CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Yogyakarta /
Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana Bersama Komisi A. DPRD DIY
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6b1f03eaab25614344d4b7/sosialisasi-perda-penanggulangan-bencana-bersama-komisi-a-dprd-diy

Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana Bersama Komisi A. DPRD DIY


Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana Bersama Komisi A. DPRD DIY

Adanya bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini di wilayah DIY harus menjadi perhatian khusus bagi warga. Hal itulah yang mendorong komisi A DPRD DIY untuk melakukan edukasi untuk melakukan pencegahan resiko bencana.

Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana Bersama Komisi A. DPRD DIY

Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto mengatakan dengan adanya bencana yang ada tersebut, mendidik masyarakat untuk supaya tangguh bencana alam. Di wilayah DIY sendiri ada total 301 desa dan kelurahan rawan bencana.

"Menyikapi adanya bencana, wilayah DIY sampai bulan Maret tahun ini telah dibangun 246 kelurahan tangguh bencana dan desa tangguh bencana," ucap Eko Suwanto saat ditemui dalam pertemuan dan silaturahmi warga tangguh bencana, Kamis (12/3) malam di Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri 150 Ketua Katana & KTB se Kota Yogyakarta dan menghadirkan nara sumber Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Hari Wahyudi dan Pejabat dari BBWSO Sakti Rahardiansah.

Di tahun 2022, tambah Eko akan menyelesaikan 301 desa tangguh bencana. Harapannya tahun 2026 seluruh desa di DIY akan mendapatkan fasilitasi Destana (sesa tangguh bencana) dan Katana (kelurahan tangguh bencana).


Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana Bersama Komisi A. DPRD DIY
Selain itu, lanjut Eko, pemerintah DIY juga sudah membangun 88 satuan pendidikan aman bencana dengan sasaran sekolah-sekolah yang ada di DIY. Pembentukan satuan bencana tersebut untuk mempersiapkan menghadapi risiko bencana.

"Meskipun telah membentuk itu semua, pemerintah masih mempunyai PR yakni perlunya edukasi bagi kelompok-kelompok masyarakat untuk memahami mitigasi bencana agar dilakukan," ujar politisi muda PDI Perjuangan Eko Suwanto.

Eko menambahkan bahwa terkait kebencanaan ini harus ada komitmen dari semua pihak untuk bersama-sama melakukan pencegahan agar masyarakat siaga dan siap dalam menghadapi resiko bencana. Di DIY total ada 12 jenis bencana.

Dari sisi anggaran, Eko menjelaskan, dana APBD DIY selama ini tidak ada masalah. Dalam satu tahun bisa mengerjakan antara 20 sampai 31 destana dan katana

"Soal anggaran, Komisi A DPRD DIY bersama Pemprov DIY memprioritaskan mitigasi bencana. Tahun 2020 ini kita bangun 21 Destana/Katana. Insya Allah nanti di perubahan 2020 akan kita tambah lagi. Prinsipnya kita lakukan percepatan pembangunan Destana/Katana," tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto.

Soal mitigasi bencana, kata dia, ada lima aspek yang perlu dilakukan. Yaitu Pencegahan, Kesiapsiagaan, Kedaruratan, Rehabilitasi/Rekonstruksi dan
Relokasi. Langkah-langkah yang dilakukan oleh instansi terkait dalam penanganan bencana adalah mendidik masyarakat untuk tanggap bencana.

"Kedepan kita harapkan Pemda dapat fasilitasi Katana/Destana termasuk Kampung Tangguh Bencana dalam melakukan edukasi ke masyarakar secara berkesinambungan termasuk mendukung anggaran untuk rapat rapat koordinasi ditiap desa/kelurahan. Pengurus Destana, Katana dan KTB ini orang hebat yang memiliki jiwa membantu orang lain sangat hebat. Kita apresiasi kerja kerja para aktifis kelurahan tangguh bencana dan kampung tangguh bencana, juga kampung siaga bencana serta satuan pendidikan aman bencana. Pemda harus alokasikan anggaran untuk mendukung operasionalnya setelah diresmikan atau dikukuhkan agar fungsi edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat bisa ditingkatkan", ujar Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Eko Suwanto (*)


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di