CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
WHO Declares Pandemic as Cases Outside China Soar: Virus Update
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e691ae2c82084402e65463e/who-declares-pandemic-as-cases-outside-china-soar-virus-update

WHO Declares Pandemic as Cases Outside China Soar: Virus Update

Bloomberg News
March 11, 2020, 5:55 AM GMT+7 Updated on March 11, 2020, 11:40 PM GMT+7

The World Health Organization declared the coronavirus outbreak a pandemic, saying cases outside China have risen 13-fold. The U.S.’s top infectious-disease specialist told lawmakers the pathogen is 10 times more deadly than the seasonal flu.


WHO Declares Pandemic (12:37 p.m. NY)
The outbreak of coronavirus is now a pandemic, the World Health Organization’s top official said Wednesday in a press briefing. The long-awaited pronouncement came as worldwide cases topped 120,000 while the number of deaths exceed 4,300.

“All countries can still change the course of this pandemic,” WHO Director-General Tedros Adhanom Ghebreyesus said in the briefing. “If countries detect, test, treat, isolate, trace and mobilize their people in the response, those with a handful of cases can prevent those cases becoming clusters and those clusters becoming community transmission.”
The new coronavirus is the cause of the first pandemic since 2009, when a novel influenza strain swept around the world, infecting millions of people.

https://www.bloomberg.com/news/artic...0-virus-update
 ---------------------------------------------------------------------------------------------

barusan WHO secara resmi menyatakan covid-19 sbg wabah pandemik jam 12.37 pm NY = 11.37 WIB

nyari sumber berita lokal belom ada yg tayang masih 1/2 jam yg lalu ane ambil dari bloomberg media yg kredibel

so gimana langkah resmi pemerintah indonesia setelah WHO resmi menyatakan covid-19 sbg wabah pandemik? mari kita tunggu & nikmati bersama2 emoticon-Big Grin

WHO Declares Pandemic as Cases Outside China Soar: Virus Update
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanchespenda dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kinonotabi
Halaman 1 dari 2
ga bakalan hilang ampe 2025
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aceng.fani dan 2 lainnya memberi reputasi
wew ngeri

World Health Organization Declares COVID-19 a 'Pandemic.' Here's What That Means

By Jamie Ducharme
March 11, 2020 12:39 PM EDT

The World Health Organization (WHO) on March 11 declared COVID-19 a pandemic, pointing to the over 118,000 cases of the coronavirus illness in over 110 countries and territories around the world and the sustained risk of further global spread.

“This is not just a public health crisis, it is a crisis that will touch every sector,” said Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, WHO director-general, at a media briefing. “So every sector and every individual must be involved in the fights.”

An epidemic refers to an uptick in the spread of a disease within a specific community. By contrast, the WHO defines a pandemic as global spread of a new disease, though the specific threshold for meeting that criteria is fuzzy. The term is most often applied to new influenza strains, and the CDC says it’s used when viruses “are able to infect people easily and spread from person to person in an efficient and sustained way” in multiple regions. The declaration refers to the spread of a disease, rather than the severity of the illness it causes.

In some ways, declaring a pandemic is more art than science. “Pandemics mean different things to different people,” National Institute of Allergy and Infectious Diseases Director Dr. Anthony Fauci said in February. “It really is borderline semantics, to be honest with you.”

During multiple prior press briefings, WHO officials maintained that COVID-19 had “pandemic potential,” but stopped short of declaring it one. The agency did, in January, call it a public health emergency of international concern, a slightly different label that refers to an “extraordinary event” that “constitute[s] a public health risk to other States through the international spread of disease.”

“Pandemic is not a word to use lightly or carelessly. It is a word that, if misused, can cause unreasonable fear, or unjustified acceptance that the fight is over, leading to unnecessary suffering and death,” said Dr. Tedros on March 11. “Describing the situation as a pandemic does not change WHO’s assessment of the threat posed by this coronavirus. It doesn’t change what WHO is doing, and it doesn’t change what countries should do.”

SARS-CoV-2, the virus that causes COVID-19, is thought to have first jumped from an animal host to humans in Wuhan, China. At least at first, most cases were seen within China and among people who had traveled there, as well as those travelers’ close contacts. While these cases were concerning, they did suggest a pandemic, because there was not significant spread outside of China.

But as the total number of infections rose, so too did the number of cases that spread from person-to-person within communities around the world. Cases have now been confirmed on every continent except Antarctica, and secondary disease hotspots have emerged in places such as South Korea, Italy and Iran.

All of these factors helped inform the WHO’s pandemic declaration, which signals to the world that continued spread is likely, and that countries should prepare for the possibility of widespread community transmission. It may also inform travel policy, and prompt cities and countries to flesh out plans for quarantines and possible disruptions to public events, if the need arises. It can also kickstart the expedited development of therapeutics and vaccines.

A pandemic declaration is fairly unusual. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), a coronavirus related to COVID-19, and which infected about 8,000 people across 26 countries in 2003, did not reach pandemic status, for example.

The WHO last used the label during the 2009 H1N1 (or “swine flu”) outbreak, but got pushback for that choice. Critics argued that the situation was not serious enough to warrant a pandemic declaration, and that giving it one caused unnecessary panic and precautions.

Write to Jamie Ducharme at jamie.ducharme@time.com.

https://time.com/5791661/who-coronav...c-declaration/
IT'S OFFICIAL!!!

hanya idiot goblok yang masih denial akan bahayanya covid19!!

WHO Declares Pandemic as Cases Outside China Soar: Virus Update
emoticon-Wow

btw 196 orang meninggal karena covid19 di italy pada hari iniemoticon-Berduka (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aceng.fani dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh checkedusername
Hanya idiot saja yg percaya WHO
profile-picture
profile-picture
profile-picture
terserahlodah dan 2 lainnya memberi reputasi

Ahli: Indonesia Tak Akan Siap Jika Virus Corona Jadi Pandemi

pandemik/pan·de·mik/ /pandémik/ Dok 1 a tersebar luas (tentang penyakit) di suatu kawasan, benua, atau di seluruh dunia; 2 n penyakit epidemik yang tersebar luas

https://kbbi.web.id/pandemik






Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Kepala Eijkman Herawati Sudoyo menyatakan Indonesia tidak siap jika virus corona yang menyebabkan SARS-CoV-2 menjadi pandemi. Menurutnya, mitigasi penyakit Indonesia masih buruk.

"Indonesia siap enggak sih kalau seandainya terjadi pandemi? Jawaban saya, tidak, sekarang juga tidak siap. Mitigasi kita itu buruk sekali," ujar Hera di Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut Badan Kesehatan Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) (World Health Organization/WHO), pandemi adalah penyebaran penyakit baru ke seluruh dunia.


Hera menuturkan ketidaksiapan Indonesia salah satunya ditandai dari belum mampu menerapkan komunikasi risiko. Dia berkata informasi perihal SARS-CoV-2 yang sebenarnya terjadi saat ini tidak dikemukakan dengan baik.

Akibatnya, dia berkata sangat banyak orang yang lebih mempercayai hoaks dari pada informasi resmi.

Lebih lanjut, Hera menyampaikan semua orang bingung dengan SARS-CoV-2. Sehingga, dia juga tidak heran terjadi kepanikan di tengah masyarakat.

"Bukan dari kemarin-kemarin sebelum dilaporkan positif itu kita sudah siap, semuanya ya, mentalnya," ujarnya.

Di sisi lain, Hera berkomentar mengenai hasil modeling penularan SARS-CoV-2 yang ditanggapi secara negatif oleh sebagian pihak. Dia menegaskan warga Indonesia ada yang terjangkit SARS-CoV-2 karena sangat terbuka.

"Kenapa kita mesti marah. Justru, harusnya kita berpikir lebih dalam jangan-jangan memang benar dan kelihatannya kalau berdasarkan perhitungan modeling itu benar,"
ujarnya.

Hera menambahkan pihaknya belum dapat memastikan mutasi virus dari hewan ke manusia yang menyebabkan SARS-CoV-2. Sebab, dia berkata SARS-CoV-2 merupakan penyakit baru.

"Semua peneliti di dunia ini sekarang mempelajari laporan dari teman-teman lain yang melakukan penelitian apa yang mereka temukan," ujar Hera.

"Jadi setiap hari kita mesti membuka referensi dan kemudian belajar," ujarnya.

https://www.cnnindonesia.com/teknolo...a-jadi-pandemi

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
pendapat dari wakil kepala Eijkman
indonesia tidak siap kalo covid jadi pandemi
sekarang WHO secara resmi menyatakan covid dalam status pandemi

artinya ..... we're all on shit situation ma men emoticon-Wakaka

panik noway ... ane ketawa aja emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanchespenda dan 3 lainnya memberi reputasi
Jadi total sudah terjadi 120.000 kasus di seluruh dunia, sementara angka kematian sudah 4.300.

Btw, ada beberapa istilah teknis seputar virus corona dan artinya.

1. Kluster atau cluster

Kluster penyakit atau kluster infeksi adalah satu kelompok dengan satu kejadian kesehatan yang sama, yang terjadi dalam area dan waktu yang sama. Kluster Jakarta yang dimaksud dalam kasus 5 adalah kelompok kasus yang terhubung dengan kasus 1,2, 3, dan 4.

2. Community spread

Community spread merupakan persebaran penyakit dalam satu area tertentu, yang tidak diketahui pasti kapan dan bagaimana seseorang tertular. Penularan dalam community spread lebih tidak spesifik dan sulit dilacak dibandingkan persebaran dalam kluster.

3. Epidemi

Epidemi merupakan situasi ketika penyakit menyebar dengan cepat di antara banyak orang dan dalam jumlah lebih banyak dibanding normal. Skalanya lebih rendah dibanding pandemi.

4. Pandemi

Pandemi adalah persebaran penyakit yang terjadi secara global di seluruh dunia, lebih tinggi levelnya dibanding epidemi. Sering disebut juga epidemi global. Salah satu contohnya adalah pandemi H1N1 pada 2009.

Jangan panik gaes, tidak perlu terlalu ketakutan, tetapi harus hati-hati dan waspada dalam setiap aktivitas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanchespenda dan 2 lainnya memberi reputasi
Wahh udah bener-bener jadi perhatian seluruh dunia yaa, semoga segera ditemukan vaksinnua
itali kasian gan, saking RS nya overload..pasien 65 tahun ke atas terpaksa diabaikan dan tidak diperiksa lagi oleh dokternya, fokusnya menyelamatkan yang chance survivalnya tinggi emoticon-Turut Berduka
https://www.dailymail.co.uk/news/art...-capacity.html

dokter di sana terpaksa melakukan pekerjaan yang bukan bidangnya, misal dokter spesialis kulit berperan menjadi dokter umum/penyakit dalam emoticon-Turut Berduka

diberitakan juga bahwa inggris dan amerika 2 minggu dibelakang keadaan italia sekarang, jadi mari kita lihat 2 minggu kedepan seperti apa
profile-picture
aceng.fani memberi reputasi
Diubah oleh AULIA.anak.OON
Lihat 2 balasan
Buat yang mau update live di seluruh dunia bisa lewat yutub di mari



Jadwal update :
Iran : Setiap sekitar jem 6-7 malem
Italia : Setiap sekitar jem 12-1 subuh
Korsel : Setiap sekitar jem 8 pagi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azzhfbrn dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ane melihat Spanyol, Prancis, Jerman USA, UK, Swiss, Belanda, Denmark, Jepang, Swedia, Norway, Belgia, Austria, Bahrain, Qatar punya potensi kayak Italia..
Diubah oleh doombringer2211
Lihat 1 balasan
Quote:


Quote:


kalau RS sudah overload, membuat kematian meningkat drastis termasuk penyakit non corona
semoga kabar bahwa iklim tropis dapat melemahkan virus secara signifikan adalah benar, menurut ane kemungkinan itu merupakan harapan satu satunya yang dapat melindungi indonesia emoticon-Turut Berduka
https://health.detik.com/berita-deti...orona-covid-19
profile-picture
doombringer2211 memberi reputasi
Quote:


Sejujurnya ane pun berharap kalo teori iklim tropis melemahkan virus corona itu benar biarpun kalo diliat dari fakta lapangan gak masuk akal.......
profile-picture
AULIA.anak.OON memberi reputasi
Paling penting jaga kondisi fisik, makan makanan sehat, olahraga yg cukup, hindari rokok, gaya hidup sehat adalah kuncinya
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan snoopze memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Sebenernya pernyataan trump sama gobloknya dengan pernyataan orang2 goblok di mari yang nyamain bahaya flu dengan COVID-19. Makanya udah meledak begini di US gigit jari lah dia. Apalagi denger2 orang terdeket dia baru kontak ama orang2 yang ternyata positif corona kan.
Lihat 1 balasan
Quote:


Lu yg goblok
profile-picture
doombringer2211 memberi reputasi
yang penting jangan panik. semoga di indo kasusnya seperti sars atau flu burung yg relatif kecil di banding negara tetangga
profile-picture
andhikap1102 memberi reputasi
Saat tentara Allah ditaklukan komunis Panda tapi menyerang dunia sekarang.
profile-picture
Da Menace memberi reputasi
semoga kasus di indonesia tdk nambah banyak, dan semoga yg dsh terlanjur kena bisa sembuh sehat kembali
Kalo pemerintah kita serius buat nekan angka yang positif itu ada 4 cara

1. Tutup semua penerbangan ke luar negri
2. Beli/produksi test kita sebanyak2nya dan lakukan brute tes. Sebisa mungkin 10.000 tes sehari. Baik yang sakit maupun tidak
3. Gratiskan tes covid19
4. Buat kewajiban untuk setiap warga negara agar tidak bepergian dan selalu menjaga kebersihan diri.

Tapi agak pesimis sih kalo 4 hal itu bakal di lakuin. Yang ane lihat di US nyebar karena buat tesnya memang gratis, tapi perawatannya bayar sendiri. Di kita sebaliknya
profile-picture
chisaa memberi reputasi
Diubah oleh i_ryck
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di