CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Karateristik Hewan Autotomi (Bunglon)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e69c2a428c99123fc17ca9c/karateristik-hewan-autotomi-bunglon

Karateristik Hewan Autotomi (Bunglon)


REVIEW HEWAN AUTOTOMI (Bunglon)



Karateristik Hewan Autotomi (Bunglon)


  

Bunglon adalah sejenis reptil yang termasuk ke dalam suku (familia) Agamidae. Kadal lain yang masih sesuku adalah cecak terbang (Draco spp.) dan soa soa (Hydrosaurus spp).

Bunglon bisa mengubah-ubah warna kulitnya, meskipun tidak sehebat perubahan warna chamaeleon (suku Chamaeleonidae). Biasanya berubah dari warna-warna cerah (hijau, kuning, atau abu-abu terang) menjadi warna yang lebih gelap, kecoklatan atau kehitaman.

Kelebihan yang dimiliki hewan satu ini adalah:

1.      Bunglon Dapat mengubah warna tubuhnya sebagai tanggapan terhadap perubahan suhu dan cahaya di sekitarnya.

2.      Kemampuan untuk menyamar membantu bunglon untuk menangkap mangsa dan menghindari pandangan musuh.

3.      Memiliki lidah panjang dan lengket untuk menangkap mangsa dan membawanya ke rahang.

4.      Memiliki mata yang dapat berputar dan dapat melihat ke segala arah.

5.      Memiliki kaki yang dapat mencengkeram seperti tangan agar dapat menggenggam dengan kuat.

Bunglon meliputi beberapa marga, seperti Bronchocela, Calotes, Gonocephalus, Pseudocalotes dan lain-lain. Bunglon bisa mengubah-ubah warna kulitnya, meskipun tidak sehebat perubahan warna chamaeleon (suku Chamaeleonidae). Biasanya berubah dari warna-warna cerah (hijau, kuning, atau abu-abu terang) menjadi warna yang lebih gelap, kecoklatan atau kehitaman.

Keistimewaan

Di saat Bunglon merasa terancam , Ia akan mengubah warna kulitnya menjadi serupa dengan warna lingkungan sekitarnya, sehingga keberadaannya tersamarkan. Fungsi penyamaran demikian disebut mimikri. Hal ini berbeda dengan "kamuflase", yakni penyamaran bentuk atau warna hewan yang menyerupai makhluk hidup lain.

Penyebab utama bunglon bisa merubah warna tubuhnya adalah :

1.      Sinar Matahari

Ketika chameleon coklat ingin berjemur di bawah sinar matahari, maka si chameleon akan mengubah warna kulitnya menjadi hijau untuk memaksimalkan refleksi sinar matahari yang didapat.

2.      Suhu

Ketika suhu dingin, kulit chameleon akan berubah berwarna lebih gelap untuk memaksimalkan penyerapan panas.

3.      Mood

Chameleon jantan yang ‘ditantang’ chameleon lain bisa berubah warna menjadi merah kekuningan (bayangkan seperti di film kartun saja, hehe). Atau ketika si chameleon ‘fall in love’, bisa juga warnanya berubah untuk menarik perhatian, misal ungu, biru

4.      Mempunyai sel-sel warna Bunglon memiliki sel-sel warna di bawah permukaan kulitnya yang transparan. Di bawah lapisan ini terdapat dua lapisan sel yang mengandung pigmen berwarna merah dan kuning (juga disebut chromatophores). Di bawahnya lagi ada lapisan sel yang merefleksikan warna biru dan putih. Lalu di bawahnya lagi ada lapisan melanin untuk warna coklat (seperti yang dimiliki manusia).

sumber foto : Album Pribadi Penulis taken by @alfin_swaditra 06/16 






GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di