CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Madura /
[COC Regional : Lokasi Wisata] Berlibur Kepulau Seberang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6b83f07414f5349217d0a0/coc-regional--lokasi-wisata-berlibur-kepulau-seberang

[COC Regional : Lokasi Wisata] Berlibur Kepulau Seberang

Quote:

[COC Regional : Lokasi Wisata] Berlibur Kepulau Seberang

sumber gambar : 1


Sejarah Pulau Mandangin
Awalnya, Pulau Mandangin identik dengan tempat pembuangan penderita penyakit kusta. Menurut Haji Ghufron Hamim, salah satu tokoh masyarakat di Mandangin, dahulu memang isu itu benar adanya. Banyak warga di Mandangin terkena penyakit kusta. Akan tetapi, berjalannya waktu pemerintah mengadakan program pemberantasan kusta. Setiap penderita akan langsung diobati hingga sembuh.
“Jadi sekarang sudah jarang sekali. Hanya tinggal satu atau dua orang se-Mandangin ini,” ungkap Haji Ghufron
Menurut mitos yang berkembang di Mandangin, dahulu pernah tinggal seorang permaisuri, Ragapadmi. Dia diusir dari istananya di Madura  setelah mengidap penyakit kulit yang mengerikan. Selama pengasingannya dia ditemani dan menikah dengan adipatinya, Bangsacara. Setelah sekian lama, akhirnya Ragapadmi sembuh dari penyakitnya.
Dan hal ini diketahui oleh sang raja, Raja Bidarba. Sang raja memerintahkan prajuritnya, Bangsapati untuk menjemputnya dan kembali menjadikannya istri. Namun Bangsacara bersikeras menolak dan akhirnya dia pun mati terbunuh. Lalu sang istri, Ragapadmi memutuskan untuk bunuh diri. Hingga saat ini, masih sering diziarahi makam dari Ragapadmi dan Bangsacara ini.


Pulau Mandangin terdiri dari 3 dusun terletak di seberang Kec. Sampang dan wilayah administrasinya masuk ke dalam Kec. Sampang, Kab. Sampang, Pof. Jawa Timur. Ada beberapa hal yang menarik dari pulau ini.


Quote:



Quote:

Ada beberapa tempat favorit para pengunjung jika anda datang kesini dan tentunya tidak boleh untuk dilewatkan, yang pertama adalah pantai Candin. Di pantai ini, jika anda memutuskan untuk menginap, anda saat bangun di pagi hari jangan sampai melewatkan pemandangan matahari terbitnya. Terang cahaya matahari yang menyembul dari ufuk timur terlihat sangat menakjubkan ditemani oleh air laut dan pantai yang juga indah, beserta siluet batu karang yang ada di sana. Ada lagi yang kedua yaitu situs makam Bangsacara dan Ragapadmi, di tempat ini anda bisa melakukan wisata religi dengan berziarah ke makam Bangsacara ( Hulubalang ) kerajaan dari raja Bidarba yang dibunuh karena istrinya ( Ragapatmi ) ingin diperistri Sang Raja, namun melihat kenyataan tersebut Ragapatmi bunuh diri di tempat yang sama dengan Bangsacara dibunuh termasuk kedua anjing peliharaanya, kemudian mereka dimakamkan ditempat yang sama.
Karena banyak warga di sana yang berprofesi sebagai nelayan, maka anda bisa juga berbelanja ikan-ikan segar yang baru ditangkap untuk selanjutnya diolah beramai-ramai bersama keluarga atau teman-teman di tepi pantai dengan api unggun.
Fasilitas di Pulau Mandangin
Karena di pulau ini sudah banyak penduduk, jadi anda bisa menemukan beberapa fasilitas-fasilitas yang sebagian besar memang dibangun oleh penduduk sekitar dan bukan oleh pemerintah kabupaten Sampang. Beberapa fasilitas itu di antaranya adalah;
- Perahu wisata
Anda bisa bersama dengan teman-teman atau keluarga menyewa perahu wisata milik penduduk di sana untuk menyusuri laut lebih jauh sekaligus melihat ikan-ikan yang bermain di bawah permukan air laut.
- Toilet umum
Jika anda butuh untuk pergi ke toilet, di sana juga telah disediakan, anda tinggal bertanya saja kepada orang atau warga di sekitar dan mereka dengan ramah akan mengantarkan anda.
- Warung-warung
Jangan takut anda akan kelaparan karena di pulau ini anda akan banyak menemukan warung milik warga yang menjual berbagai olahan ikan atau hasil tangkapan laut dengan harga yang cukup terjangkau.
- Tempat penginapan
Walaupun tempat penginapannya tidak terlalu bagus namun di sana telah ada beberapa yang menyediakan kamar untuk anda yang ingin bermalam dengan harga yang relatif murah. 
- Masjid
Bagi anda yang ingin menunaikan ibadah sholat, anda bisa langsung menuju ke masjid yang ada di sana untuk beribadah.

- Hunting
Tidak lengkap rasanya jika anda berlibur ke suatu tempat namun tidak mengabadikan berbagai pemandangan atau momen-momen seru yang terjadi. Di tempat ini anda bisa dengan leluasa menyalurkan hobi fotografi anda dari sejak anda menyebrang ke pulau Mandangin. Anda bisa memfoto pemandangan laut dan ikan-ikan yang muncul atau berselfie ria di atas perahu. Sesampainya di sana, anda bisa memanfaatkan panorama pantai yang elok sebagai target bidikan kamera anda, dan juga berfoto bersama teman-teman dengan latar belakang pemandangan pantai. Saat pagi hari waktunya anda mengabadikan momen matahari terbit yang terlihat sangat menakjubkan dari pantai di sana.
Jika anda ingin mengunjungi pulau yang satu ini anda bisa menggunakan kendaran pribadi lalu langsung menuju ke barisan Sampang atau terminal Sampang, dari sana anda bisa mengarahkan kendaraan anda untuk menuju ke Tanglok, yang membutuhkan waktu sekitar 10 menitan saja. Sesampainya di sana, anda harus meninggalkan kendaraan anda karena untuk menyebrang, hanya dengan menggunakan perahu milik nelayan yang tidak bisa memuat kendaraan tentunya. Untuk biaya menyebrang sendiri hanya dikenakan 10.000 rupiah per orang.
- Jam Buka dan Tiket Masuk ke Pulau Mandangin
Jam buka dari obyek wisata ini tentunya 24 jam, setiap hari, namun untuk menyebrang, perahu yang tersedia hanya sampai jam 15.00 saja. Tidak ada biaya tiket masuk yang dibebankan kepada pengunjung.
- Tips Berlibur ke Pulau Mandangin
Pastikan anda membawa perbekalan uang yang cukup
Jangan lupa memakai krim sunblock
Membawa topi atau kacamata bila perlu
Menghormati dan menghargai peraturan di sana


Quote:

Ada hal yang menarik di pulau mandangin saat merayakan pesta demokrasi. Kalo di kota-kota besar atau dearah-daerah lain pesta demokrasi dilambangkan dengan perkampayean. Tetapi di pulau mandangin mempunyai tradisi yang sangat unik di tengah-tengah proses kampaye. Yakni masyarakat mandangin membuat hiburan sendiri dengan mengadakan acara besar-besaran yaitu petik laut (JITEK dalam Bahasa mandangin). Hal ini di dukung penuh oleh pemerintah setempat, dan juga semua masyarakat antusias dalam merayakannya. Banyak sekali yang ikut serta dalam perayaan tersebut, mulai dari anak-anak,dewasa hingga lansiapun di perbolehkan. Petik laut tersebut di laksanakan pada H-2 sebelum pencoblosan pemilihan kepala desa baru. Dan di serarti calon masing-masing
Dalam proses JITEK tersebut, masyarakat mandangin membuat perahu yang terbuat dari bambu yang di iris kecil dan di hias dengan sebaik mungkin, karena nantinya perahu bambu kecil itu akan menjadi kepala nantinya saat proses perjalanan mengelilingi pulau mandangin, jadi dia akan berada di paling depan. semua orang yang mempunyai kapal baik besar maupun kecil, kapalnya akan juga di hias sebagus mungkin, karena siapa yang bagus hiasannya akan menjadi sorotan dan pusat perhatian, hal itu membuat orang yang punya kapal bangga dengan kapalnya sendiri.
Lebih dari dari 700 kapal di mandangin semuanya berbondong-bondong membawa penumpang. Kadang, ada banyak kapal yang samapi kepenuhan berisikan penumpang. Hal ini dikarenakan rasa antusias mereka yang membara. Saat proses pemberangkatan, semua mesin di nyalakan secara serentak dan saat itu pula bunyi mesin menggelegar disertai asap hitam.
Semua kapal berkeliling dengan perlahan, dan ada beberapa kapal yang menjadi pengawal untuk melindungi kapal kecil yang terbuat dari bamboo tersebut. Kapal bambu itu berisi kepala sapi, dan di hiasi bunga-bunga, jajan, serta bersayapkan uang kertas. kapal kecil bambu itu akan di lepas begitu saja di suatu titik yang mana titik tersebut di anggap oleh masyarakat mandangin sebagai tempat bersemayamnya penghuni laut atau BUJUK itu dalam intilah orang mandangin.
Semua itu bertujuan untuk rokat tasek madure artinya : memberi perayaan kepada penghuni laut. Dengan adanya perayaan tersebut bias mempererat solidaritas dan kekompakan masyarakat mandangin dalam bentuk keselamatan kepada arwah yang ada dilaut. Supaya para nelayan mandangin mendapatkan keselamatan dan memperoleh ikan yang banyak saat berlayar.




Quote:


Diubah oleh bdat


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di