CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6a1888b84088128e18fae3/sebuah-teori-pengenalan-jati-diri-teori-untuk-siapa-aku-hidup

Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?

Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?

Selamat malam kaskuser dan pembaca setia akun Katakhoi. Semoga selalu bahagia dan mampu mencintai diri sendiri dengan apa adanya.

Setelah teori yang pertama yaitu teori siapa aku, kali ini kita akan mengenal bagian yang kedua atau tahapan yang kedua yang masih berkenaan dengan proses pengenalan jati diri dan mencintai diri sendiri, yaitu teori untuk siapa kita hidup. Sebuah teori yang akan mendalami tentang pengenalan terhadap jati diri sendiri dan tentunya pada akhirnya untuk membuat diri sendiri menjadi bahagia.

Teori ini sebenarnya sudah banyak diketahui orang-orang, hanya saja mungkin mereka tidak menyadari betapa pentingnya teori ini untuk kelangsungan hidupnya. Sebuah pertanyaan yang harus benar-benar ditanyakan kepada diri sendiri. Mengapa mencintai diri sendiri tidak semudah itu? Karena seperti kits ketahui, jangankan untuk mencintai diri sendiri, untuk mengenal diri sendiri lebih susah daripada mengena orang lain. Itulah mengapa pentingnya teori ini dalam proses pengenalan diri.


Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?

Dalam teori untuk siapa kita hidup ini memiliki 3 opsi jawaban yang terdengar sepele tetapi berdamai besar bag kehidupan kita sendiri. Untuk tahu lebih jelasnya, yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Hidup untuk diri sendiri

Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?

Setiap orang punya jawabannya masing-masing dalam teori ini, dan kamu juga pasti punya jawabanmu sendiri. Dan jika jawabanmu seperti ini, maka itu bukan berarti kamu adalah sosok manusia yang egois. Hidup untuk diri sendiri di sini maksudnya adalah kamu hidup untuk lebih mengedepankan dirimu sendiri tanpa membuat orang lain terganggu dan tersisihkan karena pilihanmu.

Selain itu juga, hidup untuk diri sendiri bukan berarti melupakan dan tidak membantu orang lain. Hidup untuk diri sendiri tetap memperhatikan orang lain juga, hanya saja itu menjadi nomor dua. Yang namanya hidup adalah sebuah pilihan, di mana kita harus memilih siapa yang lebih dikedepankan. Dan jika jawabanmu seperti ini, maka tidak ada salahnya. Itu berarti kamu sudah mulai mengenal dirimu sendiri.

2. Hidup untuk orang lain

Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?

Orang-orang di luar sana bilang, "Buatlah orang lain bahagia dan bantulah orang lain juga. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat." Ya, memang tidak ada salahnya. Setiap orang punya pilihannya masing-masing. Jika kamu lebih mengedepankan orang lain dalam hidupmu, itu artinya hidupmu untuk orang lain. Terkadang ada beberapa orang yang bahagia saat membahagiakan bahkan mendahulukan orang lain dalam hidupnya.

Hidup untuk orang lain tidak selalu berakhir dengan penderitaan. Tergantung bagaimana seseorang menyikapinya. Jika hidupmu untuk orang lain membuatmu bahagia, maka lakukanlah. Tetapi jika malah sebaliknya, maka jangan pernah dipaksakan. Semakin kamu memaksa, semakin kamu menyakiti dirimu sendiri. Dan hidup untuk orang lain ini artinya kamu tidak mendengarkan kata hati dan pikiranmu, melainkan kamu hanya berpikir bagaimana caranya membuat orang lain bahagia dan tertawa meski harus diri sendiri yang terluka.


Quote:


3. Hidup tidak untuk siapa-siapa

Sebuah Teori Pengenalan Jati Diri: Teori Untuk Siapa Aku Hidup?

Opsi yang ketiga ini adalah opsi di mana seseorang terkadang masih bisa merasa bahagia saat tanpa sadar ia hidup bukan untuk diri sendiri juga bukan untuk orang lain. Mengambang dan lebih sering menyakiti diri sendiri dengan membiarkan diri sendiri terjerumus pada jurang kesedihan. Selain itu juga, orang-orang seperti ini memiliki sikap yang begitu bodo amat pada lingkungan sekitarnya.

Sebenarnya, banyak orang yang berada di posisi ini. Hidupnya bukan untuk siapa-siapa jadi ia tidak merasa telah menyakiti dirinya sendiri padahal yang selalu ia tanyakan, "Di mana kebahagiaan saya?" dan selalu ia pikirkan, "Untuk apa membantu orang lain jika tidak ada gunanya untuk saya?" hanya saja orang-orang tidak banyak menyadarinya.

Tanyalah dirimu sendiri bahwa sebenarnya kamu hidup untuk siapa? Karena pertanyaan ini akan begitu menentukan kebahagiaanmu sendiri. Semoga kita adalah orang-orang yang mampu mengenali diri sendiri dan mencintai diri sendiri.

Narasi: murni imajinasi sendiri
Sumber gambar:
Di sini
Di sini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 16 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Selamat membaca. Semoga bermanfaat. ❤
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oceanical dan 3 lainnya memberi reputasi
Mari singgah dan berdiskusi. 🤗
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan endchook memberi reputasi
Hidup ini adalah sebuah pilihan. Dan untuk siapakah hidupmu sebenarnya?
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan endchook memberi reputasi
It's mylife
profile-picture
profile-picture
srusuut dan Katakhoi memberi reputasi
Quote:


And our lives are our own choices
profile-picture
endchook memberi reputasi
dibikin imbang aja no 1 dan no 2
jadi kita bermanfaat untuk orang lain tanpa mengorbankan kebahagiaan diri sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
infomistik dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Memang harusnya seperti itu dan kalau bisa seperti itu. Tapi pada kenyataannya kita sering dihadapkan pada posisi harus lebih dulu mengedepankan diri sendiri atau orang lain.
berbagai definisi hidup yang berbeda beda, tapi jarang yang berusaha mendapatkan persamaanya. ayolah.. pikirkan lagi..

tujuan kita semua sejatinya sama. adalah untuk lebih baik dari kemarin, pergi bermain&belajar, serta pulang dalam keadaan baik dan penuh perbekalan
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Diubah oleh sankus010
Quote:


Jarang berusaha mendapatkan persamaannya? Persamaan yang seperti apa maksudnya?
Quote:


simpelnya seperti ini. bhineka tunggal ika. berbeda beda tetapi tetap satu jua. tentu boleh kita semua memaknai hidup ini dengan gagasannya masing2. namun tetap akhirnya kita adalah satu kesatuan. artinya pasti ada 1 kesamaan
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Diubah oleh sankus010
Quote:


Oh, gitu. Ya memang pada intinya semua yang ada di dunia ini hanya perihal persepsi. Dan tentang satu kesatuan, sebagai manusia ya tujuan akhirnya pasti kerukunan.
Kita dapat hidup karena hadiah dari Sang Pencipta
Hiduplah untuk Sang Pencipta
Hiduplah dengan tuntunan Sang Pencipta
Karena kita akan kembali ke Sang Pencipta
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Kalau menyangkut pautkan dengan Sang Pencipta, ya pasti jelas lah untuk Sang Pencipta. Tapi di sini konteks yang saya maksud adalah dalam kehidupan bersosialisasi.
Lihat 1 balasan
Quote:


Sangat bermanfaat
profile-picture
profile-picture
srusuut dan Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Terima kasih, akak. Semoga selalu mencintai diri sendiri dan mampu membahagiakan diri sendiri ya. emoticon-Peluk
Quote:


Nah, mungkin lebih tepatnya begitu. Namun, sayangnya tidak banyak orang yang menyadari akan hal itu. Bahkan, mereka yang katanya dan mengaku rajin beribadah pun seperti tidak dan belum mengenali dirinya sendiri.
profile-picture
shamfar memberi reputasi
hidup emang tidak untuk sia-sia karena hidup itu harus jelad
profile-picture
profile-picture
srusuut dan Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Nah, benar. Selain harus jelas juga harus bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.
profile-picture
trifatoyah memberi reputasi
Quote:


Harus bermanfaat juga, karena pertolongan sekecil apapun itu pasti ada manfaatnya
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Huum begitu, Mbak. Perbuatan baik akan kembali baik juga. Jadi perbanyaklah membantu orang lain, insya allah suatu saat orang lain akan membantu kita juga.
profile-picture
trifatoyah memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di