CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Redam Corona, Indonesia Tidak Punya Opsi Lockdown
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6a5ad3b41d301a0c029941/redam-corona-indonesia-tidak-punya-opsi-lockdown

Redam Corona, Indonesia Tidak Punya Opsi Lockdown

Redam Corona, Indonesia Tidak Punya Opsi Lockdown

VIVAnews – Sejumlah negara telah melakukan penutupan atau lockdown untuk meredam penularan Corona Covid-19. Selain Italia, sudah ada Denmark dan Filipina.
Terkait itu, pemerintah Indonesia menyatakan tidak memiliki opsi lockdown seperti yang dilakukan oleh sejumlah negara tersebut.

"Kita tidak akan membuat opsi lockdown," kata Juru bicara khusus penanganan Corona Covid-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan persnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis malam 12 Maret 2020.

Yurianto mengatakan, jika ada lockdown di Indonesia, maka pihaknya tidak akan bisa bergerak untuk melakukan tracing. Karena tidak akan ada pergerakan di wilayah tersebut.

Dijelaskan Yurianto, karena yang diawasi saat ini adalah manusia bukan wilayahnya. Ia mencontohkan, dalam satu ruangan terjangkit semuanya maka tentu menjadi merah. Namun, jika orang-orang itu keluar, maka daerah merah itu tidak ada lagi.
"Data yang kita lakukan dari tracing kita belum bisa mengambil opsi untuk lockdown. Bahkan meliburkan sekolah pun belum opsinya," jelasnya.

Selain itu, lockdown juga membuat orang di wilayah itu tidak bisa bergerak. Justru dimungkinkan, penyebaran di wilayah yang ditutup tersebut akan meningkat lantaran warganya tidak bisa beraktivitas bebas. 
Ia mencontohkan saat kapal pesiar Diamond Princess di-lockdown, penyebarannya begitu cepat.

"Pengalaman kapal Diamond Princess begitu lockdown, naik dengan cepat jumlahnya karena enggak bisa ke mana-mana. Yang sakit dan enggak sakit campur jadi satu," katanya. 

sumur


lha kan di lockdown biar orang ga kemana-mana, justru lebih mudah tracingnya. kok logikanya ga nyambung ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kudo212
Lihat 1 balasan
kalau ane bacanya tidak bisa lockdown karena epicenter di ibukota bray emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
StrikeZZZ dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
indonesia terlalu sentral ke jawa terutama jakarta...

semua di taruh di satu wadah...

ketika wadah itu di tutup efeknya sangat terasa berat bagi negara sendiri...

kuasai pulau jawa maka kamu akan kuasai indonesia..
emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


resiko bre....emoticon-Maaf Agan

Jakarta itu nyawanya indonesia...

Segala kebijakan ada di jakarta...

Segala pusat bisnis ada di jakarta....

Segala kantor pusat mau itu pemerintahan ataupun swasta ada di jakarta....

Sekali lockdown indonesia kemungkinan lumpuh ekonominya...

Lha wong banjir aja ngefek kog ekonomi indonesia..

emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Setelah teriak2 harus ada outbreak covid19 di Indonesia, sekarang teriak2 harus lockdown..

Zzz
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:

wut..bukannya kalo nggk di lockdown mobilitas "spreader" malah bisa kemana-mana? lagian bakalan lebih mudah buat tracing di satu wilayah lockdown aja
Quote:

maksudnya..kalo dilockdown orangnya malah keluar?
Quote:

bukannya kalu "spreader" bebas beraktifitas maka penularan akan menjadi lebih leluasa misal ke kota lain?
yg dibold itu berkontradiksi dengan pernyataan "jika ada lockdown di Indonesia, maka pihaknya tidak akan bisa bergerak untuk melakukan tracing."
Quote:

ya jelas dong karena masih dalam satu kapal aka closed environment
closed environment dipadain sama kota emoticon-Big Grin

dengan ngawurnya ini bisa ane simpulkan kalo pemerintah hanya buying time to delay the inevitableemoticon-Berduka (S)

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh checkedusername
Lihat 4 balasan
Kalo udah kaya italy , iran , wuhan , gimana pak , banyak kejadian gara2 nyepelehin kejadian ujung2nya lock down juga suka nggak suka dan ketika itu udah terjadi itu udah terlambat pak , ekonomi akan tambah hancur lebih buruk kalo itu terjadi , bertindak lebih cepat di awal
Ekonomi akan baik secara otomatis kalo kita sehat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Au ah.. berdoa terus pasrah ajalah
What can you expect.. emoticon-Frown
Beda penafsiran keknya susahny lockdown ibukota ya itu ekonomi, pemerintahan, hiburan, militer segala macem tumpekblek di satu tempatemoticon-Leh Ugala ini malah kebalik mikirnya
brarti yg udh lockdown ga bs tracing jg tuh
udh bnyk mlah tmbah bnyk korbannya
Bali bentar lagi lockdown, karena akan ada hari raya Nyepi

momen ini bisa dimanfaatkan Bali untuk memperketat dari dan menuju Bali, baik di bandara, pelabuhan, siapkan thermal scanner, turis asing maupun domestik, semua orang discan!
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan Abc..Z memberi reputasi
Quote:


emoticon-Traveller
Profesor Amin Soebandrio dari Eijkman Institute tidak mendukung ide karantina di satu tempat. Self-quarantine dianggap lebih tepat jika ada orang yang punya riwayat kontak dengan penderita Virus Corona. Selain itu, lebih baik memanggil dokter ke rumah ketimbang pergi sendiri karena berpotensi menularkan.

"Kalau sakit lebih baik panggil petugasnya ke rumah, ketimbang datang ke rumah sakit malah menyebarkan ke pasien-pasien lain," katanya.

Negara lain seperti China, Singapura, dan Korea Selatan, memiliki kebijakan untuk melakukan tes Virus Corona dalam skala besar. Namun, Amin menilai pemeriksaan seperti itu tidak cocok di Indonesia.

"(Pemeriksaan) secara random terbuka saya rasa tidak. Artinya, kita bukan negara tertular, yang seluruh negara kena, baru satu daerah tertentu, jadi beda situasinya dengan China," ujar Amin.

Rekomendasi yang Profesor Amin berikan adalah pemeriksaan secara terarah kepada pasien yang memiliki gejala-gejala Virus Corona, meskipun orang itu tak punya riwayat kontak dengan penderita Virus Corona.

Sebab, ada kasus Virus Corona yang tak punya riwayat kontak dengan penderita di Amerika Serikat (AS). Itu membuat otoritas kesehatan AS, yakni Centers for Disease Control and Prevention (CDC), untuk meneliti lagi kriteriasuspect virus ini.

"Itu sudah terbukti terjadi di AS, ada beberapa kasus yang menunjukan gejala tapi sama sekali tidak ada riwayat kontak dan teryata positif sehingga CDC mempertimbangkan kriteria suspect," jelas Amin.

Contoh lain penanganan Virus Corona dengan meliburkan sekolah dan pembatasan travel ke beberapa negara, telah dilakukan Jepang dan Korea Selatan. Namun, Peneliti mikrobiologi LIPI Sugiyono menyebut solusi itu potensial, tetapi belum urgent. Yang penting dilakukan adalah edukasi dan disinfeksi tempat-tempat rawan.

"Ada beberapa kebijakan seperti travel restriction, meliburkan ataupun menutup sementara public places, tapi ini belum begitu darurat untuk dilakukan. Yang lebih diutamakan mungkin mengedukasi masyarakat terlebih dahulu tentang Virus Corona COVID-19," ujar Sugiyono kepada Liputan6.com.

Salah satu dokter yang terlibat dalam penanganan wabah Virus Corona di Vietnam adalah dr Rafi Kot. Dokter asal Israel itu sudah tinggal di Vietnam selama 32 tahun, dan membantu membangun sistem fasilitas kesehatan di Negeri Naga Biru.

Ia pun menceritakan bagaimana Vietnam dapat menyembuhkan seluruh 16 pasien positif Virus Corona.

Perang melawan Virus Corona dilakukan setiap provinsi di Vietnam. "Turis Korea mengunjungi banyak tempat di Vietnam, jadi kami khawatir dengan kerumunan massa di tempat umum, perkotaan, turis China, turis lain dari negara asing."

"Itulah sebabnya kami menyarankan semua sekolah di Vietnam ditutup dan menunggu apa yang akan terjadi," imbuhnya.

Kot mengatakan, Vietnam memang tidak mengisolasi kota-kota, tapi banyak orang memilih untuk tidak pergi bekerja karena takut terinfeksi Virus Corona. Ditambah lagi, permintaan warga untuk diperiksa apakah terjangkit Virus Corona atau tidak mengalami peningkatan.
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan bayukuya1988 memberi reputasi
sekolah kapan diliburinnya ini
harus nya udh waspada
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
Analisa ane yg liar,
masalahnya pemerintah kaga ada mitigasi bencana kalau jkt harus di lockdown.
profile-picture
crusaders2003 memberi reputasi
yang kemungkinan akan di-lockdown dua daerah Jakarta dan Bali
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
kesulitan Indonesia itu kayanya gara-gara negaranya itu bentuknya pulau-pulau, buat tracingnya pasti jadi sulit banget 😭
Lockdown bukan budaya kita emoticon-Traveller
Lihat 1 balasan
Ane ga ngerti gan.. tapi kaya bom waktu neh corona
profile-picture
macklemoree memberi reputasi
Oposisi mudah banget nih ambil untung dr situasi kek gini
Krn serba salah
Paham radikal juga knp susah dibasmi ya karena mrk itu konservatif memanfaatkan emosi manusia

Suka gak suka
Pasti pemerintah sdh punya pertimbangan terbaik
Mulai dr jaga diri sendiri sj, itu akan sgt membantu kok

Kita bkn negara komunis yg rakyatnya nurut ma pemimpinnya emoticon-Big Grin

Kita negara demokrasi, yg tiap org bebas bertindak sesuka hati
profile-picture
baniwahyudi memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di