CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Penderita Amnesia 30 Tahun Ini Ingat Kembali Gegara Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6b0edda2d1953bee42cbfe/penderita-amnesia-30-tahun-ini-ingat-kembali-gegara-corona

Penderita Amnesia 30 Tahun Ini Ingat Kembali Gegara Corona


Penderita Amnesia 30 Tahun Ini Ingat Kembali Gegara Corona

Ilustrasi berpelukan. (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, FUJIAN – Pekerja konstruksi asal China yang menderita amnesia selama 30 tahun tiba-tiba ingat kota asalnya. Ia kehilangan ingatannya akibat kerusakan otak pada 1990.


Dilansir dari Daily Mail, Kamis 12 Maret 2020, pria yang diketahui bernama Zhi Jiaming (57) itu tiba-tiba ingat asal muasal dirinya ketika menonton berita virus corona di TV.


Pekerja itu sebelumnya tidak bisa kembali ke rumahnya selama 3 dekade terakhir akibat kerusakan otak. Setelah menonton tayangan berita itu, dia akhirnya bisa menghubungi keluarganya di Cina.


Dengan bantuan kepolisian setempat ia berencana untuk bertemu dengan keluarganya sesegera mungkin. Saat ini Zhu tinggal bersama tenaga kerja lainnya bermarga Lei.


30 tahun yang lalu, Zhu meninggalkan keluarganya agar mendapatkan pekerjaan konstruksi di Cina bagian Selatan, provinsi Fujian. Wilayah itu berjarak 1.300 kilometer dari kota asalnya berada, Chishui, Guizhou.


Dia menderita menderita kerusakan otak hingga amnesia yang diakibatkan dari kecelakaan kerja di tahun yang sama. Zhu juga kehilangan identitasnya dan menjadi tunawisma sebelum akhirnya dia berjumpa Lei.


Pada 2015, Zhu diajak pindah pasangan Lei untuk pindah ke Yunhe, provinsi Zhejiang di mana keluarga Lei berasal. Di wilayah itu, berjarak 1.500 kilometer dari kota asal Zhu.


Setelah Zhu pindah ke Zhejiang, memorinya mulai perlahan kembali. Suatu hari, dia menonton tayangan berita tentang virus corona yang terjadi di kota asalnya.


Zhu tiba-tiba jadi ingat dari mana dia berasal. Dia bergegas menghubungi polisi setempat yang membantunya mencarikan alamat keluarganya.


Zhu memiliki seorang ibu yang berusia83 tahun dan empat orang saudara kandung. Sedangkan ayah Zhu telah wafat 18 tahun yang lalu.


Ketika Zhu berhasil menghubungi sang ibu yang kini telah berusia 83 tahun melalui video call, Zhu mendengar ibunya berkata, “Kukira aku tidak bisa berjumpa lagi denganmu, Anakku.” Sang ibu bicara dengan air mata berlinang. “Aku sangat senang ternyata kamu masih ada.”


Kini, setelah Zhu bisa mengingat kembali dari mana asalnya, dia merasakan seperti baru kembali ke rumah dan berkata, “Mereka membuat saya merasa nyaman.”


“Saya berusaha untuk menemukan dari mana asal saya, tapi saya tidak bisa ingat banyak,” ujar Zhu kepada media pers setempat.


Tetapi, Zhu yang telah dinyatakan hilang bertahun-tahun lamanya sudah tidak lagi tercatat di kota kelahirannya, berdasarkan Qianjiang Evening News.


Zhu kini tengah menanti kembali dirinya tercatat sebagai warga dari kota kelahirannya dan berharap segera berjumpa keluarga.


Sumber :





GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di