Bengkulu ini agak sulit untuk ditemukan.
Menurut pengakuan warga Bengkulu, bagar hiu dahulu pernah dimakan oleh presiden pertama Indonesia, yakni Soekarno. Sebagai informasi, meskipun bagar hiu mempunyai cita rasa yang nikmat, ternyata proses pembuatannya cukup lama dan rumit, terutama pada saat menghilangkan bau amis ikan hiu yang begitu menyengat, diperlukan jeruk nipis dan bumbu-bumbu lain.
Nama bagar hiu begitu populer di Bengkulu. Jika dilihat, bentuknya memang tidak terlalu menggugah selera. Tapi jika sudah dimakan, bisa ketagihan karena enak luar biasa.
Sepintas, bentuk bagar hiu mirip rendang daging Sumatera Barat. Tapi bagar hiu tidak menggunakan daging, murni berbahan dasar dari hiu.
Hanya, makanan yang satu ini tidak menggunakan santan. Untuk membuatnya tidaklah mudah. Tahap pertama, mengolah masakan ini harus menghilangkan terlebih dahulu bau hiunya. Karena bau hiu sangat menyengat.
Untuk menghilangkan bau hiu, harus dibersihkan dengan jeruk nipis. Nah, setelah itu baru dimasak dengan menggunakan bumbu-bumbu dasar seperti laos, kunyit, kemiri, serai, ketumbar, kayu manis, jahe, asam Jawa, pala, cengkeh dan banyak lagi bumbu tambahan.
Rupanya, makanan khas Bengkulu ini pernah jadi makanan favorit Soekarno, presiden pertama Indonesia. Soekarno kerap kali mencicipi masakan bagar hiu saat masa pengasingan di Bengkulu.
[ COC Regional : Makanan Tradisional ] Bagar Hiu, Makanan Khas BengkuluSoekarno di pengasingan sejak 1938 hingga 1942. Semasa itulah, Soekarno kerap makan bagar hiu. Selama bertahun-tahun di Bengkulu, makanan favorit lainnya adalah pais ikan. Kuliner khas Bengkulu ini juga tak kalah lezatnya.
Makanan yang berbentuk pepes ikan ini juga enak disantap. Bahan dasarnya juga sederhana. Biasanya pais ikan ini menggunakan ikan gebu dan buli.
Setelah dibumbui, ikan kemudian dibungkus dengan daun keladi. Setelah itu dikukus. Kalau sudah matang, disajikan saat hangat tentu lebih lezat.


Sumber

profile-picture
b0c4h.n4k4l memberi reputasi
rasonyo oi lemak nian emoticon-Kiss


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di