CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / Regional Lainnya /
[COC Regional: Pariwisata] Bande Alit, Misteri Manusia Kerdil Dan Pantai Yang Eksotis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e699eb38d9b1715332c30fe/coc-regional-pariwisata-bande-alit-misteri-manusia-kerdil-dan-pantai-yang-eksotis

[COC Regional: Pariwisata] Bande Alit, Misteri Manusia Kerdil Dan Pantai Yang Eksotis


Quote:
credit: fb.Grup IWJ

Hai gansis, kali ini ketemu dengan ane di thread regional Jawa Timur. Di sini ane pingin membagi informasi wisata untuk kalian. Semoga bermanfaat bagi yang sedang mencari destinasi wisata baru yang menantang dan eksotik.

Agan Sista pasti pernah dengar Kabupaten Jember, kan? Yap ... benar sekali. Kabupaten yang terletak di wilayah Jawa Timur ini, dikenal dengan karnavalnya yang telah mendunia.

Namun, di sini ane bukan mau ngebahas tentang karnaval yang telah menjadi juara 3 dunia dan membawa nama kota Jember dikenal hingga seluruh manca negara ini.

Sebab, Jember juga menyimpan tempat wisata yang tak kalah cantik dari kota besar lainnya. Yakni, Pantai Bande Alit. Letaknya 65 km dari kota. Bande artinya gong, atau sejenis alat musik yang dipukul. Dan alit artinya dalam bahasa Jawa berarti kecil.

Jadi Bande alit itu adalah sebuah gong kecil. Dan keberadaan sejarah itu dibuktikan dengan sebuah gong kecil yang kini disimpan di museum pemda Jember.

Quote:
credit: fb grub IWJ

Pantai berpasir lembut yang masih alami ini letaknya di desa Andongrejo, kec. Tempurejo, Kab. Jember. Untuk mencapai tempat itu, dianjurkan para wisatawan menggunakan sepeda motor jenis trail, atau mobil yang biasanya digunakan untuk offroader. Sebab akses jalan menuju ke sana masih berbatu terjal dan curam. Apalagi kalau hujan, bisa dipastikan akan licin jalannya.

Namun, jangan khawatir gansis. Meski ekstreme, tapi pengunjung gak akan menyesal. Sebab, di kanan-kiri jalan mata kita akan dimanjakan oleh hijaunya hutan dan pohon-pohon besar yang hampir tidak pernah ditemui di perkotaan.

Selain itu sepanjang perjalanan, telinga kita juga dimanjakan oleh kicauan burung yang ramai terdengar bersahutan di atas-atas pohon. Jika sedang beruntung kita juga bisa menikmati pemandangan kera liar yang bergelantungan.

Bahkan, ditepi jalan kita bisa istirahat sejenak sambil melihat bunga raflesia dari dekat. Meski sedang tidak mekar, tapi kita jadi tahu seperti apa bentuk kuncupnya.

Pantai yang letaknya berada di ujung kawasan taman nasional Meru Betiri ini juga menyuguhkan pemandangan yang tak kalah elok. Karena masih dalam pengelolaan dan pengawasan taman nasional, maka kelestarian hayatinya pun masih terjaga dengan baik.

Pohon mangrove yang lebat dibiarkan alami, membuat mata yang memandang di sepanjang pantai akan segar dengan warna hijaunya. Pantai ini pun terkenal bersih, sebab pengunjungnya belum sebanyak pantai-pantai di pesisir lainnya.

Jadi jika kita berkunjung ke pantai ini rasanya bisa seperti tempat yang private. Air pantai yang jernih membuat kita bisa asyik melakukan diving, maupun swimming.

Jika lebih ingin mengeksplor pemandangan, kita bisa menyewa dan bermain kano yang telah disediakan oleh pengelola di sini. Oya, gansis, untuk bisa menikmati semua pemandangan indah ini, setiap pengunjung cuma dikenakan tarif yang sangat murah sekali, yakni hanya Rp. 5000,- saja. Murah banget bukan??

Kita juga bisa bermalam di pantai bareng teman-teman lhoh gansis. Tinggal pilih mau nyewa pondok-pondok yang digunakan sebagai homestay, atau menyewa tenda. Semua lengkap dengan keamanan yang terjamin. Sebab ada penjaga yang bertugas bergantian setiap harinya.

Pantai yang terkenal dengan keeksotisannya ini pun juga konon, katanya menyimpan banyak misteri seperti pantai yang lainnya. Menurut beberapa kesaksian para nelayan dan penduduk yang pernah melihat, pantai ini juga dihuni oleh makhluk kerdil yang tingginya tak mencapai 1 meter. Penduduk di sana mengenalnya dengan sebutan Siwil.

Meski hampir jarang menampakkan diri, tapi masyarakat sana mempercayai adanya makhluk-makhluk ini. Kawasan Taman Nasional Meru Betiri sendiri merupakan hutan tropis di dataran rendah Kab. Jember. Jadi, di pantai Bande Alit ini juga dijadikan sebagai tempat pelepas liaran penyu-penyu yang ada di sana.

Kalau agan sista beruntung, bisa juga ikut ngelepas penyu-penyu lucu itu. Pokoknya kalian gak akan nyesel, deh main ke sini. Sebab selain mata yang segar dengan suguhan racikan alamnya yang istimewa, kalian juga bisa memanjakan adrenalin yang akan dimulai saat memasuki jalan kawasan taman nasional ini.

Pantai ini rasanya akan sangat cocok banget dikunjungi oleh kalian yang menyukai petualangan dan juga mencintai adrenalin tinggi.

Semoga manfaat informasi ane kali ini. Silakan tinggalkan komentar bagi agan sista yang pernah mengunjungi tempat ini.

Sumber : opini pribadi
referensi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di