CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Bengkulu /
[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e68bbae0577a93a304a3607/coc-regional--lokasi-wisata--kebun-teh-kabawetan-kepahyang

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang


Kebun Teh Kabawetan adalah objek agrowisata perkebunan teh peninggalan Belanda yang terletak di Kabupaten Kepahyang provinsi Bengkulu. Objek agrowisata kabawetan memiliki luas 360.000 hektar. Di perkebunan teh kabawetan pengunjung dapat melihat para pemetik bekerja pada pagi hari, dapat melihat proses pembuatan teh, dan dapat meminum teh yang telah disediakan oleh pengelola. Kebun teh kabawetan juga mempunyai pabrik teh yang hasil produksi nya sudah menembus pasar. Wisata agrowisata ini bisa menjadi media pembelajaran bagi anak-anak tentang pengolahan teh.

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

Jarak Tempuh dari Kota Bengkulu menuju lokasi yaitu 72 kilo meter, 62 kilo meter perjalanan dari Kota Bengkulu ke kota kepahiang dan disambung 10 kilo meter dari kota kepahiang ke lokasi yang memerlukan waktu 2 jam perjalanan.

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

Beberapa fasilitas yang disediakan berupa jalan aspal menuju lokasi, pesanggrahan, tempat makan dan minum, serta tempat menginap.

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

[ COC Regional : Lokasi Wisata ] Kebun Teh Kabawetan Kepahyang

Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, menyimpan pesona keindahan alam lewat kebun teh bernama Kabawetan. Perkebunan teh seluas 1.911,7 hektare ini menyajikan hamparan hijaunya dedaunan yang elok dipandang dan sejuk untuk dinikmati, terutama di pagi hari.

Sebuah sensasi pada panorama yang indah dan kesegaran alamnya menawarkan salam pagi ketika berwisata di daerah ini. Udaranya bersih dan sejuk sangat cocok untuk melepas kepenatan pikiran setelah beraktivitas rutin.

Pemandangan di atas kebun teh Kabawetan pun sangat indah. Dari sini, Anda bisa melihat hamparan lembah dan Kota Kepahiang ditambah dengan pemandangan Bukit Barisan yang berbaris kokoh.

Untuk mencapai di lokasi kebun teh Kabawetan ini, kita harus menempuh perjalanan selama tiga jam dari pusat Kota Bengkulu. Sepanjang pejalanan menembus sisi Bukit Barisan itu, kita disuguhi panorama hutan hujan alami yang sesekali diselingi tegur sapa yang ramah dari penduduk desa.
Saat ini perkebunan teh tersebut dikelola dua perusahaan, yakni Taiwan Oolong Tea dan Teh Kabawetan. Ya, kebun ini memang perkebunan penghasil teh oolong, atau yang dalam bahasa Indonesia berarti 'haga hitam'.

Dalam kebudayaan Tiongkok, naga hitam selalu diidentikkan dengan sesuatu yang baik. Jika teh oolong itu diminum secara rutin, niscaya badan akan terasa bugar dan jauh dari penyakit.

Tokoh masyarakat Kabupaten Kepahiang, Bando Amin C Kader menuturkan, perkebunan ini awalnya bernama N.V.Land Bovus Maatschaapy pada 1925 yang berkantor pusat di Sumatera Selatan.

"Pada saat itu yang ditanam di kebun ini hanya kopi dan kina," ujar Bando di Kepahiang, Rabu, 8 Februari 2017.

Pada 1933–1936, pihak perusahaan mencoba menanam dan membudidadayakan tanaman teh. Sedangkan, kopi dan kina hingga kini tidak ditanam lagi.

Pabrik teh kemudian didirikan pada 1935 yang lokasinya tidak jauh dari perkebunan ini, tepatnya di Desa Tangsi Baru, Kabawetan dan Kampung Bogor. Di masa pendudukan Jepang, perkebunan ini diambil alih oleh pemerintahan Jepang.

Namun, perkebunan tersebut masih dikelola dengan baik dengan nama produknya 'teh kabawetan'. Di zaman kemerdekaan, perkebunan ini lalu diambil alih pemerintah Indonesia, tetapi akhirnya telantar. Pada 1965, perkebunan ini kembali hidup di bawah bendera PT Trisula Ulung Mega Surya.

"Perkebunan ini diambil alih oleh Pemda Tingkat I Bengkulu antara tahun 1975-1979, lalu diserahkan oleh Pemda kepada PT Kabawetan dan pada tahun 1980 disewakan pada PTPN XXIII dengan luas lahan keseluruhan 1.911,7 hektare. Setelah itu diserahkan pengelolaannya kepada pihak swasta," ujar Bando.

Teh oolong naga hitam dari Kepahiang ini memiliki mutu yang sangat baik. Namun, hasil produksinya tidak bisa dijumpai di pasar domestik. Seluruh produksi teh oolong ini diekspor ke Taiwan.

Setiap bulan, kata Bando, sedikitnya satu kontainer teh olahan kering dikirim ke negara tujuan ekspor tersebut melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Setibanya di Taiwan, teh oolong Kepahiang ini akan diberi merek "Taiwan Oolong Tea" dan sama sekali tidak ada unsur nama Kepahiang, Bengkulu, bahkan Indonesia sekali pun.

"Jadi kontribusi perusahaan teh ini hampir tidak ada," ungkap mantan Bupati Kepahiang selama dua periode tersebut.

Tetapi jangan takut, bagi pengunjung, pihak perusahaan biasanya memberikan layanan minum teh secara gratis. Siapa pun yang datang secara resmi, dipastikan akan disuguhi teh naga hitam yang dipercaya akan meningkatkan vitalitas.

Rahmadin, salah seorang pengunjung, mengaku setelah minum teh naga hitam, dirinya merasa lebih segar dan bersemangat. Meskipun hanya satu cangkir kecil yang diteguknya, itu sudah cukup membuat hangat tubuh dan berkeringat di pagi hari saat menikmati kebun teh Kabawetan ini.

"Aroma yang harum, rasa hangat yang menjalar saat teh masuk ke tubuh kita dan efek segar serta bergairah saya rasakan setelah minum teh naga hitam ini," ujar Rahmadin.

Menyusuri lereng gunung dengan pemandangan penuh kehijauan merupakan sesnsasi tersendiri bagi para pecinta jalan-jalan. Salah satu perkebunan teh yang bisa di kunjungi dan menjadi salah satu objek wisata adalah Kebun Teh Kabawetan. Perkebunan ini terletak di Kabupaten Kepahiang yang sudah cukup dikenal olah masyarakat sekitar sebagai tujuan wisata. Belum ke Kapahiang jika traveller belum menginjakkan kaki di kebun teh ini.

Untuk menuju kebun teh Kabawetan yang cukup terkenal di Kepahiang yang merupakan agrowisata peninggalan colonial belanda ini traveller harus menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer dari pusat kota Kepahiang atau 82 kilometer dari kota Bengkulu. Udara yang sejuk, pagi yang berkabut, serta panorama alam yang indah ditawarkan bagi siapapun yang mengunjungi kawasan Kabawetan yang terletak di Bengkulu.

Suasana asri dan sejuk akan terasa setelah traveller melakukan perjalanan lalu memasuki area perkebunan. Pemandangan alam dengan hamparan perkebunan teh yang begitu sejuk dipandang oleh mata. Traveller bisa berjalan melalui jalan setapak diantara kebun teh dan melihat para pemetik teh. Beberapa pohon sengon bisa traveller temui di tepi perkebunan yang memagari kebuh teh serta berfungsi sebagai tempat berteduh.

Sumatera memang terkenal dengan pulau seribu bukitnya, dari Kebun Teh Kabawetan traveller bisa melihat pemandangan bukit barisan yang berbaris dengan hamparan lembah di bawahnya. Banyak sekali wisatawan dan traveller yang mengunjungi lokasi kebun teh ini sebagai tempat menghilangkan penat serta berfoto hingga selfie. Beberapa keluarga juga sering mengunjungi dan jalan-jalan di sekitaran kawasan kebun teh Kabawetan tersebut.

Jika merasa capek setelah jalan-jalan menyusuri perkebunan teh, traveller bisa beristirahat di pondok-pondok peristirahatan yang sudah di bangun oleh pengelola Kebun Teh Kabawetan. Selain sebagai tempat istirahat, pondok-pondok tersebut juga dijadikan spot foto, karena dari pondok inilah pemandangan alam cukup indah dilihat.

Dari pondok peristirahatan traveller juga bisa melihat bukit Kaba yang sangat indah. Kota Kepahiang juga tampak di kaki bukit . Potensi Kepahiang memang sangat cocok untuk perkebunan teh karena letaknya di ketiggian lebih dari 3500mdpl. Selain teh di sekitaran perkebunan juga ditanami berbagai macam sayur serta buah-buahan, seperti wortel, strawberry dan buah naga.

Ada satu kabupaten lain yang dilewati untuk sampai ke kabawetan. Perjalanan selama dua jam melalui jalan provinsi yang melintasi Bengkulu Tengah, kabupaten termuda di Provinsi Bengkulu.

Tujuan utama kita ke objek wisata Kebun Teh Kabawetan yang terletak di Kecamatan dengan nama yang sama yakni Kabawetan, Kepahiang.

Untuk mencapai Bumi Sehasen (sebutan kabupaten Kepahiang) kita akan melalui jalan pegunungan yang berliku yang masuk dalam kawasan cagar alam.

Pemandangan pohon - pohon besar yang hijau tersaji selama perjalanan. Bila beruntung juga dapat melihat Bunga Rafflesia mekar.

Setelah perjalanan panjang, perkebunan teh seluas 1.911,7 hektare menyambut kami. Udaranya bersih dan sejuk sangat cocok untuk melepas kepenatan pikiran setelah beraktivitas rutin.

Pemandangan di atas kebun teh Kabawetan pun sangat indah. Dari sini, Anda bisa melihat hamparan lembah dan Kota Kepahiang ditambah dengan pemandangan Bukit Barisan yang berbaris kokoh.

Beberapa pengunjung terlihat mengabadikan gambar dengan berfoto ria. Barisan pohon sengon yang berjejer rapi di sepanjang jalan kebun teh menambah keasrian. Dijamin kalian akan betah berlama lama di sini.


Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kebu..._teh_Kabawetan

https://m.liputan6.com/regional/read...itam-kabawetan

https://wisatakita.com/wisata/Bengku....Teh.Kabawetan

https://www.kompasiana.com/anggadwin...-teh-kabawetan
Diubah oleh tikus.kotor


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di