CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Aceh /
[COC Regional : Lokasi Wisata] Ngopi di Ketinggian Pantan Terong
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e69d004337f93013c0532f5/coc-regional--lokasi-wisata-ngopi-di-ketinggian-pantan-terong

[COC Regional : Lokasi Wisata] Ngopi di Ketinggian Pantan Terong

Setelah jalan berkelok, terlihat ladang kopi di kanan dan kiri jalan. Udara dingin mulai masuk ke dalam kendaraan. Pertanda sudah memasuki wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Takengon merupakan daerah dataran tinggi yang berada di Provinsi Aceh. Kopi menjadi komoditi andalan daerah ini. Tidak ingin menyia-nyiakan keramahan alam, kaca kendaraan kami turunkan lebar-lebar.

"Bang kemudi biar saya ambil alih, jalan ke atas menanjak dan curam", pesan seorang teman kepada abang supir. Setelah berganti supir, kendaraan kembali melaju. Kali ini mulai masuk ke permukiman masyarakat. Jalan sangat sempit, hanya dapat dilalui oleh dua kendaraan yang berbagi badan jalan. Belum lama melewati permukiman, jalanan mulai menanjak. Dan mulai membuat jantung mulai berdegup kencang. Bagaimana tidak, kita melintasi jurang dengan satu sisi jalan lainnya adalah tebing/gunung yang tinggi. Perlahan tapi pasti, kendaraan roda empat yang kami tumpangi merayap menaiki setiap kelok tanjakan.

Seperti inilah jalan yang harus ditempuh jika ingin menuju ke Pantan Terong. Sebuah destinasi wisata di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Hampir berada di ujung jalan, kendaraan menepi dan mencari tempat parkir. Ternyata ujung jalan ini adalah sebuah pintu masuk ke destinasi wisata Pantan Terong. Beberapa kendaraan terlihat terparkir rapi di depan pintu masuk. Terlihat papan nama/plang Pantan Terong dan tertulis informasi mengenai wisata tersebut. Untuk masuk ke dalam, setiap pengunjung dikenai tiket retribusi. Rata-rata tujuan wisata di Kabupaten Aceh Tengah dikelola oleh masyarakat sekitar dan pendapatan retribusi akan masuk ke kas desa. Untuk membeli tiket masuk, dapat membeli pada petugas yang berjaga di pintu masuk.
Spoiler for Pantan Terong:

Kali pertama masuk, saya rasa tempat ini seperti biasa saja. Terlihat beberapa pengunjung berlindung di bawah pepohonan karena teriknya matahari. Seekor kuda hilir mudik, dituntun seorang penjaganya, mengantarkan masyarakat yang ingin naik kuda, berputar-putar di wilayah ini. Pantan Terong sekilas hanya terlihat seperti kedai kopi yang dibangun di atas dataran tinggi. Setelah melangkah beberapa meter, barulah terasa bahwa terik matahari tidak terlalu menyengat kulit. Semilir angin mulai berhembus, berdesir menyorong udara dingin ke sekujur tubuh. Seperti sedang berada pada ketinggian 1000mdpl.
Spoiler for Pantan Terong:

Akhirnya kekaguman pada Pantan Terong mulai membuncah ketika sudah benar-benar masuk ke dalam. Di pelataran kedai kopi terlihat puluhan pengunjung yang lalu lalang. Mereka mengabadikan diri dari berbagai sudut pandang. Dari pelataran terlihat jelas hamparan Danau Laut Tawar, yang merupakan danau terluas di Provinsi Aceh. Indah benar, benar-benar indah pemandangan alam dari ketinggian Pantan Terong. Danau Laut Tawar sangat terlihat jelas, dikelilingi pegunungan yang memanjang bebas. Kabut sudah pergi sedari pagi, sehingga keindahan Danau Laut Tawar sangat terlihat jelas. Dari ketinggian Pantan Terong, kita juga dapat melihat lapangan Pacuan Kuda Belang Bebangka di Kecamatan Pegasing. Bahkan jika cuaca sedang cerah, kita dapat melihat Bandar Udara Rembele di Simpang Tiga Redelong.
Spoiler for Pantan Terong:

Beberapa pengunjung terlihat berfoto dari atas pagar pembatas pelataran dengan jurang. Meski terlihat indah, seolah foto yang sedang melayang, tetapi ini tidak saya sarankan. Karena sangat beresiko terjatuh ke jurang. Di pelataran kedai kopi Pantan Terong, pengelola juga menyediakan beberapa aksesoris untuk pelengkap berfoto. Seperti tempat duduk santai misalnya. Sebuah susunan huruf besar bertuliskan PANTAN TERONG terlihat pada sudut pelataran lainnya. Butuh kesabaran siang ini untuk dapat mengabadikan foto diri disana. Banyak pengunjung yang rela mengantri untuk berfoto ria atau sekedar swafoto saja saja. Pada bagian PANTAN, huruf dicat menggunakan warna merah. Sementara pada bagian TERONG, huruf dicat menggunakan warna putih. Mungkin warna ini mempertegas bahwa Pantan Terong juga bagian dari identitas Indonesia. Atau mungkin warna ini terinspirasi dari tulisan IAMSTERDAM di Belanda sana?
Spoiler for Iklan:

Azan shalat dzuhur berkumandang. Pengunjung bergegas mengambil air wudhu di bagian belakang kedai kopi. Pantan Terong juga menyediakan fasilitas toilet, mushala dan tempat istirahat. Semua fasilitas tersebut disediakan secara gratis. Pengunjung hanya membayar tiket masuk dan makanan minuman yang dipesan saja.

Aroma kopi yang sangat menyengat muncul dari sudut kedai. Menurut penuturan masyarakat Takengon, hampir semua kopi di Takengon sama meski beragam. Untuk melihat dan merasakan perbedaannya, minumlah kopi tanpa gula, atau sanger. Sanger adalah kopi yang dibubuhi susu. Dari secangkir kopi kita dapat membedakan kehandalan seorang petani kopi dalam menjaga keasaman dan tingkat kebasahan kopi. Dari secangkir sanger kita dapat membedakan bagaimana seorang barista menjaga konsistensi kopi yang tidak tenggelam oleh lumuran susu kental. Tetapi ada beberapa kalangan masyarakat Takengon yang mengatakan bahwa, meskipun dari ladang kopi yang sama, rasa setiap kopi yang disajikan bisa saja berbeda jika diseduh oleh tangan terampil yang berbeda.
Spoiler for sanger:

Sanger yang sudah dipesan, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berpindah ke dalam lambung. Suhu dingin Pantan Terong sangat cepat meresap menghipnotis gelas-gelas kopi. Kopi yang nikmat, sangat lembut di lidah, dan nyaman di lambung. Bagi yang belum terbiasa untuk meminum  sanger, upayakan meminum 1 cangkir saja untuk 1 hari. Menikmati sanger terbaik dari ketinggian Pantan Terong, cobalah, untuk menikmati Aceh dengan cara yang berbeda.
Diubah oleh PriNx


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di